Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
As Sahab Media Membantah Teori Konspirasi 9

As Sahab Media Membantah Teori Konspirasi 9

Ratings: (0)|Views: 1,637|Likes:
Published by shecutesib9835

More info:

Published by: shecutesib9835 on Sep 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/21/2012

pdf

text

original

 
As Sahab Media Membantah Teori Konspirasi9/11
M. Fachry
 Ahad, 11 September 2011 10:13:31
Hits: 3195
 Peristiwa 9/11 tidak bisa dipisahkan dengan peranan media, baik ketika mengetengahkan peristiwatersebut, maupun pemberitaan dan analisis setelahnya. Umat manusia terbelah menjadi dua kelompok  saja memandang peristiwa 9/11, yakni pro dan kontra. Begitu pula media.
Setelah peristiwa 9/11, dunia telah dipenuhi jaringan-jaringan para perncipta teori-teori konspirasi yangtelah menyimpulkan hampir-hampir dengan suara bulat bahwa serangan-serangan terhadap New York danWashington adalah “pekerjaan orang dalam” yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat. Bagimasyarakat umum, kesimpulan-kesimpulan yang disampaikan tampak memiliki dasar-dasar yang kokohkhususnya sejak Ilmu Pengetahuan dari teori-teori mereka ditampilkan.Bersama berjalannya waktu, jika diperhatikan bahwa mereka yang sedang berpegang teguh pada para pencipta teori-teori konspirasi (seperti Alex Jones) yang mengabaikan suatu konfrontasi yang penting danlangsung terhadap opini mereka. Konfrontasi seperti itulah yang mengguncang dasar-dasar teori konspirasi
 
dan tanggapan terhadap para pencipta teori (konspirasi) dan para pengikutnya yang bersemangat hanyalahmenamakan konfrontasi ini sebagai satu “plot CIA” atau “rencana pemerintah membodohkanwarganegara.” Lalu mereka menyampaikan konfrontasi dengan argumen-argumen lemah dalam rangkamelanjutkan jalur teori-teori mereka. Salah satu konfrontasi yang merupakan duri dalam daging,sebagaimana kita ketahui, adalah berkaitan dengan sebuah media jihad, yang bernama Media As-Sahab.Jika kita mau berfikir jujur dan berusaha untuk mencari kebenaran hakiki, maka kita harus mengklarifikasigagasan-gagasan yang biasanya dilontarkan oleh para penganut teori konspirasi, termasuk dalam masalahini mencari tahu apa dan siapa sebenarnya media As Sahab itu.
 Bagaimana kita tahu Media As-Sahab itu asli dan bukan rekayasa CIA?
Allah SWT berfirman :
“Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita,maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan(kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatan itu.”
(QS Al Hujurat : 6)Ayat ini penting sebagai jalan untuk dapat mendekati masalah ini. Daripada membuat asumsi-asumsi yangsalah dan kecurigaan-kecurigaan terhadap sekelompok orang Muslim, kita harus mengikuti agama kitaketika ia datang dengan panduan-panduannya agar kita mengikuti dengan bukti yang lebih kuat. Hal inikarena jika kita tidak mengikuti petunjuk-petunjuknya, maka mungkin kita telah jatuh sebagaimana Allah berkata,
“mereka mengganggu manusia tanpa perencanaan”
dan boleh jadi tidak menyesal sama sekali!Secara umum, sebagai Muslim, kita sudah seharusnya mengikuti saudara Muslim kita yang sesungguhnyataat dan dapat dipercaya atas apa yang mereka ucapkan tentang peristiwa-peristiwa yang jelas di luar  jangkauan kita. Jika seorang kafir mengatakan tentang hal yang sama, kemudian kita bisa mengabaikan pernyataan-pernyataannya sampai ia dapat membuktikannya. Jika seorang kafir dapat menunjukkan bukti- bukti yang dapat dipercaya berlawanan dengan klaim-klaim kaum Muslim – seperti teori-teorinya tentang9/11 – dan kaum Muslim (yang mengklaim hal ini) tidak menanggapi, kemudian kita harus percaya kepadasaudara kita hingga kita dapat memverifikasi dari mereka (kaum Muslim) ketimbang menolak saudara-saudara (Muslim) kita dan mengenyahkan keraguan-keraguan terhadapnya; kita dibolehkan menyimpan pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam pikiran kita dari bukti-bukti yang dapat dipercaya dari kaum yangingkar (atau kelompok Muslim yang lain), tapi kita tidak menggunakan mereka untuk melawan saudara-saudara kita hingga kita memverifikasi dari mereka (dengan cara apapun) dan kita jelas dengan posisi kita.Hal ini karena dalam beberapa kasus, kelompok-kelompok Muslim ini akan menahan informasi kepadamasyarakat umum untuk kepentingan strategi yang mereka sedang pergunakan.
 Apa itu Media As Sahab
1. Mereka adalah cabang media resmi dari Al Qaeda. Kualitas media mereka pada awalnya tidak terlalu bagus (tapi masih baik); walaupun mereka menjadi terbaik dari yang terbaik.2). Media mereka adalah (kebanyakan) video, audio dan pernyataan pendek.
 
3). Media mereka ditujukan untuk menghidupkan kembali Sunnah dan Jihad fii Sabililah dalam bentuk yang paling murni, bebas dari kesombongan, nasionalisme, syirk, demokrasi, sekularisme, pengecut, permurtadan, ketidaktahuan dan lain sebagainya. Dari apa yang ada, mereka berkeinginan menghidupkankembali itu secara intelektual dan spiritual.4). Kebanyakan video mereka menunjukkan operasi militer di Afghanistan melawan Amerika, NATO, danorang murtad yang membantu kaum kafir,5). Jika Syekh Usamah bin Laden atau Dr. Ayman al-Zawahiri ingin bicara dengan ummat, merekamengunakan Media As-Sahab.6). Mereka membuat ratusan video. Di tahun 2007 saja, mereka membuat lebih dari 90 video; kebanyakandari mereka adalah operasi militer Al Qaeda atau Taliban.Dari sini kita bisa melihat bahwa Media As Sahabt itu memang ada. Dan sudah seharusnya kita mengikutisaudara Muslim yang kelihatannya (Insya Allah) taat dan bisa dipercaya tentang beberapa hal.Lalu, darimana kita mengetahui bahwa Media As-Sahab adalah organisasi yang taat?1). Di video mereka, mereka membahas isu Islam yang berdampak terhadap ummat, dan lebih dari itumereka sangat sopan dan tidak memutarkan musik haram atau memperlihatkan gambar haram. Di dalam pidato mereka, mereka bicara aqidah yang benar dan mereka tidak melakukan kekufuran, atau syirik.Memang, sebagian Muslim mungkin tidak setuju dengan pandangan mereka seperti dukungan terhadapoperasi shahid dan penyerangan terhadap AS, tetapi secara umum tidak ada kejahatan dalam ucapanmereka. Yang kita lihat di dalam video mereka adalah upaya yang tulus untuk menghidupkan kembalikecintaan terhadap jihad fii sabilih.2). Sebagaimana kita ketahui, Media As-Sahab adalah Al Qaeda. Jadi ketika mereka siarkan video paraMujahadin, seperti Syekh Abu Yahya Al-Libi, Syekh Nasar al-Qatani dan banyak lagi, mereka sebenarnyasedang menyiarkan perjuangan mereka.Jadi apa yang kita lihat dari perjuangan mereka ?a). Mereka shalat, baik shalat wajib maupun shalat Tahajud. b). Mereka sering membaca Al-Quran dan buku-buku Islam lainnya.c). Mereka mempelajari dienul Islam, seperti ilmu Ttajwid, dan fiqh.d). Semua pejuang menunjukkan persaudaran. Mereka saling mencintai demi Allah dengan melakukanhal-hal seperti : membaca al-Quran dan zikir, berenang, atau hanya sekedar bermain.e). Mereka cinta terhadap agama. Semuanya seperti itu. Tidak ada yang di situ karena mereka membencikehidupan atau ingin membunuh diri. Melainkan, mereka ada di situ karena mereka percaya kepada Allahdan hari kiamatNya. Jadi, mereka di situ untuk hidup mulia dan dalam harapan mati syahid.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->