Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB II Remed Oes

BAB II Remed Oes

Ratings: (0)|Views: 921|Likes:
Published by NOes Eboel ALmuhtaj

More info:

Published by: NOes Eboel ALmuhtaj on Sep 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/19/2013

pdf

text

original

 
BAB IILANDASAN TEORITIK Strategi Pembelajaran
 Peer Lesson
PengertianSebelum lebih jauh memaparkan mengenai strategi pembelajaran
 peer lesson
ada baiknya perlu diketahui mengenai pengertian belajar itu sendiri.Menurut Sudjana (2009:28) “Belajar adalah suatu proses yang ditandai denganadanya perubahan pada diri seseorang, perubahan dari proses belajar dapatditunjukan dalam berbagai bentuk seperti perubahan pengetahuannya, pemahamannya, sikapnya, daya penerimaannya dan lain-lain aspek yang ada padaindividu”. Menurut Slameto (2003: 2), “Belajar ialah suatu proses usaha yangdilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang barusecara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi denganlingkungannya”.Selain itu Zaini dkk (2002:1) “belajar adalah suatu kegiatan yang bernilaiedukatif. Nilai edukatif mewarnai interaksi yang terjadi antara guru dengan anak didik”. Lebih kompleks, Usman (2000:4) menegaskan bahwa “belajar adalah proses perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antaraindividu dengan lingkungan”. Kemudian Gagne dalam Slameto, (2003:13)memberikan dua definisi, yaitu: a). Belajar adalah suatu proses untuk memperolehmotivasi dalam pengetahuan, ketrampilan, kebiasaan, dan tingkah laku. b) Belajar adalah pengusaan pengetahuan atau ketrampilan yang memperoleh dari instruksiDari kutipan-kutipan di atas terlihat bahwa belajar sebagai suatu proses
 
lebih diharapkan kepada perubahan tingkah laku. Belajar pun hanya dipandangsebagai proses adaptasi yang akan mendatangkan hasil optimal bila diberi penguatan. Bentuk belajar yang demikian kiranya akan membawa kepada hasil pembelajaran yang bertolak pada perubahan tingkah laku dengan dibantu olehsuatu strategi pembelajaran yang diangkap tepat yaitu suatu pembelajaran yangaktif.Selain pandangan dari beberapa ahli di atas, ada baiknya kita meninjauteori pembelajaran aktif dalam kelompok (
cooperative Learning 
). Menurut Zainidkk (2008:xiv) “pembelajaran aktif adalah suatu pembelajaran yang mengajak  peserta didik untuk belajar secara aktif. Ketika peserta didik belajar dengan aktif, berarti mereka yang mendominasi aktifitas pembelajaran. Selanjutnya, menurutSlavin (dalam Injoni, 2007:17) “
cooperative learning 
adalah sistem pembelajaranyang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bekerjasama dengansiswa lain dalam tugas-tugas yang terstruktur”.Untuk memperjelas tentang pengertian strategi pembelajaran itu sendiri,Mills menerangkan (dalam Suprijono, 2009:45) “strategi pembelajaran adalah bentuk representasi akurat sebagai proses aktual yang memungkinkan seseorangatau kelompok orang berdasarkan strategi itu”. Menurut Suprijono (2009:46)strategi pembelajaran adalah pola yang digunakan untuk penyusunan kurikulum,mengatur materi, dan pemberian petunjuk kepada guru di kelas. Menurut Hamalik (1993:79) “strategi pembelajaran adalah pola umum untuk mewujudkan proses belajar peserta didik dan guru terlibat didalamnya secara aktif.Selain itu Arends (dalam Suprijono, 2009:46) strategi pembelajaran adalah
25
 
26
mengacu pada pendekatan yang akan digunakan, termasuk di dalamnya tujuan-tujuan pembelajaran, tahapan-tahapan dalam kegiatan pembelajaran, lingkungan pembelajaran, dan pengelolahan kelas. Lebih komplek, menurut Suprijono(2009:45) strategi pembelajaran adalah pola yang digunakan sebagai pedomandalam merencanakan pembelajaran dikelas maupun tutorial. Kemudian dari beberapa pendapat diatas lebih lanjut Joyce menerangkan tentang fungsi strategi pembelajaran, menurut Joyce (dalam Suprijono, 2009:46) fungsi strategi pembelajaran adalah “
each strategi guides us as we design instruction to help students achieve various objectives
”. Menurut Suprijono (2009:46) strategi pembelajaran berfungsi pula sebagai pedoman bagi para perancang pembelajarandan para guru dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar. Menurut Hamalik (1993:79) Fungsi strategi pembelajaran adalah untuk mencoba meningkatkangejala yang nyata dalam kehidupan yang sangat komplek.Lebih komplek, Zaini dkk mengemukakan bahwa strategi pembelajaranaktif banyak macamnya, diantaranya: (
 Jigsaw learning, Snow balling, Everyone Is A Teacher, peer lesson
dll). Kemudian silberman mengelompokan strategi pembelajaran aktif menjadi beberapa macam, diantaranya:
(Silet Demonstration, peer lesson, Keep On Learning 
dll).Dari beberapa pendapat para ahli peneliti mengambil suatu strategi pembelajaran
 peer lesson
sebagai salah satu alternatif untuk mencapai suatutujuan pembelajaran. Menurut Zaini dkk (2008:63) “
 peer lesson
adalah strategi pembelajaran yang digunakan untuk menggairahkan kemauan peserta didik untuk mengajarkan materi kepada temannya. Lebih komplek, menurut Silberman

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->