Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Etika Bisnis

Makalah Etika Bisnis

Ratings: (0)|Views: 265 |Likes:
Published by Devi Octafia
Penerapan Corporate Social Responsibility pada PT. Freeport
Tugas sebelum UAS Mata Kuliah Etika Bisnis dan Profesi Akuntansi Dr.Asikum Wiraatmadja
Penerapan Corporate Social Responsibility pada PT. Freeport
Tugas sebelum UAS Mata Kuliah Etika Bisnis dan Profesi Akuntansi Dr.Asikum Wiraatmadja

More info:

Published by: Devi Octafia on Sep 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/12/2014

pdf

text

original

 
`MAKALAH ETIKA BISNIS DAN PROFESIAKUNTANSI
Oleh :Devi Dwi Octafianti0851393AK-1UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHAJL.Prof.Drg. Suria Sumantri,MPH No.65Bandung
 
 
BAB IPENDAHULUAN1.1.
 
Latar Belakang Masalah
Perusahaan bersedia melakukan apa saja demi laba. Wajar bila ada kesimpulan, dalambisnis, satu-satunya etika yang diperlukan hanya sikap baik dan sopan kepada pemegangsaham. Harus diakui, kepentingan utama bisnis adalah menghasilkan keuntunganmaksimal bagi shareholders. Fokus itu membuat perusahaan yang berpikiran pendek dengan segala cara berupaya melakukan hal-hal yang bisa meningkatkan keuntungan.Kompetisi semakin ketat dan konsumen yang kian rewel sering menjadi faktor pemicuperusahaan mengabaikan etika dalam berbisnis. Berkaca pada beberapa contoh kasus itu,sudah saatnya kita merenungkan kembali cara pandang lama yang melihat etika danbisnis sebagai dua hal berbeda. Memang beretika dalam bisnis tidak akan memberikeuntungan secara langsung. Karena itu, para pengusaha dan praktisi bisnis harus belajaruntuk berpikir jangka panjang. Peran masyarakat, terutama melalui pemerintah, badan-badan pengawasan, LSM, media, dan konsumen yang kritis amat dibutuhkan untuk membantu meningkatkan etika bisnis berbagai perusahaan di indonesia.Etika memainkan peranan penting dalam kehidupan organisasi, baik publik maupunswasta. Etika organisasi biasanya tumbuh dan berkembang sejalan dengan perkembangan
 
organisasi. Kode etik atau yang sejenis tumbuh dari misi, visi, strategi, dan nilai-nilaiorganisasi. Kode etik organisasi yang dipikirkan dengan seksama dan efektif berfungsisebagai pedoman dalam pengambilan setiap keputusan organisasi yang etis denganmenyeimbangkan semua kepentingan yang beragam.Fenomena inilah yang diikuti dengan kemunculan secara paralel tuntutan masyarakatsipil terhadap tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility(CSR). Semakin menguatnya dominasi entitas bisnis telah menciptakan tuntutan dankonsekuensi logis agar mereka memperhatikan hak asasi manusia, hak para pekerja,maupun komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Tidak mengherankan apabilamasyarakat (sebagai stakeholders) menuntut agar perusahaan lebih memperhatikankeadaan stakeholders. Masyarakat telah meningkatkan perhatian dan kepekaan merekaterhadap seluruh proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan yang kelak hasil produk tersebut akan mereka konsumsi. Peningkatan perhatian dan kepekaan masyarakat awamtersebut telah turut memacu pihak pelaku modal untuk meningkatkan aplikasi CSRmereka. Para pelaku perusahaan, yang biasanya mendapatkan keistimewaan kekebalanhukum dari negara, sudah tidak dapat mengelak lagi dari perhatian dan kepekaanmasyarakat terhadap dampak negatif sosial lingkungan yang telah mereka hasilkan selamaini. Malah sebaliknya, pengalaman membuktikan bahwa keberlanjutan usaha produksibanyak dipengaruhi oleh tingkat pemahaman dan aplikasi CSR perusahaan terhadap parapemangku kepentingan.Perusahaan dan masyarakat adalah pasangan hidup yang saling memberi danmembutuhkan. Dua aspek penting harus diperhatikan agar tercipta kondisi sinergis antarakeduanya sehingga keberadaan perusahaan membawa perubahan ke arah perbaikan danpeningkatan taraf hidup masyarakat. Dari aspek ekonomi, perusahaan harus berorientasimendapatkan keuntungan (profit) dan dari aspek sosial, perusahaan harus memberikankontribusi secara langsung kepada masyarakat yaitu meningkatkan kualitas kehidupanmasyarakat dan lingkungannya. Perusahaan tidak hanya dihadapkan pada tanggung jawabyang berpijak pada perolehan keuntungan/laba perusahaan semata, tetapi juga harusmemperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungannya. Jika masyarakat (terutamamasyarakat sekitar) menganggap perusahaan tidak memperhatikan aspek sosial danlingkungannya serta tidak merasakan kontribusi secara langsung bahkan merasakan

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Zeppin Persia liked this
yyorezki liked this
Aditya Nugraha liked this
Dudy Hatari liked this
Vina Afrillia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->