Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hama, Penyakit, dan Gulma yang menyerang tumbuhan

Hama, Penyakit, dan Gulma yang menyerang tumbuhan

Ratings: (0)|Views: 558 |Likes:
Published by Ahmad Fauzi
Hama, Penyakit, dan Gulma yang menyerang tumbuhan from ahmad fauzi SMPN 111 JAKARTA
Hama, Penyakit, dan Gulma yang menyerang tumbuhan from ahmad fauzi SMPN 111 JAKARTA

More info:

Published by: Ahmad Fauzi on Sep 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

 
 
Ahmad Fauzi 8-6
Hama, Penyakit, danGulma yangMenyerang Tumbuhan
 
SMPN 111 JAKARTA
 
 
HAMA, PENYAKIT, DAN GULMA YANG MENYERANG TUMBUHAN
A. Hama
Hama tumbuhan adalah organisme yang menyerang tumbuhan sehingga pertumbuhandan perkemabanganya terganggu. Hama yang menyerang tumbuhan antara lain tikus,walang sangit, wereng, tungau, dan ulat.
1. Tikus
Tikus merupakan hama sulit dikendalikan karena memiliki daya adaptasi, mobilitas, dankemampuan untuk berkembang biak yang sangat tinggi. Potensi perkembangbiakan tikussangat tergantung dari makanan yang tersedia. Tikus sangat aktif di malam hari.Tikus menyerang berbagai tumbuhan. Bagian tumbuhan yang disarang tidak hanya biji
 –
 bijian tetapi juga batang tumbuhan muda. Yang membuat para tikus kuat memakan biji
 –
 bijian sehingga merugikan para petani adalah gigi serinya yang kuat dan tajam, sehinggatikus mudah untuk memakan biji
 –
bijian. Tikus membuat lubang
 –
lubang pada pematangsawah dan sering berlindung di semak
 –
semak. Apabila keadaan sawah itu rusak makaberarti sawah tersebut diserang tikus.
 
Untuk mengatasi serangan hama tikus, dapat dilakukan cara
 –
cara sebagai berikut :
 
a. Membongkar dan menutup lubang tempat bersembunyi para tikus dan menangkaptikusnya.
 
b. Menggunakan musuh alami tikus, yaitu ular.
 
c. Menggunakan
rodentisida 
(pembasmi tikus).
 2. Wereng
Wereng adalah sejenis kepik yang menyebabkan daun dan batang tumbuhan berlubang,kemudian kering, dan pada akhirnya mati. Hama wereng ini dapat dikendalikan dengan carasebagai berikut :
 
 
a. Dengan melakukan penanaman secara serentak maupun dengan pergiliran tanaman.Pergiliran tanaman dilakukan untuk memutus siklus hidup wereng dengan caramenanam tanaman palawija atau tanah dibiarkan selama 1
 –
2 bulan.
 
b. Pengandalian hayati, yaitu dengan menggunakan musuh alami wereng, misalnya laba
 –
laba predator
Lycosa Pseudoannulata 
, kepik
Microvelia douglasi 
dan
Cyrtorhinuss lividipenis,
kumbang
Paederuss fuscipes, Ophinea nigrofasciata,
dan
Synarmonia octomaculata.
 
c. Pengandalian kimia, yaitu dengan menggunakan insektisida, dilakukan apabila caralain tidak mungkin untuk dilakukan. Penggunaan insektisida diusahakan sedemikanrupa sehingga efektif, efisien, dan aman bagi lingkungan.
 
3. Walang Sangit
Walang sangit (
Leptocorisa acuta 
) merupakansalah satu hama yang juga meresahkanpetani. Hewan ini jika diganggu, akan meloncat dan terbang sambil mengeluarkan bau.Serangga ini berwarnahijau kemerah- merahan.
 
Walang sangit menghisab butir
 –
butir padi yang masih cair. Biji yang sudah diisap akanmenjadi hampa, agak hampa, atau liat. Kulit biji iu akan berwarna kehitam
 –
hitaman. Faktor
 –
faktor yang mendukung yang mendukung populasi walang sangit antara lain sebagaiberikut.a. Sawah sangat dekat dengat perhutanan.
 
b. Populasi gulma di sekitar sawah cukup tinggi.
 
c. Penanaman tidak serentak
 
Pengendalian terhadap hama walang sangit dapat dilakukan sebagai berikut.
 
a. Menanam tanaman secara serentak.
 
b. Membersihkan sawah dari segala macam rumput yang tumbuh di sekitar sawah agartidak menjadi tempat berkembang biak bagi walang sangit.
 
c. Menangkap walang sangit pada pagi hari dengan menggunakan jala penangkap.
 
d. Penangkapan menggunakan unmpan bangkai kodok, ketam sawah, atau denganalga.
 
e. Melakukan pengendalian hayati dengan cara melepaskan predator alami beruba laba
 –
laba dan menanam jamur yang dapat menginfeksi walang sangit.
 
f. Melakukan pengendalian kimia, yaitu dengan menggunakan insektisida.
 

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Erni Mylisti liked this
Firma Ajjah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->