Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Kompensasi Kepuasan Kerja Dan Promosi Jabaran Terhadap Kinerja

Pengaruh Kompensasi Kepuasan Kerja Dan Promosi Jabaran Terhadap Kinerja

Ratings: (0)|Views: 264 |Likes:
Published by Jacob Breemer
Pengalihan pegawai pada tupoksi dalam menghadapi surplus pegawai yang tidak merata dengan jabatan yang hatrik dan tidak konsisten
Pengalihan pegawai pada tupoksi dalam menghadapi surplus pegawai yang tidak merata dengan jabatan yang hatrik dan tidak konsisten

More info:

Published by: Jacob Breemer on Sep 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/09/2014

pdf

text

original

 
1
1 PENDAHULUAN breemer@yahoo.co.id  1.1
 
Latar Belakang Masalah
Prestasi kerja akan dapat dicapai apabila rencana-rencana kerja yang dibuat,dilaksanakan sesuai dengan tugas yang dibebankan pada setiap pegawai yang ada dalamorganisasi kerja, oleh karena itu para pegawai diharapkan melaksanakan pekerjaannya danmampu memberikan hasil kerja yang baik dengan prestasi kerja yang tinggi oleh karenakeberhasilan organisasi kerja secara keseluruhan adalah kontribusi dari hasil kerja yangdicapai oleh pegawainya. Hal ini tidak lepas dan peran pemimpin dengan kepemimpinanyang partisipatif dan transparansif dalam bekerja sama dengan staf pegawai untuk mewujudkan tujuan organisasi kerja dengan memperhatikan kompensasi, kepuasan kerjastaf, dan promosi jabatan yang harus dilakukan dari waktu ke waktu.Prestasi kerja akan dapat diwujudkan ketika kepemimpinan dalam organisasiberlangsung dengan baik. kepemimpinan akan menanamkan pengaruh untuk memotivasipegawai sehingga mereka mau bekerja sesuai dengan pencapaian tujuan yangdikehendaki. Pimpinan berusaha agar staf pegawai mau dan mampu bekerja dengan baik.Demikian pentingnya peranan kepemimpinan dalam usaha mencapai tujuan organisasi,sehingga dapatlah dikatakan bahwa sukses atau kegagalan yang dialami suatu organisasisebagian besar ditentukan oleh kualitas kepemimpinan yang dimiliki oleh orang-orangyang diserahi tugas memimpin dalam organisasi yang bersangkutan.Sehubungan dengan peningkatkan prestasi kerja, setiap pegawai diharapkan untuk bekerja dengan baik dan hal itu tidak lepas dari pemberian kompensasi yang layak.
Kompensasi adalah “imbalan
-imbalan finansial dan jasa-jasa tanpa wujud dan tunjangan-tunjangan yang diterima oleh karyawan sebagai bagian dari hubungan kepeg
awaian“
(Simamora, 1999: 540). Sedangkan Panggabean (2004: 84) menyatakan bahwakompensasi adalah semua jenis penghargaan yang berupa uang atau bukan uang yang
 
2
diberikan kepada pegawai secara layak dan adil atas jasa mereka dalam mencapai tujuanperusahaan. Walaupun hakekat seseorang bekerja adalah berbeda-beda antara satu denganyang lainnya, namun uang dan barang adalah imbalan yang pantas atas jasa yang telahmereka berikan kepada organisasinya, karena uang dan barang adalah sarana untuk memenuhi kebutuhan. Kompensasi yang mereka terima mencerminkan ukuran dari apayang telah mereka lakukan atau berikan kepada organisasi kerjanya, sehingga hal iniberhubungan dengan nilai karya bagi perusahaan. Pemberian kompensasi yangdilaksanakan secara benar akan dapat memuaskan dan memotivasi karyawan gunamencapai tujuan organisasi.Pelaksanaan pekerjaan untuk mencapai prestasi kerja juga berkaitan dengan kepuasankerja yang merupakan suatu kondisi yang akan menampakan prestasi kerja seseorang.Kepuasan kerja dapat memberikan karakteristik tertentu pada prestasi kerja individu yangakhirnya akan nampak pula pada peningkatan hasil kerja. Kepuasan kerja yang memadaiakan memacu semangat serta, kreativitas dalam bekerja sehingga dapat menunjukkanprestasi kerja yang baik dan pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas.Jabatan merupakan tanggung jawab yang diemban setiap pegawai untuk melaksanakantugas pekerjaannya. Promosi jabatan dalam suatu organisasi kerja dilakukan untuk memotivasi pegawainya untuk meningkatkan hasil kerja. Setiap pegawai memilikikesempatan yang sama untuk dipromosikan pada jabatan tertentu, apakah sebagaipimpinan puncak, (
Top manager 
) kepala bagian (
midle manager 
) atau kepala unit (unitmanager) yang pada dasarnya adalah membangun semangat dan kreatifitas pegawai dalambekerja.Permasalahan kompensasi, kepuasan kerja dan promosi jabatan dapat terjadi padasetiap organisasi kerja, jika dikaitkan dengan peningkatan prestasi kerja, masing-masingfaktor akan memberikan dampak yang berbeda-beda. Kompensasi memfokuskan uang
 
3
sebagai alat untuk berprestasi, kepuasan kerja memfokuskan kesesuaian kerja untuk berprestasi dan promosi jabatan memfokuskan pendidikan, kemampuan dan pengalamankerja untuk berprestasi. Jika elaborasi dari variabel-variabel tersebut bersifat positif makakemungkinan akan berdampak pada peningkatan prestasi kerja, sebaliknya jika hasilelaborasinya negatif maka akan berdampak pada kemunduran yang akhirnya memerlukanadanya pengembangan karier.Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggara. merupakan salahsatu instansi yang dibentuk oleh pemerintah untuk menunjang penyelenggaraanpemerintahan di bidang tenaga kerja dan transmigrasi. Instansi ini memiliki sumber dayamanusia yang terdiri dari 275 orang yang terbagi pada 9 unit kerja dengan jenis tugas dantanggung jawab yang berbeda-beda.Kompensasi pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggaraterdiri dari gaji, dan honor kerja proyek yang diberikan sesuai dengan kegiatan proyek.Kompensasi diberikan sesuai dengan hasil kerja dari pegawai, namun ada juga yangmendapat kompensasi tanpa melakukan pekerjaan dan hanya karena ada hubungan kerjaseperti kepala bagian dan kepala seksi yang tidak segan-segan meminta kompensasisebagai bonus untuk dirinya sebagai penanggung jawab bagian atau seksi yangdipimpinnya sementara pegawai yang berhak atas kompensasinya terkadang hanyamendapat separuh yang selayaknya. Hal ini menunjukkan adanya ketidak seimbanganantara yang bekerja dan yang tidak bekerja disamakan dalam perolehan kompensasi.Fenomena ini membuat pegawai menjadi tidak bersemangat dan tidak loyal terhadappekerjaannya sendiri dan tidak heran jika ada pegawai yang mencari kompensasi pada unitkerja yang lain.Kegiatan mutasi dan rotasi pegawai selalu dilakukan untuk mengembangkan danmeningkatkan kemampuan kerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
dwi susilohadi liked this
Betari Dinaisha liked this
Jacob Breemer liked this
Aidarina Elisiva liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->