Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teori Pertumbuhan Ekonomi Karl Bucher

Teori Pertumbuhan Ekonomi Karl Bucher

Ratings: (0)|Views: 329 |Likes:
Published by maruli_saragih6333

More info:

Published by: maruli_saragih6333 on Sep 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/12/2014

pdf

text

original

 
Teori Pertumbuhan Ekonomi Karl Bucher
Menurut Karl Bucher, pertumbuhan ekonomi dibagi menurut jarak yang ditempuh olehalat pemuas kebutuhan mulai dari produsen sampai ke konsumen. Menurut Bucher,masyarakat merupakan satu kesatuan rumah tangga, baik sebagai rumah tanggakonsumen maupun rumah tangga produsen. Ia membagi pertumbuhan ekonomi atas beberapa tahapan sebagai berikut.
1. Rumah Tangga Tertutup
 Ketika manusia baru mengenal bercocok tanam, mulailah mereka meninggalkankehidupan mengembara dan menetap disuatu tempat secara berkelompok. Segala alatpemuas kebutuhan mereka dihasilkan oleh kelompok masyarakat itu sendiri sehinggapertukaran antar kelompok/desa hampir tidak ada. Contoh rumah tangga tertutup inimasih terdapat di suku terasing di Irian Jaya, Kalimantan, dan suku anak dalam didaerah Jambi.
2. Rumah Tangga Kota
  Akibat pertambahan penduduk, lama kelamaan lingkungan desa menjadi semakin luassehingga memungkinkan timbulnya pembagian pekerjaan dan munculnya pekerjapekerja baru. Hal ini menimbulkan berbagai golongan seperti tukang, pedagang, danpetani.Golongan di luar petani melepaskan diri dari pertanian dan kemudian dan merekamembangun kota-kota sebagai pusat industri dan perdagangan. Pada awalnya munculpasar tempat menjual barang-barang hasil pertukaran dan industri. Antara kota dengandesa terjadi pertukaran sehingga terbentuklah suatu kesatuan ekonomi, dimana kotasebagai pusatnya. Tingkatan ini disebut sebagai tata rumah tangga kota.
3. Rumah Tangga Kemasyarakatan
 Rumah tangga kota berkembang lebih luas lagi meliputi pertukaran antar berbagai kotadan desa, sehingga terbentuklah tata rumah tangga kemasyarakatan. Barang-barangdiproduksi secara besar-besaran dengan mayoritas masyarakat menjadi pekerja danhanya sebagian kecil saja yang menguasai modal dan alat-alat produksi. Alat-alatpemuas kebutuhan ini semakin beraneka ragam dan dalam jumlah yang semakin banyak. Pada tahapan ini, bermunculan perusahaan-perusahaan besar yangmemproduksi barang-barang alat pemuas kebutuhan. Timbulnya rumah tanggakemasyarakatan diawali dengan semakin luasnya daerah kekuasaan tuan tanah yangmeliputi kota perdagangan dan desa pertanian lalu diikuti dengan pendirian kerajaan-kerajaan kecil. Akibatnya timbullah keperluan untuk membangun angkatan perang yang memerlukan anggaran tersendiri guna menjaga agar kehidupan perekonomiansecara keseluruhan dapat berjalan lancar. Susunan rumah tangga kemasyarakatan inidisebut juga dengan susunan rumah tangga bangsa.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Adiv Setiady liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->