1PERATURAN DAERAHPROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTANOMOR ... TAHUNTENTANGRENCANA TATA RUANG WILAYAH 2011-2030DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAGUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,Menimbang : a. bahwa kedudukan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara KesatuanRepublik Indonesia, menyebabkan ruang wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakartaberfungsi sebagai ruang ibukota negara, maka pengelolaannya secara bijaksana, berdaya guna,dan berhasil guna sesuai kaidah penataan ruang sehingga kualitas ruang wilayah ProvinsiDaerah Khusus Ibukota Jakarta terjaga keberlanjutannya untuk masa kini dan masa datang;b. bahwa wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta merupakan bagian kawasan strategisnasional, maka perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatanruang dilaksanakan secara terpadu dengan kawasan Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi,Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur);c. bahwa Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagaimana kota-kota besar lain di duniamenghadapi tantangan global, khususnya pemanasan global (
global warming
) dan perubahaniklim (
climate change
) yang membutuhkan aksi perubahan iklim (
climate action
), baik aksiadaptasi maupun aksi mitigasi yang perlu dituangkan dalam penataan ruang;d. bahwa Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta berada dalam kota delta (
delta city
) sehinggapengarusutamaan tantangan dan kendala daerah delta melalui pengelolaan tata air, analisaresiko bencana, dan perbaikan ekosistem, harus menjadi perhatian utama dalam penataanruang;e. bahwa Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagaimanadiatur dalam Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 1999 habis masa berlakunya pada tahun 2010,perlu menetapkan kembali Rencana Tata Ruang Wilayah untuk jangka waktu sampai dengantahun 2030;f. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a sampai dengan hurufe dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 78 ayat (4) huruf c Undang-undang Nomor 26Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, perlu membentuk Peraturan Daerah tentang RencanaTata Ruang Wilayah 2011-2030;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1985 tentang Rumah Susun (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1985 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor3318);2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati danEkosistemnya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1990 Nomor 49, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3419);3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun Nomor 136, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4152);4. Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2002 Nomor 3, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4169);5. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2002 Nomor 134, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4247);6. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2004 Nomor 32, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4377);7. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4389);8. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran RepublikIndonesia Negara Nomor 4421);9. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3839) sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang Undang Nomor12 Tahun 2008 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);10. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2004 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4444);11. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka PanjangNasional Tahun 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);12. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2007 Nomor 65 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4722);13. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2007 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 4723);14. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4725);15. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-PulauKecil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 84, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4739);16. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus IbukotaJakarta Sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2007 Nomor 93, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4744);17. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4846);