Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
25Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
pelajaran konsep kebidanan

pelajaran konsep kebidanan

Ratings: (0)|Views: 5,796|Likes:
Published by Alysya Imout

More info:

Published by: Alysya Imout on Sep 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/09/2013

pdf

text

original

 
DEFINISI BIDANBidan Bidan dalam bahasa Inggris berasal dari kata MIDWIFE yang artinya Pendamping wanita,sedangkan dalam
 bahasa Sanksekerta “Wirdhan” yang artinya : Wanita Bijaksana. Bidan merupakan profesi yang
diakui secaranasional maupun internasional dengan sejumlah praktisi di seluruh dunia.Pengertian bidan adalah :Seseorang yang telah menyelesaikan program Pendidikan Bidan yang diakui olehnegara sertamemperoleh kualifikasi dan diberi izin untuk menjalankan praktik kebidanan di negeri itu.Bidan Indonesiaadalah: seorang perempuan yang lulus dari pendidikan Bidan yang diakui pemerintahdanorganisasi profesi di wilayah Negara Republik Indonesia serta memiliki kompetensi dankualifikasi untuk diregister, sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan.Berbagai Defenisi Bidan 1.Bidan dalam bahasa Inggris berasal dari kata MIDWIFE yang artinya Pendamping wanita, sedangkan dalambahasa
Sanksekerta “Wirdhan” yang artinya : Wanita Bijaksana.2.
 Bidan merupakan profesi yang diakui secara nasional maupun internasional dengan sejumlahpraktisi diseluruh dunia. Pengertian bidan dan bidang praktiknya secara internasional telah diakui olehInternasionalConfederation of Midwives ( ICM ) tahun 1972 dan Internasional Federation of InternationalGynaecologistand Obstetritian ( FIGO ) tahun 1973, WHO dan badan lainnya. Pada tahun 1990 pada pertemuandewan diKobe, ICM menyempurnakan definisi tersebut yang kemudian disahkan oleh FIGO ( 1991 )dan WHO(1992).3.Definition of MidwifeShe is a person who, in partnership with women, is able to give the necessarysupport, evidence-basedinformation and care during pregnancy, labour and postpartum period, to facilitatebirths in a one and onesituation on her own responsibility and to provide care for the new-born and the infant. Thiscare includesthe promotion of well-being, the detection of complication in mother and child, the accessing of appropriateskilled
 
assistence and the carrying out of emergency measures. She has important task in healthcounsellingand education, not only for the women, but also with the family and in the public sphere. The work should
involve antenatal education and preparation of parenthood and extends to areas of woman’s
reproductiveheal,family planning and childcare.She may practice in any setting including the home, thecommunity, birth centers, clinics, hospitals or inany other service.4.Pengertian bidan adalah :Seseorang yang telah menyelesaikan program Pendidikan Bidan yang diakui oleh negaraserta memperolehkualifikasi dan diberi izin untuk menjalankan praktik kebidanan dinegeri itu. Dia harus mampumemberikan supervisi, asuhan dan memberikan nasehat yangdibutuhkan kepada wanita selama masahamil, persalinan dan masa pasca persalinan ( post partumperiod ), memimpin persalinan atas tanggungjawanya sendiri serta asuhan pada bayi baru lahir dananak. Asuhan ini termasuk tindakan preventif,pendeteksian kondisi abnormal pada ibu dan bayi,dan mengupayakan bantuan medis serta melakukantindakan pertolongan gawat darurat pada saat tidak hadirnya tenaga medik lainnya. Dia mempunyai tugaspenting dalam konsultasi dan pendidikan kesehatan, tidak hanya untuk wanita tersebut, tetapi juga termasuk keluarga dan komunitasnya. Pekerjaan itu termasuk pendidikan antenatal, dan persiapan untuk menjadiorang tua, dan meluas ke daerah tertentu dariginekologi, keluarga berencana dan asuhan anak. Dia bisaberpraktik di rumah sakit, klinik, unit kesehatan,rumah perawatan atau tempat-tempat lainnya.5.Pengertian Bidan Indonesia :Dengan memperhatikan aspek sosial budaya dan kondisimasyarakat Indonesia, maka Ikatan BidanIndonesia (IBI) menetapkan bahwa bidan Indonesia adalah:seorang perempuan yang lulus dari pendidikanBidan yang diakui pemerintah dan organisasi profesi di wilayahNegara Republik Indonesia serta memilikikompetensi dan kualifikasi untuk diregister,sertifikasi dan atau secara sah mendapat lisensi untuk menjalankan praktik kebidanan.Bidandiakui sebagai tenaga professional yang bertanggung-jawab dan akuntabel, yang bekerjasebagaimitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat selama masa hamil,masa persalinandan masa nifas, memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri danmemberikan asuhan kepada bayibaru lahir, dan bayi. Asuhan ini mencakup upaya
 
pencegahan, promosi persalinan normal, deteksikomplikasi pada ibu dan anak, dan akses bantuanmedis atau bantuan lain yang sesuai, serta melaksanakantindakan kegawat-daruratan.Bidan mempunyai tugas penting dalam konseling dan pendidikan kesehatan, tidak hanya kepadaperempuan,tetapi juga kepada keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini harus mencakup pendidikan antenataldan persiapanmenjadi orang tua serta dapat meluas pada kesehatan perempuan, kesehatan seksual ataukesehatanreproduksi dan asuhan anak.Bidan dapat praktik diberbagai tatanan pelayanan, termasuk di rumah, masyarakat,Rumah Sakit, klinik atau unit kesahatan lainnya.
PARADIGMA KEBIDANAN
 A.
 
PengertianMenurut kamus besar bahasa indonesia edisi ke-3, paradigma adalah kerangka berfikir.Paradigma kebidanan adalah suatu cara pandang bidan dalam memberi pelayanan.Keberhasilan bidan dalam bekerja/memberikan pelayanan berpegang pada paradigma,berupa pandangan terhadap manusia/perempuan, lingkungan, prilaku, pelayanankesehatan/kebidanan dan keturunan. Keberhasilan pelayanan tersebut dipengaruhi olehpengetahuan dan cara pandang bidan atau hubungan timbal balik antara manusia,lingkunggan, perilaku, pelayanan kebidanan dan keturunan.B.
 
Komponen Paradigma kebidanan.1.
 
WanitaWanita sebagaimana halnya manusia adalah mahluk bio-psiko-sosio-kultural yangutuh dan unik, mempunyai kebutuhan dasar yang unik dan bermacam-macam sesuaidengan tingkat perkembangan. Wanita sebagai penerus generasi, sehingga keberadaanwanita yang sehat jasmani, rohani, dan social Sangat diperlukan.Wanita sebagai sumber daya insani merupakan pendidik pertama dan utama dalamkeluarga. Kualitas manusia Sangat ditentukan oleh keadaan / kondisi perempuan/ ibudalam keluarga. Para wanita di masyarakat ádalah pengerak dan pelopor peningkatankesejahteraan keluarga.2.
 
Lingkungan
 
Lingkungan merupakan semua yang terlibat dalam interaksi individu pada waktupelaksanaan aktifitasnya, baik lingkungan fisik, psikososial, biologis maupun budaya.Lingkungan psikososial meliputi keluarga, kelompok, komunitas, dan masyarakat.Masyarakat merupakan kelompok paling penting dan kompleks yang telah dibentuk oleh manusia sebagai lingkungan sosial yang terdiri dari individu, keluarga dankomunitas yang mempunyai tujuan dan sistem nilai.Wanita merupakan bagian dari anggota keluarga dari unit komunitas. Keluarga yangdalam fungsinya mempengaruhi dan dipengaruhi oleh lingkungan dimana dia berada.Keluarga dapat menunjang kebutuhan sehari-hari dan memberikan dukunganemosional kepada ibu sepanjang siklus kehidupannya. Keadaan sosial, ekonomi,pendidikan, kebudayaan dan lokasi tempat tinggal keluarga sangat menentukanderajat kesehatan reproduksi wanita.3.
 
PrilakuPerilaku merupakan hasil dari berbagai pengalaman serta interaksi manusia denganlingkungannya, yang terwujud dalam bentuk pengetahuan sikap dan tindakan. Prilakumanusia bersifat holistik (menyeluruh) adapun prilaku profesional dari bidanmencakup:a.
 
Dalam melaksanakan tugasnya berpegang teguh pada filosofi etika profesi danaspek legal.b.
 
Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan keputusan klinik yangdibuatnya.c.
 
Senantiasa mengikuti perkembangan pengetahuan dan Keterampilan mutahir secaraberkala.d.
 
Menggunakan cara pencegahan universal untuk mencegah penularan penyakit danstrategi pengendalian infeksi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->