Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
11Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ra-Permen Teknis Jalan 24 September(RAPAT III)-Koreksi

Ra-Permen Teknis Jalan 24 September(RAPAT III)-Koreksi

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 3,153|Likes:
Published by anon-155761

More info:

Published by: anon-155761 on Oct 06, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/08/2012

pdf

text

original

 
MENTERI PEKERJAAN UMUMREPUBLIK INDONESIAPERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUMNomor 
: . . . .
 /PRT/M/2009TENTANGPERSYARATAN TEKNIS JALANDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI PEKERJAAN UMUM,Menimbang :
bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 24, pasal 30 ayat (3), pasal 32 ayat (6),Pasal 35 ayat (5) dan Pasal 36 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2006tentang Jalan perlu menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum tentangPersyaratan Teknis Jalan
Mengingat :
1.Undang-undang No. 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya2.Undang–undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4437);3.Undang–undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 132, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4444);4.Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68 Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4725);5.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasaranadan Lalulintas Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1993 Nomor 60);
 
6.Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol; (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2005 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4489);7.Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Barang MilikNegara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 20,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4609);8.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 86, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4655);9.Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2007 tentang …………………….10.Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah denganPeraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi,Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia;11.Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2005 sebagaimana telah diubah denganPeraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2006 tentang Unit Organisasi dan TugasEselon I Kementerian Negara Republik Indonesia;12.Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 187/M/Tahun 2004 tentangPembentukan Kabinet Indonesia Bersatu;
13.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 286/PRT/M/2005 tentang Organisasidan Tata Kerja Departemen Pekerjaan Umum sebagaimana telah diubah denganPeraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 01/PRT/M/2008.
MEMUTUSKAN :Menetapkan :PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM TENTANG PERSYARATAN TEKNISJALANBAB IKETENTUAN UMUMBagian PertamaPengertian dan DefinisiPasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:
 
1.Menteri adalah Menteri yang menangani urusan Pemerintahan di bidang jalan;2.Jalan adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasukbangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yangberada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanahdan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalankabel;(Ditambahkan pengertian masing2)3.Kecepatan rencana adalah kecepatan maksimum yang aman dalam keadaan normal,yang akan menjadi dasar perangcangan geometrik jalan.4.Bagian jalan adalah, bagian-bagian jalan yang meliputi jalur lalu lintas, dengan atautanpa jalur pemisah, dan bahu jalan.5.Bangunan pelengkap jalan adalah bangunan yang tidak dapat dipisahkan dari jalan,yang antara lain meliputi jembatan, lintas atas (
overpass
), lintas bawah (
underpasss
),gorong-gorong, tembok penahan, dan saluran samping;6.Perlengkapan jalan adalah ..........7................
(Akan diisi kemudian setelah konsep Permen tuntas)Bagian KeduaMaksud dan TujuanPasal 2
(1)
Persyaratan teknis jalan ini dimaksudkan untuk menjadi pedoman teknispelaksanaan penyelenggara jalan dalam rangka perencanaan, pelaksanaanpembangunan, dan pengoperasian jalan yang ingin diwujudkan;
(2)
Persyaratan teknis jalan ini dengan tujuan yang ingin dicapai adalah:
a.
supaya tertib dalam pelaksanaan perencanaan serta memenuhi ketentuankeamanan, keselamatan dan lingkungan;
 b.
tersedianya jalan yang memenuhi syarat sesuai dengan Peraturan Menteri ini;

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Marthin Sibarani liked this
MParsito Kaito liked this
ijetzulkarnaen liked this
Wahyu Bram liked this
Erlin Hardi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->