Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
24Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Hirschprung (isi)

Makalah Hirschprung (isi)

Ratings: (0)|Views: 2,647|Likes:
Published by sylviafarmasya

More info:

Published by: sylviafarmasya on Sep 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/09/2013

pdf

text

original

 
1 |hirschsprung 
HIRSCHSPRUNG
KASUS 3
Barry 6 tahun BB=5,1 kg (BB sebelumnya 5,5 kg) dibawa ibunya ke UGDkarena sulit BAB dan muntah-muntah. Menurut ibunya selama ini anak belumdiberi makanan lain selain ASI sehingga ibunya merasa bingung mengapaanaknya bisa seperti ini. Sebenarnya anak ini mengalami sulit BAB sudahberlangsung sejak lama. Bahkan menurut ibunya saat anak ini dilahirkanmekonium baru keluar setelah 2 hari dan itupun sedikit-sedikit. Selama ini setiapBAB selalu dirangsang dengan pencahar dan feses yang keluar kadang-kadangmencret kadang-kadang sedikit-sedikit dengan bentuk gepeng seperti pita. Padapemeriksaan didapatkan distensi abdomen (+). Pada foto abdomen tampak bayangan colon membesar (megacolon) pada colon descendens. Padapemeriksaan darah didapatkan K=3 mEq/L, Na=130 mEq/L, HCO
3
=15 mEq/L.Klien direncanakan untuk pembedahan korektif dan membicarakannya dengan ibuklien. Ibu klien tampak gelisah setiap perawat/ dokter mendekati anaknya. Iaselalu melontarkan pertanyaan yang sama walaupun sudah dijelaskan berkali-kalisehingga memancing kejengkelan. Pada kali kesekian ibu klien bertanya lagi danmarahlah perawat kepadanya.
STEP 1
1.
 
Mekonium (Laela)
-
 
Tinja pertama yang keluar (Irni)
-
 
Biasanya keluar setelah 24 jam setelah melahirkan (Yatur)2.
 
Pembedahan korektif ( Aas)Pembedahan yang bertujuan untuk mengoreksi bagian tubuh abnormal(Shindy)3.
 
Megacolon (Nuryani)
-
 
Pembesaran bagian colon (Alif)
-
 
Karena terkumpulnya feses (tidak bisa keluar)→kolonmembesar→adanya gesekan ke abdomen (Siti)
 4.
 
Pencahar (Siti)
-
 
Semacam pencair dan pelumas agar tinja bisa keluar (Nuryani)
-
 
Obat pelunak feses (Niken)
 
2 |hirschsprung 
-
 
Perangsang agar feses keluar (Irni)
Step 2
1.
 
Etiologi (Siti)2.
 
Penyebab klien muntah dan sulit BAB (Anita)3.
 
Diagnosa medis (Nuryani)4.
 
Penjelasan hasil pemeriksaan lab terhadap penyakit (Aas)5.
 
Mekanisme defekasi (Shindy)6.
 
Pencahar (indikasi, dosis, dan efek samping) (Yatur)7.
 
Komplikasi (Niken)8.
 
Peran perawat dalam kasus (berhubungan dengan marah), bagaimanaseharusnya (Suci)9.
 
Penyebab kolon yang membesar berhubungan dengan makanan yangdikonsumsi (ASI) (Laela)10.
 
Penatalaksanaan (Pra, intra, pasca operasi) (Irni)11.
 
Termasuk penyakit congenital/herediter (Alif)12.
 
Nilai normal pemeriksaan lab (Sylvia)13.
 
Arti bentuk feses dalam kasus, normalnya seperti apa untuk bayi? (Laela)14.
 
Proses pencernaan ASI pada bayi (Nuryani)15.
 
Penyebab bentuk feses yang berbeda-beda (Aas)16.
 
Masalah keperawatan pada klien (Suci)17.
 
Prognosis (Siti)18.
 
Pencegahan untuk ibu hamil (Laela)19.
 
Pemeriksaan (Alif)
Step 3
1.
 
Karena tidak punya ganglion saraf parasimpatis (Aas)Kelainan pada meisner dan auerbach pada lapisan dinding lambung(Anita)
Tidak memiliki ganglion→tidak ada peristaltic, kebanyakan di descendent(Laela) →sfingter colon yang gagal berelaksasi karena tidak mempunyai
ganglion (Shindy)Penderita down syndrome dan neuroblastoma (Irni)2.
 
Makanan menumpuk→merangsang saraf→sensasi kenyang→muntah
 
 
3 |hirschsprung 
Karena tidak ada peristaltik→sulit BAB (Niken)
 
Karena ada distensi abdomen→penekanan pada lambung→merangsangsaraf parasimpatis→medulla oblongata→muntah
Kegagalan relaksasi pada sfingter colon (Shindy)3.
 
Hirschsprung/ megacolon (Suci)4.
 
LO5.
 
LO6.
 
LO7.
 
Komplikasi:
-
 
Abses pada pericolon, pneumatosis usus (Anita)
-
 
Ekstremitas bawah kecil, perut membesar (seperti kodok) (Siti)
-
 
Gangguan pernapasan karena abdomen tertekan (Nuryani)
-
 
Obstruksi sigmoid (Shindy)
-
 
Pneumonia aspirasi (Laela)
-
 
Kanker usus (Aas)
-
 
Keracunan8.
 
Seharusnya:
-
 
Jelaskan penyakit secara baik dan mudah dimengerti
-
 
Tidak boleh marah, tahan emosi (Siti)
-
 
Hindari menyebabkan khawatir sehingga tidak berpikiran buruk (Nuryani)
-
 
Menjalin trust (Shindy)
-
 
Tangani semampunya, koordinasikan ke yang lain (Irni)9.
 
Penyebab:
-
 
Walaupun ASI tapi saraf parasimpatis terganggu→makanan tertumpuk 
(Suci)
-
 
Tidak adanya gerakan peristaltic dan sfingter colon yang gagalrelaksasi (Alif)
-
 
Semua makanan masuk lambung→tidak bisa dikeluarkan→membesar 
(Niken)10.
 
LO

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->