Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mengelola Wealth Producing Assets Dengan Gold Based Capital

Mengelola Wealth Producing Assets Dengan Gold Based Capital

Ratings:
(0)
|Views: 1|Likes:
Published by Iwan Husdiantama

More info:

Published by: Iwan Husdiantama on Sep 13, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/13/2011

pdf

text

original

 
Mengelola Wealth Producing Assets Dengan Gold Based Capital...
Written by Emas24 PresidentMonday, 20 June 2011 00:38 -
Penjelasan tentang
(WPA)dan
(GBC)keduanya sudah saya tulis sebelumnya, kali ini saya akan gunakan keduanya untuk
day to day business practice 
. Ilustrasinya begini, bila Anda bekerja pada perusahaan yang asetnya Rp 100 Milyar 5 tahunlalu dan kini aset perusahaan tersebut meningkat dua kalinya menjadi Rp 200 Milyar – tetapikok karyawan tidak merasakan adanya peningkatan kesejahteraan yang dua kalinya – mengapa ?. Karena dalam nilai daya beli riil Rp 200 Milyar sekarang sesungguhnya kurang dariRp 100 Milyar lima tahun tahun lalu, dariteori peluruhanyang juga telah saya perkenalkan sebelumnya menunjukkan daya beli Rupiah terhadap emasmenjadi separuhnya setiap 4.3 tahun !. Mengapa tolok ukur baku itu kita gunakan emas, bukan angka inflasi ?. Kalau kita gunakanangka inflasi, angka inflasi mana yang kita gunakan ?.Inflasi umum yang rata-ratanya 6.8 %atau inflasi bahan pangan yang 12 % selama lima tahun terakhir?. Mengapa hanya lima tahun ?, mengapa tidak 10 tahun , 20 tahun atau 30 tahun – yang lebihsetara dengan lama kerja rata-rata karyawan?. Data puluhan tahun yang terkait inflasi ini selainbelum tentu ada dan kalau toh ada yang jelas juga belum tentu akurat. Maka mengapa tidakkita gunakan data yang sahih saja yang umurnya 1400 tahun lebih ?. Inilah data daya beli emas(Dinar) yang direpresentasikan dalam bentuk daya belinya terhadap kambing. Dalam contoh ilustrasi diatas Rp 100 Milyar aset setara dengan sekitar 125,000 Dinar (atau125,000 ekor kambing ukuran baik) lima tahun lalu, asset perusahaan yang menjadi Rp 200Milyar sekarang hanya setara dengan105,800 Dinar ( atau 106,820 ekor kambing ukuran baik). Bila seandainya Anda seorangpeternak kambing, lima tahun lalu Anda memiliki 125 ekor kambing dan sekarang kambingtersebut tinggal 106 ekor apakah dapat dikatakan Anda bertambah makmur ?, jangankanbertambah makmur – mempertahankan kemakmuran Anda-pun tidak. 
1 / 5
 
Mengelola Wealth Producing Assets Dengan Gold Based Capital...
Written by Emas24 PresidentMonday, 20 June 2011 00:38 -
Bila perusahaan Anda sejatinya tidak bertambah makmur, lantas apakah perusahaan tersebutdapat memakmurkan orang-orang yang bekerja di dalamnya ?. Kemungkinan besarnya jugatidak. Pertanyaan cerdas-nya adalah, bukankan perusahaan yang sudah berjerih payah di sektor riilseharusnya Asetnya menjadi
seperti dalam tulisan tersebut diatas ?.Betul demikian, tetapi setelah memberikan hasil – ibarat ember bocor – hasil jerih payah tersebut tersimpan kembali dan tercatat dalam nilai mata uang yang terustergerus inflasi. Hasil jerih payah usaha sektor riil tersebut yang belum digunakan saat ini untuk membayarbiaya biaya – termasuk gaji Anda, sebagian besarnya akan tersimpan dalam mata uang kertasberupa
retained earning 
, cadangan pengembangan usaha, cadangan penyusutan untukmembeli mesin-mesin atau peralatan baru nantinya, cadangan pesangon karyawan yang akanpensiun sekian tahun yang akan datang, cadangan biaya kesehatan karyawan dan keluarganyadlsb.dlsb. Walhasil, cape-cape berusaha memutar aset menjadi
Wealth Producing Assets 
– ketikamenyimpan hasilnya di
 – efek
resultant 
-nya adalah dibawah
2 / 5
 
Mengelola Wealth Producing Assets Dengan Gold Based Capital...
Written by Emas24 PresidentMonday, 20 June 2011 00:38 -
Wealth Preserving Assets 
. Hasil usaha sektor riil Anda sejatinya sudah bener berada di daerah hijau pada grafik dibawah, namun karena hasilnya tersimpan di daerah merah – maka kemungkinan hasilnya di garis kuning atau bahkan diawahnya seperi contoh dalamilustrasi kambing diatas. 
3 / 5

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->