Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Ratings: (0)|Views: 306|Likes:

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: Rahmawan Sakup Mapianto on Sep 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/26/2014

pdf

text

original

 
Bulimia Nervosa dan Gangguan Makan yang Tidak Tergolongkan
Bulimia Nervosa
Bulimia hanyalah istilah yang berarti makan berlebihan, yang didefinisikan sebagaimakan lebih banyak makanan dibandingkan sebagian orang pada situasi yang sama dandalam periode waktu yang sama, disertai dengan rasa yang kuat bahwa ia kehilangan kendali.Ketika makan berlebihan ini terjadi pada orang dengan berat badan yangg relatif normal, atauorang dengan berat badan yang berlebihan yang memiliki kekhawatiran berlebihan mengenai bentuk dan berat tubuhnya serta secara teratur terlibat di dalam perilaku menghilangkankalori yang didapat saat makan berlebihan tersebut, keadaan ini berada di dalam konteksgangguan yang dikenal sebagai bulimia nervosa.
Epidemiologi
Bulimia nervosa lebih sering terjadi daripada anoreksia nervosa. Perkiraan bulimia nervosa berkisar dari 1 hingga 3 persen pada perempuan muda. Seperti anoreksia nervosa, bulimianervosa secara signifikan lebih lazim pada perempuan dibandingkan laki-laki, tetapiawitannya lebih sering terjadi pada masa remaja yang lebih akhir dibandingkan denganawitan anoreksia nervosa. Menurut edisi keempat Diagnostic and statistical Manual of MentalDisorder (DSM-IV-TR), angka kejadian pada laki-laki adalah sepersepuluh angaka kejadian pada perempuan. Awitan bahakan dapat terjadi pada masa dewasa awal. Gejala bulimianervosa yang kdang-kadang terjadi, seperti episode terpisah makan berlebihan danmengeluarkan kembali, dilaporka pada hampir 40 persen mahasiswi perempuan. Bulimianervosa sering terdapat pada perempuan bereberat badan normal, tetapi kadang-kadang pasien memilii riwayat obesitas. Di negara industri prevalensinya kira-kira 1 persen populasiumum.
 
Gambar 23 2-1 Wanita yang sedang makan hamburger di kamar mandi. Biasanya wanita inimemuntahkan kembali makanannya.
EtiologiFaktor biologis.
Beberapa peneliti berupaya menghubungkan perilaku makan berlebihandan mengeluarkannya kembali dengan berbagai neurotransmitter. Oleh karena antidepresansering bermanfaat bagi pasien bulimia nervosa dan serotonin dikaitkan dengan perasaan puas,serotonin dan norepinefrin telah dilibatkan di sini. Oleh karena kadar endorfin plasmameningkat pada pasien bulimia nervosa yang muntah. Perasaan nyaman setelah muntah yangdialami beberapa pasien ini mungkin diperantarai oleh meningkatnya kadar endorfin.Menurut DSM-IV-TR, terdapat peningkatan frekuensi bulimia nervosapada kerabat derajat pertama orang dengan gangguan ini.
Faktor Sosial.
Pasien bulimia nervosa, seperti passien anoreksia nervosa, cenderungmemiliki standar yang tinggi dan memberikan respon terhadap tekanan sosial yang menuntutorang untuk ramping. Seperti pada pasien anoreksia nervosa, banyak pasien bulimia nervosamengalami depresi dan depresi familial yang meningkat, tetapi keluarga pasien bulimianervosa umumnya kurang dekat dan lebih memiliki konflik dibandingkan keluarga pasienanoreksia nervosa. Pasien bulimia nervosa menggambarkan orang tuanya sebagai orangtuanya sebagai orang tua yang mengabaikan dan lalai.
Faktor Psikologis.
Pasien dengan bulimia nervosa, seperti halnya mereka dengan anoreksianervosa, menghadapi kesulitan dengan tuntutan remaja, tetapi pasien dengan bulimia nervosalebih menjadi-jadi, emosional, dan impulsif dibandingkan dengan anoreksia nervosa.Ketergantungan alkohol, mengutil, dan labilitas emosional (termasuk upaya bunuh diri) berhubungan dengan bulimia nervosa. Pasien-pasien ini umumnya mengalami makan tak terkendali mereka sebagai lebih ego-dystonic daripada pasien dengan anoreksia nervosa dansebagiannya lebih mudah mencari bantuan.Pasien dengan bulimia nervosa mengalami kurangnya kontrol super ego dan kekuatan egorekan-rekan mereka dengan anoreksia nervosa. Kesulitan mereka mengendalikan doronganhati mereka sering dimanifestasikan oleh ketergantungan zat dan merusak diri sendirihubungan seksual di samping pesta makan dan memuntahkannya kembali yang menjadi cirigangguan tersebut. Banyak pasien dengan bulimia nervosa memiliki sejarah kesulitanmemisahkan dari pengasuh, seperti yang dimanifestasikan oleh adanya benda transisi selama
 
tahun-tahun awal masa kanak-kanak. Beberapa dokter telah mengamati bahwa pasien dengan bulimia nervosa menggunakan tubuh mereka sendiri sebagai objek transisi. Perjuangan untuk memisahkan diri dari sosok ibu dimainkan dalam ambivalensi terhadap makanan; makanmungkin merupakan ingin menyatu dengan pengurus, dan muntah mungkin secara tidak sadar mengungkapkan keinginan untuk pemisahan.
Diagnosis dan Gambaran Klinis
Menurut DSM-IV-TR, bulimia nervosa hadir ketika (1) episode pesta makan yangrelatif sering terjadi (dua kali seminggu atau lebih) untuk setidaknya 3 bulan; (2) kompensasi perilaku yang dipraktekkan setelah pesta makan untuk mencegah kenaikan berat badan ,terutama self-induced muntah, penyalahgunaan pencahar, diuretik, atau penyalahgunaanmuntah (80 persen kasus), dan, kurang umum, diet parah dan latihan berat (20 persen kasus),(3) berat badan tidak diturunkan parah seperti di anoreksia nervosa, dan (4) pasien memilikirasa takut wajar dari kegemukan, drive tanpa henti untuk kelangsingan, atau keduanya dan jumlah yang tidak proporsional evaluasi-diri tergantung pada berat badan dan bentuk (Tabel23,2-1). Ketika membuat diagnosis bulimia nervosa, dokter harus mengeksplorasikemungkinan bahwa pasien telah mengalami pertarungan sebelum singkat atau lama anorexianervosa, hadir di sekitar setengah dari mereka dengan bulimia nervosa. Pesta makan biasanyamendahului muntah sekitar 1 tahun.Tabel 23,2-1 DSM-IV-TR Kriteria Diagnostik Bulimia NervosaA.Episode berulang dari binge eating. Sebuah episode dari pesta makan ditandai oleh keduahal berikut:1. makan, dalam jangka waktu diskrit (misalnya, dalam setiap periode 2-jam), jumlahmakanan yang pasti lebih besar daripada kebanyakan orang akan makan selama periode waktu yang sama dan dalam kondisi yang sama2. rasa kurangnya kontrol atas makan selama episode (misalnya, perasaan bahwaseseorang tidak dapat berhenti makan atau mengendalikan apa atau berapa banyak seseorang makan).

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Wendy Ling liked this
Wendy Ling liked this
anitacharis liked this
gochicyanthi liked this
Ummy Gany liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->