Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
HOTD-zina

HOTD-zina

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 10,528|Likes:
Published by api-3725701
Hadist riwayat Aisyah ra., ia berkata:
\
Sa`ad bin Abu Waqqash dan Abdu bin Zam`ah terlibat perselisihan mengenai seorang anak. Kata Sa`ad: Ini adalah anak saudaraku
\

\
`Utbah bin Abu Waqqash, yang dia amanatkan kepadaku, dia adalah putranya, perhatikanlah kemiripannya! Abdu bin Zam`ah
\

\
menyangkal dan mengatakan: Dia ini saudaraku, wahai Rasulullah! Dia lahir di atas tempat tidur ayahku dari budak
\

\
perempuannya. Sejenak Rasulullah saw. memperhatikan....
Hadist riwayat Aisyah ra., ia berkata:
\
Sa`ad bin Abu Waqqash dan Abdu bin Zam`ah terlibat perselisihan mengenai seorang anak. Kata Sa`ad: Ini adalah anak saudaraku
\

\
`Utbah bin Abu Waqqash, yang dia amanatkan kepadaku, dia adalah putranya, perhatikanlah kemiripannya! Abdu bin Zam`ah
\

\
menyangkal dan mengatakan: Dia ini saudaraku, wahai Rasulullah! Dia lahir di atas tempat tidur ayahku dari budak
\

\
perempuannya. Sejenak Rasulullah saw. memperhatikan....

More info:

Published by: api-3725701 on Oct 15, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

[HOTD] zina

Hadist riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Sa`ad bin Abu Waqqash dan Abdu bin Zam`ah terlibat perselisihan mengenai seorang
anak. Kata Sa`ad: Ini adalah anak saudaraku `Utbah bin Abu Waqqash, yang dia
amanatkan kepadaku, dia adalah putranya, perhatikanlah kemiripannya! Abdu bin
Zam`ah menyangkal dan mengatakan: Dia ini saudaraku, wahai Rasulullah! Dia lahir di
atas tempat tidur ayahku dari budak perempuannya. Sejenak Rasulullah saw.
memperhatikan kemiripan anak itu, memang ada kemiripan yang jelas dengan Utbah.
Kemudian beliau bersabda: Dia adalah untukmu, wahai Abdu. Nasab seorang anak itu
dari perkawinan yang sah, dan bagi pezina itu adalah batu rajam. Hindarilah wahai
Saudah binti Zam`ah dari perkara tersebut!

Links:
[macam-macam dosa dan jalan menuju taubat]
http://www.al-ikhwan.net/index.php/at-tazkiyyah/2006/taubat-bagian-ke-3-macam-
macam-dosa-dan-jalan-menuju-taubat/
[Kafarat Zina Yang Belum Masuk]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/5/cn/6419
[nikah mut'ah, zina beRkedOk ...!]
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=223&Ite
mid=19
[jauhi zina]
http://ajimie.blogspot.com/2006/09/jauhi-zina.html
[nikah kaRena calOn istRi sudah mengandung]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/5/cn/6486
[fatwa MUI tentang abORsi]
http://www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php?id=101
[bOlehkah wanita yang peRnah zina menikah]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/5/cn/5389
[pengkhususan hukuman zina dengan tiga hal]
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=144&Ite
mid=15
[teRlanjuR beRzina]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/11/cn/6860
[peRkawinan setelah melakukan zina]
http://www.pesantrenvirtual.com/tanya/059.shtml
[status anak hasil hubungan di luaR nikah]
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=97&Ite
mid=19
[batas batas zina]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/2/cn/20769
[nasab anak yang dinikahi waktu hamil]
http://www.pesantrenvirtual.com/index.php?option=com_content&task=view&id=974
&Itemid=30
[caRa beRhenti zinah ?]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/5/cn/11389
[status anak zina]
http://www.mail-archive.com/media-dakwah@yahoogroups.com/msg07562.html
[hukum cambuk bagi pezina]

http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/5/cn/11163
[kRiteRia dOsa besaR menuRut al-quR'an dan hadis]
http://www.geocities.com/HotSprings/6774/j-2.html
[status anak hasil zina : dapat waRiskah daRi ibunya?]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/12/cn/7313
[budaya mendekati zina]
http://www.tranungkite.net/v2/modules.php?name=News&file=article&sid=981
[malapetaka akibat zina]
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=80&Ite
mid=15
[halal dan haRam dalam islam]
http://media.isnet.org/islam/Qardhawi/Halal/3034.html

-perbanyakamalmenujusurga-
http://www.al-ikhwan.net/index.php/at-tazkiyyah/2006/taubat-bagian-ke-3-macam-
macam-dosa-dan-jalan-menuju-taubat/
Taubat (bagian ke-3): Macam-Macam Dosa dan Jalan Menuju Taubat
Al-Ikhwan.net | 5 November 2006 | 13 Syawal 1427 H | Hits: 316
Abu Nu'man Mubarok
Macam-Macam Dosa
1. Dosa Besar. Yaitu dosa yang disertai ancaman hukuman di dunia, atau ancaman
hukuman di akhirat. Abu Tholib Al-Makki berkata: Dosa besar itu ada 17 macam.
\u2022
4 macam di hati, yaitu: 1. Syirik. 2. Terus menerus berbuat maksiat. 3. Putus
asa. 4. Merasa aman dari siksa Allah.
\u2022
4 macam pada lisan, yaitu: 1. Kesaksian palsu. 2. Menuduh berbuat zina pada
wanita baik-baik. 3. Sumpah palsu. 4. mengamalkan sihir.
\u2022
3 macam di perut. 1. Minum Khamer. 2. memakan harta anak yatim. 3.
memakan riba.
\u2022
2 macam di kemaluan. 1. zina. 2. Homo seksual.
\u2022
2 macam di tangan. 1. membunuh. 2. mencuri.
\u2022
1 di kaki, yaitu lari dalam peperangan
\u2022

1 di seluruh badan, yaitu durhaka terhadap orang tua.
2. Dosa kecil. Yaitu dosa-dosa yang tidak tersebut diatas.
3. Dosa kecil yang menjadi besar

\u2022

Dilakukan terus menerus. Rasulullah bersabda: tidak ada dosa kecil apabila
dilakukan dengan terus menerus dan tidak ada dosa besar apabila disertai
dengan istighfar. Allah juga berfirman: \u201cDan (juga) orang-orang yang apabila

mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.\u201d (QS. Ali Imran [3]: 135)

\u2022

Menganggap remeh akan dosa. Rasulullah bersabda: \u201cSesungguhnya seorang
mu\u2019min dalam melihat dosanya, bagaikan seorang yang berada di puncak
gunung, yang selalu khawatir tergelincir jatuh. Adapun orang fasik dalam
melihat dosanya, bagaikan seseorang yang dihinggapi lalat dihidungnya, maka
dia usir begitu saja.\u201d (HR. Bukhori Muslim)

\u2022

Bergembira dengan dosanya. Allah berfirman: \u201cDan apabila dikatakan
kepadanya: \u201cBertakwalah kepada Allah\u201d, bangkitlah kesombongannya yang
menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam.
Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.\u201d (QS.
Al Baqarah [2]: 206)

\u2022

Merasa aman dari makar Allah. Allah berfirman: \u201cApakah tiada kamu perhatikan
orang-orang yang telah dilarang mengadakan pembicaraan rahasia, kemudian
mereka kembali (mengerjakan) larangan itu dan mereka mengadakan
pembicaraan rahasia untuk berbuat dosa, permusuhan dan durhaka kepada
Rasul. Dan apabila mereka datang kepadamu, mereka mengucapkan salam
kepadamu dengan memberi salam yang bukan sebagai yang ditentukan Allah
untukmu. Dan mereka mengatakan pada diri mereka sendiri: \u201cMengapa Allah
tiada menyiksa kita disebabkan apa yang kita katakan itu?\u201d Cukuplah bagi
mereka neraka Jahannam yang akan mereka masuki. Dan neraka itu adalah
seburuk-buruk tempat kembali.\u201d (QS. Al Mujadilah [58]: 7)

\u2022

Terang-terangan dalam berbuat maksiat. Rasulullah bersabda: \u201cSemua
ummatku akan diampunkan dosanya kecuali orang yang mujaharah (terang-
terangan dalam berbuat dosa) dan yang termasuk mujaharah adalah: Seorang
yang melakukan perbuatan dosa di malam hari, kemudian hingga pagi hari Allah
telah menutupi dosa tersebut, kemudian dia berkata: wahai fulan semalam
saya berbuat ini dan berbuat itu. Padahal Allah telah menutupi dosa tersebut
semalaman, tapi di pagi hari dia buka tutup Allah tersebut.\u201d (HR. Bukhori
Muslim)

\u2022

Yang melakukan perbuatan dosa itu adalah seorang yang menjadi teladan.
Rasulullah bersabda: \u201cBarangsiapa yang memberi contoh di dalam Islam dengan
contoh yang jelek, dia akan mendapat dosanya dan dosa orang yang
mengikutinya setelah dia tanpa dikurangi dosa tersebut sedikitpun.\u201d (HR.
Muslim)

Jalan Menuju Taubat

1. Mengetahui hakikat taubat. Hakikat taubat adalah: Menyesal, meninggalkan
kemaksiatan tersebut dan berazam untuk tidak mengulanginya lagi. Sahal bin Abdillah
berkata: \u201cTanda-tanda orang yang bertaubat adalah: Dosanya telah menyibukkan dia
dari makan dan minum-nya. Seperti kisah tiga sahabat yang tertinggal perang\u201d.

2. Merasakan akibat dosa yang dilakukan. Ulama salaf berkata: \u201cSungguh ketika saya maksiat pada Allah, saya bisa melihat akibat dari maksiat saya itu pada kuda dan istri saya.\u201d

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Rizki Nurchamami liked this
Rif'at Habiby liked this
Nera Il Kobah liked this
Almuhdil Karim liked this
Eko Wiyanto liked this
khairunnisa liked this
Indra Gunawan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->