Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hidup Mulia Atau Mati Syahid - HOTD

Hidup Mulia Atau Mati Syahid - HOTD

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 1,938 |Likes:
Published by api-3725701
"Dari Abu Hurairah, ia berkata: Nabi saw. bersabda: "Orang-orang yang dianggap mati syahid yaitu orang-orang yang mati karena tenggelam, wabah, penyakit perut, atau terpendam hidup-hidup karena kejatuhan bangunan". Kemudian beliau bersabda: "Seandainya manusia mengetahui...
"Dari Abu Hurairah, ia berkata: Nabi saw. bersabda: "Orang-orang yang dianggap mati syahid yaitu orang-orang yang mati karena tenggelam, wabah, penyakit perut, atau terpendam hidup-hidup karena kejatuhan bangunan". Kemudian beliau bersabda: "Seandainya manusia mengetahui...

More info:

Published by: api-3725701 on Oct 15, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Hadith of the Day
[HOTD] hidup mulia atau mati syahid
Maret 21st, 2007
Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu
mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.
(QS. Ali \u2018Imran, 3:169)
Dari Abu Hurairah, ia berkata:

Nabi saw. bersabda: \u201cOrang-orang yang dianggap mati syahid yaitu orang-orang
yang mati karena tenggelam, wabah, penyakit perut, atau terpendam hidup-
hidup karena kejatuhan bangunan\u201d. Kemudian beliau bersabda: \u201cSeandainya
manusia mengetahui pahala Isya dan Subuh niscaya mereka mendatanginya
meskipun merangkak. Dan seandainya manusia mengetahui pahala shaf
pertama kemudian ia tidak mendapatkannya kecuali dengan niscaya mereka
berundi.\u201d

Links:
[memenuhi panggilan syuRga]
http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=169174&kat_id=232&kat_id1=
&kat_id2=
[jihad-jihad yang faRdhu ain]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1022&bagian=0
[jihad apaan sih?]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/7/cn/1511
[peRjuangan : hidup mulia atau mati syahid]
http://www.raudhah.com/modules.php?op=modload&name=News&file=article
&sid=605&mode=thread&order=0&thold=0
[tanda-tanda husnul khatimah]
http://jilbab.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=556&Itemid=
29
[ciRi-ciRi syahid]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/7/cn/3132
[apa hukum peRkataan fulan syahid ?]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1021&bagian=0
[hukum membeRi gelaR asy-syahid kepada seseORang]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/1/cn/2079
[pandangan islam ttg bOm syahid di palestina]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/7/cn/3913
[bOm syahid atau bOm bunuh diRi 1/2]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1678&bagian=0
[bagaimana hukumnya bunuh diRi\u2026.]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/7/cn/3926
[bOm syahid atau bOm bunuh diRi 2/2]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1679&bagian=0
[tentang jihad, bOm syahid dan bOm maRRiOtt]
http://orido.wordpress.com
1
Hadith of the Day
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/7/cn/2349
[apakah adanya imam meRupakan syaRat jihad]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1680&bagian=0
[peRbedaan syahid dunia dengan syahid dunia akhiRat]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/2/cn/21379
[hukum tentang aksi-aksi bOm bunuh diRi]
http://www.almanhaj.or.id/index.php?action=more&article_id=1702&bagian=0
[memandikan ORang yang mati syahid]
http://www.syariahonline.com/new_index.php/id/2/cn/3719
[iRaq: menOlak caci Rasulullah, seORang pemuda tewas ditembak pRajurit
maRiniR as!!??]
http://alsofwah.or.id/index.php?pilih=lihatakhbar&id=578
-perbanyakamalmenujusurga-
intisaRi:
\ue000
Mati syahid merupakan cita-cita tertinggi umat Islam. Salah satu jalan menuju
mati syahid adalah berjuang di jalan Allah.
\ue000

Menurut istilah, syahid artinya berperang atau berjuang di jalan Allah membela kebenaran atau mempertahankan hak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan untuk menegakkan agama Allah.

\ue000

Siapa yang berjuang membela harta miliknya, jiwanya, keluarganya, agamanya,
dan meninggal dalam perjuangannya itu, maka ia meninggal fi sabilillah atau
mati syahid

\ue000

"Isy kariman au mut syahidan", hiduplah mulia atau mati syahid!. Kemuliaan
hidup dan mati syahid hanya dapat digapai dengan satu jalan: berjuang di jalan
Allah. (Sayid Qutb, Pejuang Islam dari Mesir)

\ue000
Al-Quran dan Sunnah sangat banyak dan sering sekali menggunakan kata jihad
dalam makna pertempuran.
\ue000

6 keistimewaan yang mati syahid yaitu: diampuni dosanya sejak mulai pertama
darahnya mengucur, melihat tempatnya didalam surga, dilindungi dari adzab
kubur, dan terjamin keamanannya dari malapetaka besar, merasakan kemanisan
iman, dikawinkan dengan bidadari, dan diperkenankan memeberikan syafa'at
bagi 70 orang kerabatnya

\ue000

Barangsiapa yang mati di jalan Alloh, mati karena penyakit tho'un, mati disebabkan penyakit di perut, orang yang tenggelam, mempertahankan hartanya maka dia syahid.

\ue000

Menentukan syahid bagi seseorang, dengan menta'yin bahwa dia syahid, tidak boleh kecuali yang disaksikan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam atau umat sepakat atas kesyahidannya.

http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=169174&kat_id=232&kat_id1=&kat_id
2=
Senin, 09 Agustus 2004
http://orido.wordpress.com
2
Hadith of the Day
Memenuhi Panggilan Syurga

Mati syahid merupakan cita-cita tertinggi umat Islam. Salah satu jalan menuju mati
syahid adalah berjuang di jalan Allah. Seorang sahabat Rasulullah SAW, Khaisamah,
suatu malam bermimpi melihat putranya bermain dan bersuka-ria di sebuah taman
indah di dalam syurga. Anak kesayangannya yang gugur di medan Perang Badar itu pun
melihat sang ayah seraya berkata, "Ayah! Ananda di sini sekarang. Rupanya janji Allah
telah terlaksana dengan benar pada diri ananda. Mari Ayah, marilah ikuti ananda!".
Saat bangun, Khaisamah tersentak. Hatinya gelisah. Kemudian ia datang menghadap
Rasulullah SAW.

Umat Islam saat itu tengah bersiap menghadapi serangan kaum kafir Quraisy di Bukit
Uhud. Khaisamah memohon agar ia dimasukkan ke dalam daftar pasukan Islam untuk
pergi berperang ke Bukit Uhud. "Ya Rasulullah! Aku telah tua, tulangku telah mulai
rapuh, dan aku ingin sekali menjumpai Tuhanku," katanya memberi argumentasi.
"Bawalah aku serta, ya Rasulullah, dan doakan agar aku pun mendapat syuhada
sebagaimana anakku dan hidup bersamanya di syurga". Dengan rasa terharu, Rasulullah
SAW mengangkatkan tangannya, mendoakan Khaisamah agar permohonannya yang
tulus dan ikhlas itu terkabul.

Maka, berperanglah Khaisamah yang telah tua renta itu dengan gagah berani hingga ia
mencapai apa yang diinginkannya: mendapat syuhada atau mati syahid. Mati syahid
merupakan cita-cita tertinggi umat Islam. Dalam cita-cita itu, terkandung tekad kuat
untuk berjuang di jalan Allah, membela agama dan umat Islam, karena salah satu jalan
menuju mati syahid adalah berjuang di jalan Allah. Secara harfiyah, syahid (jamak:
syuhada) artinya hadir, datang, atau kesaksian. Hadir di tengah perjuanganfi

sabilillah, datang memenuhi panggilan jihad dan dakwah, dan Allah dan para
malaikatnya menyaksikan perjuangan dan kematian seorang pejuang yang dijamin
masuk syurga tanpa hisab.

Menurut istilah, syahid artinya berperang atau berjuang di jalan Allah membela
kebenaran atau mempertahankan hak dengan penuh kesabaran dan keikhlasan untuk
menegakkan agama Allah. Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang berjuang (dan mati)
karena (mempertahankan) hartanya, darahnya, agamanya, dan keluarganya, maka ia
mati syahid" (HR. Bukhari-Muslim). Hadis tersebut menjelaskan, siapa yang berjuang
membela harta miliknya, jiwanya, keluarganya, agamanya, dan meninggal dalam
perjuangannya itu, maka ia meninggal fi sabilillah atau mati syahid (QS. An-Nabaa':
3/I/1992:33). Allah SWT berfirman, Perangilah di jalan Allah orang-orang yang
memerangi kamu, (tetapi) janganlah melampaui batas karena Allah sesungguhnya tidak
menyukai orang-orang yang melampuai batas (QS. 2: 190).

Sebaliknya, orang yang berjuang bukan karena Allah, tidak membela yang benar, dan
tidak ikhlas, tapi karena popularitas, pujian, dan kedudukan, maka tidak tergolong
syahid. Seorang sahabat pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, "Seseorang yang
berperang karena harta rampasan, ingin disebut-sebut (sebagai pahlawan), dan karena
ingin melihat kedudukannya, maka siapa (di antara mereka) yang fi sabilillah?"
Rasulullah SAW menjawab, "Siapa yang berjuang agar kalimat Allah menjadi tinggi,
maka dia berjuang di jalan Allah" (HR. Bukhari). Bahkan dalam dakwah sekalipun, jika

http://orido.wordpress.com
3

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Amalina Asad liked this
Mulya Hudori liked this
Wahyudha Makhuta liked this
Achmad Junaidi liked this
zaidifarhannah liked this
adiretsu7491 liked this
Subhan F Uck liked this
Fathur Chrome liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->