Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Model - Model Feminisme

Model - Model Feminisme

Ratings: (0)|Views: 37|Likes:

More info:

Published by: Maryo Indra Manjaruni on Sep 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/08/2011

pdf

text

original

 
Sumber ;http://id.wikipedia.org/wiki/Feminisme Feminisme (tokohnya disebut Feminis) adalah sebuah gerakan perempuan yangmenuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria.
Sejarah Feminisme
Feminisme sebagai filsafat dan gerakan berkaitan denganEra Pencerahandi Eropa yangdipelopori olehLady Mary Wortley Montagu danMarquis de Condorcet.
Setelah Revolusi Amerika 1776 dan Revolusi Prancis pada 1792 berkembang pemikiran bahwa posisi perempuan kurang beruntung daripada laki-laki dalam realitas sosialnya.Ketika itu, perempuan, baik dari kalangan atas, menengah ataupun bawah, tidak memilikihak-hak seperti hak untuk mendapatkan pendidikan, berpolitik, hak atas milik dan pekerjaan. Oleh karena itulah, kedudukan perempuan tidaklah sama dengan laki-lakidihadapan hukum Pada 1785perkumpulan masyarakat ilmiah untuk perempuan pertama kali didirikan diMiddelburg, sebuah kota di selatanBelanda. Kata feminisme dicetuskan  pertama kali oleh aktivis sosialis utopis,Charles Fourier pada tahun1837.Pergerakan yang berpusat di Eropa ini berpindah ke Amerika dan berkembang pesat sejak publikasiJohn Stuart Mill,"Perempuan sebagai Subyek" (
The Subjection of Women
) pada tahun(1869
 
). Perjuangan mereka menandai kelahiran feminisme Gelombang Pertama.
Pada awalnya gerakan ditujukan untuk mengakhiri masa-masa pemasungan terhadapkebebasan perempuan. Secara umum kaum perempuan (feminin) merasa dirugikan dalamsemua bidang dan dinomor duakan oleh kaum laki-laki (maskulin) dalam bidang sosial, pekerjaan, pendidikan, dan politik khususnya - terutama dalam masyarakat yang bersifat patriarki. Dalam masyarakat tradisional yang berorientasi Agraris, kaum laki-lakicenderung ditempatkan di depan, di luar rumah, sementara kaum perempuan di dalamrumah. Situasi ini mulai mengalami perubahan ketika datangnya era Liberalismedi Eropa dan terjadinya Revolusi Perancisdi abad ke-XVIII yang merambah keAmerika Serikat  dan ke seluruh dunia.
Adanyafundamentalisme agamayang melakukan opresi terhadap kaum perempuan memperburuk situasi. Di lingkungan agama Kristenterjadi praktik-praktik dan kotbah- kotbah yang menunjang hal ini ditilik dari banyaknya gereja menolak adanya pendeta perempuan, dan beberapa jabatan "tua" hanya dapat dijabat oleh pria.
Pergerakan di Eropa untuk "menaikkan derajat kaum perempuan" disusul oleh AmerikaSerikat saat terjadi revolusi sosial dan politik. Di tahun1792 Mary Wollstonecraft  membuat karya tulis berjudul "Mempertahankan Hak-hak Wanita" (
Vindication of the Right of Woman
) yang berisi prinsip-prinsip feminisme dasar yang digunakandikemudian hari.
Pada tahun-tahun1830-1840 sejalan terhadap pemberantasan praktik perbudakan, hak- hak kaum prempuan mulai diperhatikan dengan adanya perbaikan dalam jam kerja dangaji perempuan , diberi kesempatan ikut dalam pendidikan, serta hak pilih.
 
Menjelang abad 19 feminisme lahir menjadi gerakan yang cukup mendapatkan perhatiandari para perempuan kulit putih di Eropa. Perempuan di negara-negara penjajah Eropamemperjuangkan apa yang mereka sebut sebagai keterikatan (perempuan) universal(
universal sisterhood 
).
Pada tahun1960 munculnya negara-negara baru, menjadi awal bagi perempuan mendapatkan hak pilih dan selanjutnya ikut ranah politik kenegaraan dengandiikutsertakannya perempuan dalam hak suara parlemen. Gelombang kedua ini dipeloporioleh para feminis PerancissepertiHelene Cixous(seorang YahudikelahiranAljazair   yang kemudian menetap di Perancis) danJulia Kristeva(seorangBulgariayang kemudian menetap di Perancis) bersamaan dengan kelahiran dekonstruksionis, Derrida. Dalam
the Laugh of the Medusa
, Cixous mengkritilogosentrismeyang banyak didominasi oleh nilai-nilai maskulin.
Banyak feminis-individualis kulit putih, meskipun tidak semua, mengarahkan obyek  penelitiannya pada perempuan-perempuan dunia ketiga sepertiAfrika,AsiadanAmerika  Selatan.
Perkembangan di Amerika Serikat
Gelombang feminisme di Amerika Serikat mulai lebih keras bergaung pada era perubahandengan terbitnya buku
The Feminine Mystique
yang ditulis olehBetty Friedan di tahun1963. Buku ini ternyata berdampak luas, lebih-lebih setelah Betty Friedan membentuk organisasiwanita bernama
 National Organization for Woman
(NOW) di tahun1966gemanya kemudianmerambat ke segala bidang kehidupan. Dalam bidang perundangan, tulisan Betty Fredman berhasil mendorong dikeluarkannya
 Equal Pay Right 
 
) sehingga kaum perempuan bisamenikmati kondisi kerja yang lebih baik dan memperoleh gaji sama dengan laki-laki untuk  pekerjaan yang sama, dan
 Equal Right Act 
(1964) dimana kaum perempuan mempunyai hak pilihsecara penuh dalam segala bidangGerakan feminisme yang mendapatkan momentum sejarah pada1960-anmenunjukan bahwasistem sosial masyarakat modern dimana memiliki struktur yang pincang akibat budaya patriarkal yang sangat kental. Marginalisasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan,khususnya ekonomi dan politik, merupakan bukti konkret yang diberikan kaum feminis.Gerakan perempuan atau feminisme berjalan terus, sekalipun sudah ada perbaikan-perbaikan,kemajuan yang dicapai gerakan ini terlihat banyak mengalami halangan. Di tahun1967 dibentuklah
Student for a Democratic Society
(SDS) yang mengadakan konvensi nasional diAnn Arbor kemudian dilanjutkan diChicagopada tahun yang sama, dari sinilah mulai muncul kelompok "feminisme radikal" dengan membentuk 
Women´s Liberation Workshop
yang lebihdikenal dengan singkatan "Women´s Lib". Women´s Lib mengamati bahwa peran kaum perempuan dalam hubungannya dengan kaum laki-laki dalam masyarakat kapitalis terutamaAmerika Serikat tidak lebih seperti hubungan yang dijajah dan penjajah. Di tahun1968 kelompok ini secara terbuka memprotes diadakannya "Miss America Pegeant" diAtlantic City 
 
yang mereka anggap sebagai "pelecehan terhadap kaum wanita dan komersialisasi tubuh perempuan". Gema ´pembebasan kaum perempuan´ ini kemudian mendapat sambutan di mana-mana di seluruh dunia..Pada 1975, "Gender, development, dan equality" sudah dicanangkan sejaKonferensi  Perempuan SeduniaPertama diMexico Citytahun 1975. Hasil penelitian kaum feminis sosialis telah membuka wawasan jender untuk dipertimbangkan dalam pembangunan bangsa. Sejak itu,arus pengutamaan jender atau gender mainstreaming melanda dunia.Memasuki era1990-an,kritik feminisme masuk dalam institusi
 sains
yang merupakan salah satustruktur penting dalam masyarakat modern. Termarginalisasinya peran perempuan dalaminstitusi sains dianggap sebagai dampak dari karakteristik patriarkal yang menempel erat dalaminstitusi sains. Tetapi, kritik kaum feminis terhadap institusi sains tidak berhenti pada masalahtermarginalisasinya peran perempuan. Kaum feminis telah berani masuk dalam wilayahepistemologi sains untuk membongkar ideologi sains yang sangat patriarkal. Dalam kacamataeko-feminisme, sains modern merupakan representasi kaum laki-laki yang dipenuhi nafsueksploitasi terhadap alam. Alam merupakan representasi dari kaum perempuan yang lemah, pasif, dan tak berdaya. Dengan relasi patriarkal demikian, sains modern merupakan refleksi darisifat maskulinitas dalam memproduksi pengetahuan yang cenderung eksploitatif dan destruktif.Berangkat dari kritik tersebut, tokoh feminis sepertiHilary Rose,Evelyn Fox Keller , Sandra  Harding, dan Donna Harawaymenawarkan suatu kemungkinan terbentuknya genre sains yang  berlandas pada nilai-nilai perempuan yang antieksploitasi dan bersifat egaliter. Gagasan itumereka sebut sebagai sains feminis (
 feminist science
).
Aliran
Feminisme liberal
Apa yang disebut sebagaiFeminisme Liberalialah terdapat pandangan untuk menempatkan perempuan yang memiliki kebebasan secara penuh danindividual. Aliran ini menyatakan bahwakebebasan dan kesamaan berakar pada rasionalitas dan pemisahan antara dunia privat dan publik.Setiap manusia -demikian menurut mereka- punya kapasitas untuk berpikir dan bertindak secararasional, begitu pula pada perempuan. Akar ketertindasan dan keterbelakngan pada perempuanialah karena disebabkan oleh kesalahan perempuan itu sendiri. Perempuan harus mempersiapkandiri agar mereka bisa bersaing di dunia dalam kerangka "persaingan bebas" dan punyakedudukan setara dengan lelaki.FeminisLiberalmemilki pandangan mengenai negara sebagai penguasa yang tidak memihak antara kepentingan kelompok yang berbeda yang berasl dari teori pluralisme negara. Merekamenyadari bahwa negara itu didominasi oleh kaum Pria, yang terlefleksikan menjadikepentingan yang bersifat “maskulin”, tetapi mereka juga menganggap bahwa negara dapatdidominasi kuat oleh kepentiangan dan pengaruh kaum pria tadi. Singkatnya, negara adalahcerminan dari kelompok kepentingan yang memeng memiliki kendali atas negara tersebut. Untuk kebanyakan kaum Liberal Feminis, perempuan cendrung berada “di dalam” negara hanya sebataswarga negara bukannya sebagai pembuat kebijakan. Sehingga dalam hal ini ada ketidaksetaraan

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->