Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Kimia Korosi

Laporan Kimia Korosi

Ratings: (0)|Views: 1,616|Likes:
Published by Andreas Copernicus

More info:

Published by: Andreas Copernicus on Sep 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

 
Percobaan Korosi Besi
Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi korosi pada besi.
Alat dan bahan:a.Ai b.Cukac.Air panasd.Air sabune.Air garam (NaCl)
f.
Paku 6 buah
g.
Gelas 6 buahh.Kapas
i.
 penggaris
Cara kerjaa.Menyiapkan semua alat dan bahan. b.Mengisi gelas A dengan air mineral , gelas B dengan air yang dipanaskanterlebih dahulu (sampai mendidih), gelas C dengan air garam (NaCl), gelas Ddengan ar cuka, gelas E dengan air sabun, dan gelas F berisi kapas. Masing-masinglarutan setinggi 5cm.c.Memasukkan satu paku ke masing-masing gelas.
d.
Kita amati setiap harinya selama lima hari.
 
PembahasanKorosi adalah kerusakan atau degradasilogam akibat reaksiredoksantara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya yang menghasilkan senyawa-senyawa yangtidak dikehendaki. Dalam bahasa sehari-hari, korosi disebut perkaratan. Contoh korosiyang paling lazim adalah perkaratan besi.Pada peristiwa korosi, logam mengalamioksidasi, sedangkan oksigen (udara)mengalamireduksi. Karat logam umumnya adalah berupa oksida atau karbonat. Rumuskimia karat besi adalah Fe
2
O
3
.xH
2
O, suatu zat padat yang berwarna coklat-merah. Korosimerupakan proseselektrokimia. Pada korosi besi, bagian tertentu dari besi itu berlakusebagaianode, di mana besi mengalami oksidasi.Fe
(s)
<--> Fe
2+
(aq)
+ 2eElektron yang dibebaskan di anode mengalir ke bagian lain dari besi itu yang bertindak sebagaikatode,di mana oksigen tereduksi.
 
O
2
(g)
+ 4H
+
(aq)
+ 4e <--> 2H
2
O
(l)
atauO
2
(g)
+ 2H
2
O
(l)
+ 4e <--> 4OH
-
(aq)
Ion besi(II) yang terbentuk pada anode selanjutnya teroksidasi membentuk ion besi(III) yang kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi, yaitu karat besi.Mengenai bagian mana dari besi itu yang bertindak sebagai anode dan bagian mana yang bertindak sebagai katode, bergantung pada berbagai faktor, misalnya zat pengotor, atau perbedaan rapatan logam itu.Deret Voltadanhukum Nernstakan membantu untuk dapat mengetahui kemungkinan terjadinya korosi. Kecepatan korosi sangat tergantung pada banyak faktor,seperti ada atau tidaknya lapisan oksida, karena lapisan oksida dapat menghalangi beda potensial terhadapelektrodalainnya yang akan sangat berbeda bila masih bersih dari oksida.Pada gelas A, terbentuknya karat dikarenakan adanya Oksigen dari sistemmaupun lingkungan, dan air (H
2
O).Pada gelas B, terbentuk lebih sedikit karat dibandingkan gelas B, air yangmendidih memiliki kadar O
2
yang rendah sehingga peristiwa korosi sedikit terhambat.Pada gelas C, kita dapat melihat bahwa timbul sedikit karat. Hal ini dikarenakangaram NaCl
Na
+
+ Cl
-
merupakan garam hasil asam dan basa kuat. Cl
-
dalam larutanmembuat sifatnya yang korosif, menimbulkan perkaratan pada paku.Pada gelas D, tidak terbentuk karat. Hanya paku berubah menjadi warna hitam.Ini mungkin disebabkan terbentuknya senyawa oksida besi yang baru yang tidak kitaketahui. Dan terbentuknya gelembung disebabkan karena asam cuka teroksidasi menjasigas hidrogen.Pada gelas E, penggunaan pH basa melalui air sabun menunjukkan bahwa reaksi pengkaratan tidak berlangsung sesuai urutan pH asam > netral > basa.Pada gelas F, terbentuk sedikit karat karena adanya pengaruh O2 dan sedikit air dari udara.Dari percobaan tersebut bisa kita dapatkan hasil bahwa Paku yang paling cepat berkarat adalah paku yang di dalam gelas yang di isi air mineral, karena perkaratan pada

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->