Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
HOTD MendiRikan Masjid

HOTD MendiRikan Masjid

Ratings: (0)|Views: 1,173 |Likes:
Published by api-3725701
Hadist riwayat Usman bin Affan ra.:
\
Bahwa beliau meluruskan persoalan yang dibicarakan antara para sahabat ketika mesjid Nabawi telah dibangun: Kalian berlebih-lebihan, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang membangun sebuah mesjid karena Allah Taala...
Hadist riwayat Usman bin Affan ra.:
\
Bahwa beliau meluruskan persoalan yang dibicarakan antara para sahabat ketika mesjid Nabawi telah dibangun: Kalian berlebih-lebihan, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang membangun sebuah mesjid karena Allah Taala...

More info:

Published by: api-3725701 on Oct 15, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

[HOTD] mendiRikan masjid
Desember 21st, 2006

Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah
dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada
siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk
golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.

(QS. At-Taubah, 9 : 18)
Hadist riwayat Usman bin Affan ra.:

Bahwa beliau meluruskan persoalan yang dibicarakan antara para sahabat ketika mesjid Nabawi
telah dibangun: Kalian berlebih-lebihan, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw.
bersabda: Barang siapa yang membangun sebuah mesjid karena Allah Taala. (Bukair berkata:
Aku kira) beliau bersabda: Karena mengharap keridaan Allah, maka Allah akan membangun
untuknya sebuah rumah di surga.

Links:

[memakmuRkan masjid dan mendatangi masjid [untuk beRibadah]]
http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=829&bagian=0
[membina istana di syuRga]
http://www.darulkautsar.com/hadispilihan/0006.htm
[kedudukan masjid dalam islam]
http://www.al-azim.com/masjid/kedudukanmasjid.html
[menata kembali manajemen masjid indonesia]
http://www.republika.co.id/suplemen/cetak_detail.asp?mid=5&id=144431&kat_id=105&kat_id
1=147&kat_id2=291
[memakmuRkan masjid]
http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/1104/05/0108.htm
[menyuap malaikat, membeli suRga!]
http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=3016&Itemid=63
[mempeRindah masjid dan beRmegah-megahan dengannya]
http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=795&bagian=0
[pelajaRan dan faedah kisah ashabul ukhdud]
http://www.mediamuslim.info/index.php?option=com_content&task=view&id=238&Itemid=15
[zakat pROfesi/mal untuk bangun masjid]
http://syariahonline.com/new_index.php/id/8/cn/3887
[membelanjakan atau menyaluRkan zakat untuk pembangunan masjid ?]
http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1620&bagian=0
[manajemen masjid]
http://www.muslimsources.com/id/NEWS/detail.php?cat=3&iid=130
[60 pintu pahala dan pelebuR dOsa]
http://www.galeribisnis.com/artikel/iman/pahala_dosa.php
[masjid]
http://mujtabahamdi.blogspot.com/2006/10/masjid.html
[bid\u2019ah dan syiRik]
http://www.darulkautsar.com/fatwaqardawi/bidaahqardawi.htm

-perbanyakamalmenujusurga-
http://almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=829&bagian=0
Memakmurkan Dan Mendatangi Masjid [Untuk Beribadah]
Kamis, 17 Juni 2004 11:18:32 WIB
Kategori : Shalat
MEMAKMURKAN MASJID DAN MENDATANGI MASJID [UNTUK BERIBADAH]
Oleh
Dr Shalih bin Ghanim bin Abdillah As-Sadlani.

Masjid merupakan Baitullah, di dalamnya Ia disembah dan senantiasa disebut nama-Nya. Masjid merupakan menara petunjuk dan bendera Islam. Allah memuliakan serta mengagungkan orang yang mengikatkan dirinya dengan masjid.

Allah berfirman.
"Artinya : Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu
menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah" [Al-Jin : 18]

Masjid-masjid itu dibangun agar manusia mengerjakan shalat dan berdzikir kepada Allah,
membaca Al-Qur'an dan taqarrub kepada-Nya, merendah di hadapan-Nya dan mengharapkan
pahala di sisi-Nya.

Sesungguhnya memakmurkan masjid adalah bagian terbesar untuk taqarub kepada Allah
Subhanahu wa Ta'ala. Di antara bagian dari memakmurkan masjid adalah membangun,
membersihkan, membentangkan permadani, meneranginya dan masih banyak lagi bagian-
bagian dari pemerliharaan masjid. Adapula memakmurkan masjid dengan i'tikaf di dalamnya,
shalat dan senantiasa mendatanginya dengan berjama'ah, mengajarkan ilmu-ilmu yang
bermanfaat, membaca Al-Qur'an, belajar dan mengajarkannya. As-Sunnah telah menjelaskan
keutamaan dan balasan yang besar dalam memakmurkan, membangun dan memelihara masjid.

Diriwayatkan dalam shahih Muslim, Utsman Radhiyallahu 'anhu telah mendengar Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Barangsiapa telah membangun masjid karena Allah Subhanahu wa Ta'ala (Bukair
berkata : Saya menyangka beliau berkata dengan mengharap wajah Allah), maka Allah akan
membangunkannya rumah di Jannah" [Shahih Muslim 1/378 no. 533 urutan 24 kitab al-Masajid
bab 4]

Maksudnya karena ikhlas dengan mengharap wajah Allah Subhanahu wa Ta'ala semata serta mengharap keridhaan-Nya, tidak riya, sum'ah dan tidak pula karena mencari pujian manusia serta bukan karena satu tujuan atau tujuan-tujuan yang lain.

Seperti telah dijelaskan tentang keutamaan memakmurkan masjid, dijelaskan pula tentang
keutamaan menyiapkan masjid untuk shalat dan pujian bagi orang yang melaksanakannya.
Dalam shahih Muslim, Abu Hurairah berkata : Sesungguhnya ada seorang wanita berkulit hitam
yang berkhidmat pada masjid (dalam riwayat lain ; seorang pemuda). Suatu ketika Rasulullah
Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melihatnya, maka beliau bertanya tentang dia, para
shahabat menjawab, Ia telah meninggal. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Apakah tidak ada kemampuan bagimu untuk memberitahukan kepadaku (tentang kematiannya,
ada yang menjawab, sepertinya mereka menganggap kecil masalah itu. Rasulullah Shallallahu
'alaihi wa sallam bersabda :
"Tunjukkan padaku kuburannya, maka ditunjukkanlah beliau pada kuburan tersebut, beliau
mendo'akannya kemudian bersabda:"Artinya : Sesungguhnya ahli kubur ini dipenuhi kegelapan
dan Allah meneranginya dengan shalatku terhadap mereka" [Shahih Muslim 2/658 no 956 urutan
71 Kitab al-Janaiz bab ash-shalat 'ala al-Kubur]

Telah ada beberapa nash sharih lagi shahih yang menjelaskan keutamaan mendatangi masjid untuk menunaikan shalat, dzikir dan qira'ah Qur'an. Orang yang menziarahi masjid itu berada dalam penjagaan Allah dan mendapatkan rahmat-Nya selagi ia duduk didalamnya, menjaga adab-adabnya dan selalu menghubungkan hatinya dengan Allah.

Sesungguhnya shalat seseorang di dalam masjid dilebihkan dari shalat yang dilakukan di rumah
atau di pasar dengan 25 derajat atau 27 derajat. Beberapa nash telah menjelaskan bahwa
orang yang mendatangi masjid dalam gelap, maka Allah akan meneranginya dengan sempurna
pada hari kiamat, seperti orang yang pergi ke masjid di pagi hari atau di malam hari, Allah akan
menyediakan baginya rumah di jannah. Ini merupakan fadhilah yang besar, takkan ada orang
yang melampui batas atau meremehkannya kecuali orang yang lalai atau pemalas, maka haram
baginya mendapatkan kebaikan saudaranya semuslim.

Lihat beberapa hadits yang telah menjelaskan apa yang telah saya katakana ini, supaya
menjadi ilmu, bashirah dan petunjuk, dengan itu pula supaya kalian melaksanakan rukun ini
sebagai ilham dari syi'ar-syi'ar Islam di masjid bersama jama'ah lain untuk mendapatkan ridha
dan balasan dari Allah di dunia dan di akhirat.

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Shalat seseorang (di masjid dengan berjama'ah) itu dilebihkan dengan 25 derajat dari
shalat yang dikerjakan di rumah dan di pasar, sesungguhnya salah seorang di antara kalian jika
berwudlu kemudian menyempurnakannya lalu mendatangi masjid, tak ada keinginan yang lain
kecuali untuk shalat, maka tidaklah ia melangkah dengan satu langkah pun kecuali Allah
mengangkatnya satu derajat, dan terhapus darinya satu kesalahan hingga ia masuk masjid ..."
[Muttafaqun 'alaih, Lu'lu wal Marjan, yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim 1/131 no. 387]

Orang yang menziarahi masjid berada dalam perlindungan dan rahmat dari Allah selagi tetap
dalam duduk dan menjaga adab-adabnya dengan menghadapkan hati kepada Allah semata.
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Artinya : Maukah aku tunjukkan kepadamu sesuatu yang menyebabkan Allah
menghapuskan kesalahan-kesalahan dan mengangkat derajat ..? para shahabat menjawab ; Ya
wahai Rasulullah, beliau bersabda, "Menyempurnakan wudlu meski dalam keadaan susah dan
banyak-banyak mendatangi masjid, menunggu shalat setelah shalat.... itulah ribat, itulah ribat,
itulah ribat" [Shahih Muslim 1/219 no 251 urutan 41 bab 14 kitab At-Thaharah]

Allah berfirman.

"Artinya : Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk
dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki
yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah, dan
(dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari
yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Mereka mengerjakan yang demikian
itu) supaya Allah memberi balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa
yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nur Kholiq liked this
Bilqis Rochmi liked this
ainul29 liked this
alex abad liked this
adol4r liked this
abah17 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->