Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
25Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Kebebasan Dan Tanggung Jawab

Makalah Kebebasan Dan Tanggung Jawab

Ratings: (0)|Views: 3,486 |Likes:
Published by Eka Riyana

More info:

Published by: Eka Riyana on Sep 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
 1.1.
 
Latar Belakang
.Kebebasan merupakan problem yang terus-menerus digeluti dan diperjuangkan olehmanusia. Keinginan manusia untuk bebas merupakan keinginan yang sangat mendasar.
1
 Oleh karena itu tidak mengherankan kalau dalam sejarah perkembangan pemikiran munculberbagai pendapat yang berusaha menjawab problem tersebut. Meskipun demikian tetapharus diakui bahwa persoalan kebebasan manusia merupakan suatu persoalan yang masihtetap terbuka sampai dewasa ini. Hal tersebut ada, karena titik tolak yang digunakan untuk menjawab persoalan itu bukan hanya sering kali berbeda, namun juga sering kalibertentangan.
2
Salah satu sebab munculnya kontroversial dalam hal penjelasan danpemberian jawaban itu adalah perbedaan latar belakang dan pengalaman hidup para pemikir.J.P Sartre yang lahir dan dibesarkan serta bergumul dalam lingkungan industri jelasmemiliki pola pemikiran yang berbeda dengan Albert Camus yang hidup dalam masarevolusi Aljazair yang berusaha menuntut kebebasan dari Perancis. Pengalaman Camusberhadapan langsung dengan teror-teror dan kemiskinan membuahkan pola pemecahan yangberbeda dengan pemikiran Sartre yang lebih bersifat teoretis dan abstrak. Dalam konteks inidapat diambil contoh pemikiran Louis Leahy tentang kebebasan manusia. Louis Leahy
 berpendapat bahwa
kebebasan merupakan salah satu karakter dasar manusia. Manusiaadalah makhluk yang secara esensial berkehendak. Dalam perbuatan berkehendaknyakelakuan manusia hadir dalam dirinya dan menguasainya. Karena itu pada dasarnyamanusia tidak dapat tidak berkehendak 
”.
3
 Begitu esensial dan konkrit unsur kebebasan bagi eksistensi atau adanya manusia didunia, sehingga kebebasan dalam peziarahan hidup manusia menjadi suatu yang secaraterus-menerus diperjuangkan. Di antara masalah yang menjadi bahan perdebatan sengit darisejak dahulu hingga sekarang adalah masalah kebebasan atau kemerdekaan menyalurkankehendak dan kemauan. Dalam ini kebebasan tekait erat dengan aspek moralitas, banyak kalangan berpendapat bahwa manusia memiliki kebebasan yang akan dilakukannya sendiri,
1
Bdk. DR. Nico Syukur Dister OFM, Filsafat Kebebasan, Kanisius, Yogyakarta,1993, hal 5
2
Nusa Putra, Pemikiran Soedjatmoko Tentang Kebebasan, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 1994,hal xviii
3
Louis Leahy, Manusia Sebuah Misteri: Sintesa Filosofis Tentang Makhluk Paradoksal, hal 1.
 
sementara golongan yang lain menyatakan bahwa manusia tidak memiliki kebebasannyasecara proporsianal. Saat ini, banyak suara-suara miring yang diperdengarkan oleh para ahlidan masyarakat pada umumnya tentang persoalan moralitas anak bangsa yang diduga telahberjalan dan mengalir ke luar dari garis-garis humanitas yang sejati. Banyak kalangan yangmengkhawatirkan akan dan atau bahkan mungkin telah adanya dekadensi moralberkepanjangan yang tentu akan meniscayakan penurunan harkat dan martabat kemanusiaan.Kondisi kemanusiaan semacam ini dipertegas lagi dengan derasnya arus informasi dankomunikasi di era globalisasi saat ini yang mana setiap saat orang berhadapan denganberbagai macam pandangan, ideologi dan gaya hidup yang sedemikian rupa yang dapat sajamenggoncangkan kestabilan moralitas yang telah terbangun rapi selama ini. Bahkan kondisiini tidak jarang pula akan menerpa sendi-sendi kehidupan keberagamaan sebagai bangunandasar moralitas itu sendiri.Kondisi kehidupan manusia yang semakin plural seiring dengan konsekuensi logisarus komunikasi dan globalisasi yang mengubah cara pandang dan gaya hidup yang tentuberdampak pada akulturasi budaya, dapat pula terimplikasi dalam menentukan dan memilihnilai-nilai moral. Berbagai kebebasan dan kesempatan yang modernitas saat ini berikanmenempatkan suatu rangkaian pilihan yang membingungkan dihadapan banyak masyarakat.Mobilitas modern telah mengoyak nilai-nilai moral yang telah ditanamkan dalammasyarakat. Aroma kebebasan pribadi merebak dan merasuk di udara. Mobilitas dan nilai-nilai modern yang dikomunikasikan melalui media massa memberikan tantangan-tantanganyang tidak terduga terhadap komunitas di mana-mana. Komunitas-komunitas ini harusberusaha memelihara pemahaman akan tanggung jawab pribadi ketika berhadapan dengankebebasan yang luar biasa dan nilai-nilai moral yang berbeda. Sehingga salah satutantangan yang penting dalam menghadapi global saat ini adalah
bagaimana menanamkantanggung jawab dalam diri individu di tengah-tengah kebebasan-kebebasan yang luar biasa yang diberikan modernitas
.1.2.
 
Dasar Berpikir
.Kebebasan memang seperti bola panas yang digelindingkan. Barang siapa yang tidak siap menerimanya akan merasakan panas, mungkin bisa melukai, dan membahayakan.Butuh tangan dingin yang mampu mengolah bola panas, sehingga bisa menimbulkan decak kagum banyak orang. Disatu sisi kebebasan dapat menimbulkan decak kagum. Tetapi disisi
 
lain kebebasan juga bisa menimbulkan cemooh dan hinaan jika tidak bisa menanganinya.Kemampuan menangani kebebasan membutuhkan kesadaran atas sikap dan perilakutanggung jawab. Seseorang perlu sikap dan perilaku tanggung jawab seketika dirinyamenerima hak istimewa berupa kebebasan, karena
tidak ada kebebasan tanpa ada sikaptanggung jawab.
 

Activity (25)

You've already reviewed this. Edit your review.
Ari Sugianto liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Thika Octaviani liked this
Andriasta Budi liked this
farichialaudin liked this
Doni Budiono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->