Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
2Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Undang Undang Pemilu

Undang Undang Pemilu

Ratings: (0)|Views: 6,876|Likes:
Published by Mulyadi Kombih

More info:

Published by: Mulyadi Kombih on Sep 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/29/2013

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 10 TAHUN 2008TENTANGPEMILIHAN UMUM ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT,DEWAN PERWAKILAN DAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYATDAERAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a.bahwa untuk memilih anggota Dewan Perwakilan Rakyat danDewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagai penyalur aspirasipolitik rakyat serta anggota Dewan Perwakilan Daerah sebagaipenyalur aspirasi keanekaragaman daerah sebagaimanadiamanatkan dalam Pasal 22E ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, diselenggarakanpemilihan umum;b. bahwa pemilihan umum secara langsung oleh rakyatmerupakan sarana perwujudan kedaulatan rakyat gunamenghasilkan pemerintahan negara yang demokratisberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945;c. bahwa dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 10 Tahun2006 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah PenggantiUndang-Undang Nomor 1 Tahun 2006 tentang PerubahanKedua Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentangPemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, DewanPerwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerahmenjadi Undang-Undang dan Undang-Undang Nomor 22Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilihan Umum sertaadanya perkembangan demokrasi dan dinamika masyarakat,maka Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentangPemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, DewanPerwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,perlu diganti;d.bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu membentuk Undang-Undang tentang Pemilihan UmumAnggota Dewan Perwakilan Rakyat,Dewan Perwakilan Daerah, dan DewanPerwakilan RakyatDaerah;Mengingat : 1. Pasal 1 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 2 ayat (1), Pasal 5 ayat (1),Pasal 18 ayat (3), Pasal 19 ayat (1), Pasal 20, Pasal 22C ayat(1)dan ayat (2), Pasal 22E, Pasal 24, Pasal 24A, Pasal 24C,Pasal 27 ayat (1), Pasal 28C ayat (2), Pasal 28D ayat (1), danPasal 30 ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;
Undang-undang Pemilu @eMKa -
1
 
2. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2007 tentang PenyelenggaraPemilihan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2007 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4721);3. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 2,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4801);
Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PEMILIHAN UMUM ANGGOTADEWAN PERWAKILAN RAKYAT, DEWAN PERWAKILANDAERAH, DAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1.Pemilihan Umum, selanjutnya disebut Pemilu, adalah sarana pelaksanaankedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas,rahasia, jujur, dan adil dalam Negara Kesatuan Republik Indonesiaberdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945.2.Pemilu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, danDewan Perwakilan Rakyat Daerah adalah Pemilu untuk memilih anggotaDewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan PerwakilanRakyat Daerah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerahkabupaten/kota dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkanPancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945.3.Dewan Perwakilan Rakyat, selanjutnya disebut DPR, adalah DewanPerwakilan Rakyat sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.4.Dewan Perwakilan Daerah, selanjutnya disebut DPD, adalah DewanPerwakilan Daerah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.5. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, selanjutnya disebut DPRD, adalahDewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat
Undang-undang Pemilu @eMKa -
2
 
Daerah kabupaten/kota sebagaimana dimaksud dalam Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.6.Komisi Pemilihan Umum, selanjutnya disebut KPU, adalah lembagapenyelenggara Pemilu yang bersifat nasional, tetap, dan mandiri.7.Komisi Pemilihan Umum Provinsi dan Komisi Pemilihan UmumKabupaten/Kota, selanjutnya disebut KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota,adalah penyelenggara Pemilu di provinsi dan kabupaten/kota.8. Panitia Pemilihan Kecamatan, selanjutnya disebut PPK, adalah panitia yangdibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu ditingkat kecamatan atau sebutan lain, yang selanjutnya disebut kecamatan.9. Panitia Pemungutan Suara, selanjutnya disebut PPS, adalah panitia yangdibentuk oleh KPU kabupaten/kota untuk menyelenggarakan Pemilu ditingkat desa atau sebutan lain/kelurahan, yang selanjutnya disebutdesa/kelurahan.10.Panitia Pemilihan Luar Negeri, selanjutnya disebut PPLN, adalah panitiayang dibentuk oleh KPU untuk menyelenggarakan Pemilu di luar negeri.11.Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara, selanjutnya disebut KPPS,adalah kelompok yang dibentuk oleh PPS untuk menyelenggarakanpemungutan suara di tempat pemungutan suara.12.Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri, selanjutnyadisebut KPPSLN, adalah kelompok yang dibentuk oleh PPLN untukmenyelenggarakan pemungutan suara di tempat pemungutan suara di luar negeri.13.Tempat Pemungutan Suara, selanjutnya disebut TPS, adalah tempatdilaksanakannya pemungutan suara.14.Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri, selanjutnya disebut TPSLN, adalahtempat dilaksanakannya pemungutan suara di luar negeri.15.Badan Pengawas Pemilu, selanjutnya disebut Bawaslu, adalah badan yangbertugas mengawasi penyelenggaraan Pemilu di seluruh wilayah NegaraKesatuan Republik Indonesia.16.Panitia Pengawas Pemilu Provinsi dan Panitia Pengawas PemiluKabupaten/Kota, selanjutnya disebut Panwaslu provinsi dan Panwaslukabupaten/kota, adalah panitia yang dibentuk oleh Bawaslu untukmengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah provinsi dan kabupaten/kota.
Undang-undang Pemilu @eMKa -
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->