Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah_Menjadi Manusia Yang Baik

Makalah_Menjadi Manusia Yang Baik

Ratings: (0)|Views: 636|Likes:

More info:

Published by: Indayana Febriani Indri on Sep 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/30/2011

pdf

text

original

 
38
BAB IPENDAHULUAN
Sepanjang sejarah peradaban, kajian tentang manusia menduduki rankingtertinggi dari sekian kajian yang ada. Selain objeknya unik, kajian itu dapatmenghasilkan berbagai persepsi dan konsepsi yang berbeda. Fenomena seperti itudapat dipahami, sebab keberadaan manusia di dunia bukan sekeda
ada danberada
, tetapi lebih penting lagi dapat
mengada
. Manusia berperan sebagai obyek dan subyek sejarah, bahkan mampu mengubahnya. Kehidupannya dinamis dansecara kualitatif berevolusi untuk mencapai kesempurnaan.Didunia ini, benda-benda materiil dibagi dalam empat kelompok, yaitu: padat (jamad), tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia. Secara materiilkeempat-empatnya dikuasai oleh hal-hal yang bersifat materi dan hukum-hukummateri. Namun masing-masing memiliki perbedaan yang bukan kemateriilannya,tetapi karena hal-hal yang bersifat immaterial.Selain benda jamad semua benda mempunyai jiwa. Tumbuh-tumbuhandapat dilihat gejala jiwanya dari segi pertumbuhannya. Pada hewan/binatang,selain dari pertumbuhannya juga dilihat dari aktivitas gerak yang aktif dalammemenuhi kebutuhannya. Namun aktivitas tersebut sifatnya hanya instintif danmonoton.Sementara manusia selain memiliki semua hal yang dimiliki oleh benda- benda tersebut diatas, mereka masih dilengkapi dengan akal yang tidak dimilikioleh makhluk lain. Dengan demikian manusia terdiri dari jasmani (materil), jiwa(rohani). Jasmani adalah unsur yang dapat dilihat dan disentuh oleh panca Indera,sedangkan rohani merupakan unsur yang tidak dilihat dan disentuh panca indera.Jasmani adalah bagian manusia yang melakukan gerakan fisik seperti : bernafas,makan, minum, berjalan dll. Sedangkan rohani melakukan aktifitas berfikir, yangmendorong manusia membedakan yang baik dan yang buruk. Dalamkenyataannya terjadi perbedaan dalam taraf kehidupannya. Hal ini disebabkan ada perbedaan dalam kekuatan fisik, kecerdasan, akal, pendidikan, dan juga usahanya. Namun demikian perbedaan yang ada menjadikan mereka itu saling membantu,
 
38tolong menolong dalam hal kebaikan. Itu sebabnya manusia disebut denganmakhluk sempurna.Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai homo sapiens (bahasalatin untuk manusia). Sebuah spesies primata dari golongan mamalia yangdilengkapi otak berkemampuan tinggi.Manusia sejak semula ada dalam kebersamaan. Senantiasa berhubungandengan manusia-manusia yang lain dalam wadah keluarga, persahabatan,lingkungan kerja dan bentuk-bentuk relasi sosial lainnya. Dan sebagai partisipankebersamaan manusia juga mendapat pengaruh dari lingkungannya jugasebaliknya dapat mempengaruhi dan memberi corak kepada lingkungansekitarnya.Dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia tidak mungkindapat melepaskan hubungannya dengan sesama manusia. Sebagai contoh manusiadalam memenuhi kebutuhan sandang dan pangan, kita memerlukan orang lainyang menyiapkan makanan dan pakaian itu untuk kita dengan cara menuka(barter) membeli dan sebagainya. Mungkin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan, kita memerlukan orang yang lebih ahli untuk mengajar kita, karenatidak mungkin suatu keahlian datang dengan sendirinya tanpa kita belajar dariorang lain. Manusia sebagai makhluk Zone Politicon tidak dapat hidup sendiritanpa bantuan orang lain hubungan ini akan selalu saling terkait tidak mungkindapat dipisahkan dari berbagai kebutuhan hidup manusia.Jadi kita semua pasti memerlukan bantuan orang lain. Dan hajat kita akan bantuan orang lain, bergaul dengan orang lain. Dengan kata lain, kita semua iniharus hidup bermasyarakat. Oleh sebab itulah maka manusia dikatakan sebagaimakhluk sosial yang idealnya harus selalu berbuat baik.Atas dasar uraian di atas, maka di dalam makalah ini akan dibahas tentang“Menjadi Manusia yang Baik” dalam ruang lingkup etika.
 
38
BAB IIPEMBAHASAN
Tujuan manusia diterangkan oleh Poespoprodjo (1986), dalam bukunyaFilsafat Moral bahwa tujuan manusia adalah melakukan perbuatan baik. Hal inisejalan dengan pernyataan Aristoteles bahwa semua aktivitas manusia menujulebih baik sedangkan yang “baik” dirumuskan sebagai sesuatu menjadi arahsemua hal, sesuatu yang dikejar dan sesuatu yang dituju. Definisi tujuan adalahsesuatu yang untuknya dilakukan suatu pekerjaan.Manusia akan merasa hampa bila keinginan, harapan, hasrat dan seleratidak terpenuhi dan terpuaskan. Objek tersebut yang menjadi tujuan. Setiap tujuanadalah baik, tetapi manusia tidak boleh hanya mengejar tujuan semu, melainkanharus tujuan yang tertinggi, yakni sesuatu memberi arti bagi kehidupan manusia.Seseorang yang telah mencapai/terpenuhi keinginannya dengan sesuatu yang baik disebut kebahagiaan. Kebahagiaan yang sempurna dapat dicapai, yang menurutPoespoprodjo (1986), dengan jalan mengambil postulat dalam filsafat moral

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->