Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Maksud Dakwah

Maksud Dakwah

Ratings: (0)|Views: 20 |Likes:
Published by Norlela Abdrahman

More info:

Published by: Norlela Abdrahman on Sep 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/14/2012

pdf

text

original

 
Maksud Dakwah
Dakwah
biasanya bererti mengajak kepadaIslam.Bahasa Arab
ةود
 
dakwah 
bermakna secara harfiah"menyeru" atau "mengajak", dijadikan participle aktif suatu verb bermakna secara pelbagai "memanggil,menjemput" (yangakar trikonsonantaladalah
و ع د
). Seorang umat Islam yang mengamalkan
dakwah 
,sama ada seorang pekerja agama atau dalam suatu usaha masyarakat sukarelawan, digelar suatu da'i, jamak du'at. Seorang da'i menjemput orang untuk memahami Islam melalui proses dialog, dan dapatdikategorikan dalam sesetengah kes sebagai persamaan Islam dengan suatumubaligh. 
Dalam Islam Awal
Dalam al-Quran,istilah dakwah mempunyai segi-segi lain. Dalam Surah 30 dalam al-Quran, ia bererti untuk memanggil yang meninggal untuk membangun dari makam pada Hari Pengadilan.Apabila digunakan dalam al-Quran ia pada umumnya dirujukkan pada jemputan Tuhan untuk hidup menurutkeazamanNya. Oleh itu, apabila digunakan dalam abad-abad pertama Islam, ia menambahkankandungan pesan dan kadang-kadang digunakan secara ditukarganti dengan 
 dan 
. Dakwah juga dijelaskan sebagai tugas untuk "secara aktif menggalakkan umat Islam dalam penerusankewarakan lebih kuat dalam semua aspek hidup mereka," suatu takrifan yang telah dijadikan pusat padafikiran Islam sezaman.
Tujuan Dakwah
Dalam teologri Islam, tujuan Dakwah adalah untuk menjemput orang, yang Islam dan bukan Islam, untukmemahami penyembahan Tuhan seperti disebutkan dalam al-Quran, dan juga untuk memberitahumereka berkaitan Muhammad.
 Seperti diarahkan ke yang bukan Islam, ia terdiri dari menjelaskan Islammelalui tindakan, perbincangan dan dialog.
Uslub Dakwah
 Uslub dakwah bermaksud ilmu tentang cara berdakwah dengan menggunakan pendekatan-pendekatandakwah dalam menarik golongan yang diseru kepada ajaran Islam
Sasaran Dakwah
 
Kaedah untuk menarik perhatian sasaran dakwah 
 1.
Mempermudahkan dan kelonggaran yang diberikan 
 
 
Masyarakat non Muslim diberi pilihan dengan tidak ada paksaan untuk menerima Islam. Mereka bolehmenilai dengan melihat kepada keperluan fitrah semulajadi yang ada dalam diri mereka. Islam sentiasamembenarkan pendakwah mempermudahkan dan menarik alternatif bagi memberi kelonggaran dalambeberapa hal kepada non Muslim dan saudara baru memeluk Islam.2.
Dakwah bil hal 
 Setiap perilaku dan amalan harian para pendakwah dan umat Islam hendaklah mencerminkan kesucianIslam yang menjamin kesejahteraan dan ketenteraman sejagat. Setiap tindakan akan dilihat olehmasyarakat non Muslim untuk dinilai sebelum menerima Islam. Tingkah laku mestilah berasaskan nilaitauhid, mengikut syariat Islam serta berbentuk ajakan kepada kesempurnaan Islam.3.
Dakwah melalui pendidikan 
 Pendidikan Islam sendiri merupakan proses mendidik akal, jasmani, dan rohani manusia berasaskannilai-nilai fitrah insaniah. Proses pendidkan Islam ini akan membina akhlak dan membawa kepadakehidupan yang sempurna. Dakwah secara ini perlu merujuk kepada cara dakwah Rasulullah S.A.Wsemasa di peringkat awal Islam yang lebih memberi penekanan kepada psikologi, rohani dan perasaan.4.
Dakwah melalui pergaulan 
 Islam telah menggesa kepada umat Islam umumnya dan para pendakwah khususnya supayamewujudkan suasana pergaulan yang baik dan menunjukkan jalan yang lurus kepada masyarakat yangbelum Islam atau non Muslim. Para pendakwah harus mengenali latar belakang masyarakat yang hendakdiseru itu terlebih dahulu supaya dapat melicinkan pergaulan dan proses bermuamalah dengan mereka.5.
Dakwah melalui ziarah 
 Ziarah merupakan satu usaha mendampingkan diri dengan non Muslim yang digalakkan oleh Islamterutama di waktu-waktu yang diperlukan seperti apabila mereka sakit, bermasalah, mahukanpertolongan dan seumpamanya. Ziarah boleh melapangkan dada mereka dan memberi ketenangan.
1
 
1
 
The Encyclopaedia of Islam 
 
 
[1] IMAN KEPADA ALLAH
 
Iman terhadap wujud Allah
 
Nubdzatun fil „Aqidah hal. 15
 
Iman terhadap wujud Allah ditopang oleh fitrah, akal sehat, dalil syari‟at dan juga indera. Secara fitrah
setiap manusia pasti mengakui bahwa ada yang menciptakan dirinya, hal itu dia yakini tanpa perluberpikir panjang atau pun belajar ilmu tertentu. Tidak ada yang menyimpang dari keyakinan ini selainorang yang sudah terpengaruh faktor lain yang menyimpangkannya dari fitrah tersebut. Nabi shallallahu
„alaihi wa sallam bersabda, “Setiap bayi dilahirkan pasti dalam keadaan di atas fitrah. Maka kedua orangtuanyalah yang menjadikan dia beragama Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Bukhari).
 Adapun secara akal maka sesungguhnya keberadaan makhluk yang ada sejak dahulu hingga sekarang inisemua menunjukkan pasti ada yang menciptakan mereka. Tidak mungkin mereka menciptakan dirinyasendiri, atau terjadi secara tiba-tiba tanpa pencipta. Maka tidak ada kemungkinan selain alam ini pasti
diciptakan oleh Allah ta‟ala. Allah berfirman (yang artinya), “Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupunyang ada sebelumnya ataukah mereka menciptakan diri mereka sendiri?” (QS. ath
-Thur : 35). Ketikamendengar dibacakannya ayat ini maka Jubair
bin Muth‟im yang pada saat itu masih kafir mengatakan,“Hampir
-hampir saja hatiku terbang, itulah saat pertama kali iman menyentuh dan bersemayam di dalam
hatiku.” (HR. Bukhari).
 Begitu pula adanya kitab-kitab suci yang semuanya berbicara tentang Allah, i
ni merupakan dalil syari‟at
tentang keberadaan/wujud Allah. Sedangkan secara indera adalah kita bisa menyaksikan terkabulnya doayang dipanjatkan oleh orang. Sebagaimana yang terjadi pada Nabi Nuh. Allah berfirman (yang artinya),
“Dan Nuh, ingatlah ketika dia menyeru (Rabbnya) sebelum itu dan Kami pun mengabulkan doanya.” (QS.
al-
Anbiya‟ : 72). Demikian pula apa yang disaksikan oleh umat para nabi berupa mukjizat nabi yang
diutus kepada mereka. Seperti contohnya mukjizat nabi Musa yang membelah lautan dengan tongkatnya.
Allah berfirman (yang artinya), “Maka Kami wahyukan kepada Musa pukulkanlah dengan tongkatmu kelaut itu, maka ia pun terbelah dan setiap sisinya menjadi setinggi gunung yang tinggi.” (QS. asy
-
Syu‟ara‟ :
63).
Iman terhadap Rububiyyah Allah
 Nu
bdzatun fil „Aqidah hal. 19
 Rabb adalah Dzat yang memiliki kuasa menciptakan, mengatur urusan dan memerintah. Kita wajibmengimani bahwa tidak ada pencipta, pengatur dan yang berhak memerintah semua makhluk selain Allahsemata. Allah berfirman (yang artiny
a), “Ingatlah sesungguhnya menciptakan dan memerintah adalah hak
-

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->