Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
203Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PSAK 19 Aktiva Tidak Berwujud

PSAK 19 Aktiva Tidak Berwujud

Ratings:

4.67

(12)
|Views: 16,292 |Likes:
Published by api-3708783

More info:

Published by: api-3708783 on Oct 14, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

 
PSAK NO. 1913 Oktober 2000(Revisi 2000)Pernyataan Standar Akuntansi KeuanganAKUNTANSI AKTIVA TIDAK BERWUJUD
PSAK No. 19 (Revisi 2000) tentang Aktiva Tidak Berwujud telah disahkanoleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan pada tanggal 13 Oktober 2000.PSAK 19 (Revisi 2000) ini menggantikan PSAK No. 19 tentang Aktiva Tak Berwujud yang telah dikeluarkan oleh IAI sejak 7 September 1994.Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur yang tidak material(
immaterial items
).Jakarta, 13 Oktober 2000Dewan Standar Akuntansi Keuangan Nur IndriantoroKetuaIstini T. SiddhartaAnggotaRusdy DaryonoAnggotaOsman SitorusAnggotaAgung Nugroho SoedibyoAnggotaSudarwanAnggotaIndartoAnggotaRamzi A. ZuhdiAnggotaGunadiAnggotaAnis BudimanAnggota
DAFTAR ISI
Paragraf 
PENDAHULUAN01-18Tujuan01Ruang Lingkup02-07Definisi08-18Aktiva Tidak Berwujud
09-18Keteridentifikasian11-13Pengendalian14-17Manfaat Ekonomis Masa Depan18
PENGAKUAN DAN PENGUKURANPengakuan dan Pengukuran Awal Aktiva Tidak Berwujud19-49Perolehan Terpisah24-27Pertukaran Aktiva28-29Muhibah (
Goodwill 
) yang Dihasilkan secara Intern(
 Internally Generated 
)30-32Aktiva Tidak Berwujud yang Dihasilkan secara Intern33-49
Tahap Riset36-38Tahap Pengembangan39-46Biaya Perolehan Aktiva Tidak Berwujud yangdihasilkan secara Intern47-49
Pengakuan Beban50-53Beban Masa Lalu Tidak Diakui sebagai Aktiva53Pengeluaran setelah Perolehan54-56Pengeluaran setelah Pengakuan Awal57Amortisasi58-74Periode Amortisasi58-67Metode Amortisasi67-69Nilai Sisa70-71Penelahaan Periode Amortisasi dan Metode Amortisasi72-74Pemulihan Kembali Nilai Tercatat – Rugi Penurunan Nilai75-79Penghentian (
 Retirement 
) dan Pelepasan80-83PENGUNGKAPAN84-92Umum84-89Pengeluaran Riset dan Pengembangan90-91Informasi Lain92PERATURAN PERALIHAN93-96TANGGAL EFEKTIF
 
PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 19AKTIVA TAK BERWUJUD
 Paragraf-paragraf yang dicetak dengan huruf tebal dan miring adalah paragraf standar yang harus dibaca dalam konteks paragraf-paragra penjelasan dan panduan implementasi yang dicetak dalam huruf biasa. Pernyataan ini tidak wajib diterapkan untuk unsur-unsur yang tidak material.
PENDAHULUANTujuan
1
Tujuan Pernyataan ini ialah untuk menentukan perlakuan akuntansi bagi aktiva tidak berwujud yang tidak diatur secara khusus pada PSAlainnya. Pernyataan ini mewajibkan perusahaan untuk mengakui aktiva tidak  berwujud jika, dan hanya jika, kriteria-kriteria tertentu dipenuhi. Pernyataanini juga mengatur cara mengukur nilai tercatat dari aktiva tidak berwujud danmenentukan pengungkapan yang harus dilakukan bagi aktiva tidak berwujud.
Ruang Lingkup
2.Pernyataan ini harus diterapkan oleh semua perusahaan dalamakuntansi aktiva tidak berwujud, kecuali:(a)aktiva tidak berwujud yang diatur oleh PSAK lainnya;(b)aktiva keuangan (seperti saham, obligasi, dan derivatifnya);(c)hak pengembangan dan pengeluaran yang dilakukan dalam rangkaeksplorasi, pengembangan dan penambangan mineral, minyak, gas alam(sebagaimana diatur dalam PSAK 29: Akuntansi Minyak dan Gas Bumi)dan sumber daya lainnya yang tidak dapat diperbaharui; dan(d)aktiva tidak berwujud yang terjadi dari kontrak dengan pemegang polis.
3.Jika PSAK lain telah mengatur jenis aktiva tidak berwujud tertentu,maka perusahaan menerapkan PSAK tersebut, bukan menerapkan Pernyataanini. Misalnya, Pernyataan ini tidak berlaku lagi:(a)aktiva tidak berwujud yang dimiliki untuk dijual perusahaan dalamkegiatan usaha normal (lihat PSAK 14: Persediaan dan PSAK 34:Akuntansi Kontrak Konstruksi);(b)aktiva pajak tangguhan (lihat PSAK 46: Akuntansi PajaPenghasilan);(c)sewa guna usaha yang tercakup dalam PSAK 30: Akuntansi SewaGuna Usaha;
(d)
muhibah
(
 goodwill 
) yang timbul dari penggabunggan usaha (lihatPSAK 22: Akuntansi Penggabunggan Usaha);(e)hak pengusahaan hutan (lihat PSAK 32: Akuntansi Kehutanan);(f)hak penyelenggaraan jalan tol (lihat PSAK 37: AkuntansiPenyelenggaraan Jalan Tol); dan(g)aktiva yang terjadi dari manfaat pensiun (lihat PSAK 24: AkuntansiBiaya Manfaat Pensiun).
4.
Beberapa jenis aktiva tidak berwujud mungkin terkandung dalam bentuk fisik, seperti dalam
compact disk 
(yang memuat piranti lunak komputer), dokumentasi legal (yang memuat lisensi atau paten), atau film.Dibutuhkan pertimbangan profesional untuk menentukan apakah suatu aktivayang memiliki atribut berwujud dan tidak berwujud sesuai dengan Pernyataanini. Sehubungan dengan itu, keputusan ditentukan dengan mempertimbangkanatribut yang lebih dominan di antara kedua atribut tersebut. Misalnya, pirantilunak komputer pada suatu perkakas mesin yang dikendalikan komputer yangtidak dapat beroperasi tanpa piranti lunak tersebut merupakan bagian integral(tidak terpisahkan) dari piranti kerasnya sehingga diperlakukan sebagai bagiandari aktiva tetap. Demikian juga halnya dengan sistem operasi suatukomputer. Akan tetapi, apabila piranti lunak tersebut bukan merupakan bagian integral dari piranti keras yang terkait, piranti lunak tersebutdiperlakukan sebagai aktiva tidak berwujud.5.Pernyataan ini berlaku untuk, antara lain, pengeluaran kegiatan iklan, pelatihan, perintisan usaha, penelitian dan pengembangan. Kegiatan penelitian dan pengembangan ditujukan pada pengembangan pengetahuanyang dapat menghasilkan produk dengan atribut fisik (contohnya, prototipemesin atau pesawat). Dalam hal demikian, atribut fisik dari aktiva tersebutkalah penting jika dibandingkan dengan atribut tidak berwujudnya, yaitu pengetahuan yang terkandung di dalam aktiva yang bersangkutan.19. 1
 
6.
Dalam sewa guna usaha, aktiva yang menjadi obyek sewa guna dapatmerupakan aktiva berwujud atau aktiva tidak berwujud. Sesudah pengakuanawal,
lessee
memperlakukan aktiva tersebut sebagai aktiva tidak berwujudsewa guna usaha pembiayaan menurut Pernyataan ini. Hak yang timbul dari perjanjian lisensi untuk hal-hal seperti film, rekaman video, karya panggung,manuskrip (karya tulis), paten dan hak cipta tidak termasuk dalam lingkupPSAK 30: Akuntansi Sewa Guna Usaha, tetapi termasuk dalam ruang lingkupPernyataan ini.7.Suatu transaksi atau aktivitas dapat dikecualikan dari ruang lingkupsuatu PSAK jika transaksi atau aktivitas tersebut bersifat sedemikiankhususnya sehingga menimbulkan masalah akuntansi yang perlu diselesaikandengan cara yang berbeda. Contoh:(a)pengeluaran untuk eksplorasi, pengembangan dan penambangan(ekstraksi) kandungan minyak, gas dan mineral dalam industri pertambangan; dan(b)pengeluaran yang dilakukan sehubungan dengan kontrak antara perusahaan asuransi dan pemegang polisnya.Pernyataan ini tidak berlaku bagi pengeluaran untuk kegiatan-kegiatantersebut. Akan tetapi, Pernyataan ini berlaku bagi aktiva tidak berwujudlainnya yang digunakan (seperti piranti lunak komputer) dan pengeluaranlainnya (seperti biaya perintisan usaha) dalam industri pertambangan, dan perusahaan asuransi.
Definisi
8.Berikut adalah pengertian istilah yang digunakan dalam Pernyataan ini: Aktiva tidak berwujud adalah aktiva non-moneter yang dapat diidentifikasi dan tidak mempunyai wujud fisik serta dimiliki untuk digunakan dalammenghasilkan atau menyerahkan barang atau jasa, disewakan kepada pihak lainnya, atau tujuan administratif. Aktiva adalah sumber daya yang:(a)dikendalikan oleh perusahaan sebagai akibat peristiwa masa lampau;dan(b)bagi perusahaan diharapkan akan menghasilkan manfaat ekonomis di masa depan. Aktiva moneter adalah kas dan setara kas serta aktiva yang akan diterimadalam bentuk kas yang jumlahnya pasti atau dapat ditentukan. Riset adalah penelitian orisinal dan terencana yang dilaksanakan denganharapan memperoleh pembaruan pengetahuan dan pemahaman teknis atasilmu yang baru. Pengembangan adalah penerapan temuan riset atau pengetahuan lainnya pada suatu rencana atau rancangan produksi bahan baku, alat, produk, proses, sistem, atau jasa yang sifatnya baru atau yang mengalami perbaikan yang substansial, sebelum dimulainya produksi komersial atau pemakaian. Amortisasi adalah alokasi sistematis dari nilai aktiva tidak berwujud yang dapat didepresiasi selama masa manfaat aktiva tersebut. Nilai yang dapat didepresiasi adalah biaya perolehan suatu aktiva, ataunilai lain yang fungsinya menggantikan biaya perolehan dalam laporankeuangan dikurangi nilai sisa. Masa manfaat adalah:(a)periode waktu aktiva diperkirakan akan dimanfaatkan oleh perusahaan; atau(b)jumlah unit produksi atau sejenisnya yang diperkirakan akan diperoleh perusahaan dari aktiva tersebut. Biaya perolehan adalah jumlah uang kas atau setara kas yang dibayarkanatau nilai wajar sumber daya yang dikeluarkan untuk mendapatkan aktiva pada saat perolehan atau saat diproduksi. Nilai sisa adalah jumlah bersih yang diperkirakan akan diperoleh perusahaan dari pelepasan aktiva pada akhir masa manfaatnya, setelahdikurangi perkiraan biaya pelepasan. Nilai wajar suatu aktiva adalah jumlah yang digunakan untuk mengukur aktiva yang dapat dipertukarkan atau utang yang diselesaikan melalui suatutransaksi yang wajar ( 
arm’s length transaction
 ) yang melibatkan pihak- pihak yang berkeinginan dan memiliki pengetahuan yang memadai.
19. 2

Activity (203)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Usra Mood liked this
Gana Panjaitan added this note
mauliate
Gana Panjaitan added this note
vfdhkmgxghf
Ukhty Wiyah liked this
Viitha Fianiie liked this
Astri Korea liked this
Viitha Fianiie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->