Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permen No. 28 Thn 2009

Permen No. 28 Thn 2009

Ratings: (0)|Views: 247 |Likes:
Published by royhmzh
Tentang Peraturan Perusahaan dalam pengurusan Ijin IUJP dan SKT
Tentang Peraturan Perusahaan dalam pengurusan Ijin IUJP dan SKT

More info:

Published by: royhmzh on Oct 01, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

 
Direktori Perusahaan Jasa Pertambangan MineraldanBatubara
253
MENTERI ENERGl DAN SUMBER DAYA MINERALREPUBLIK INDONESIA
PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERALNOMOR:28 TAHUN 2009TENTANGPENYELENGGARAANUSAHAJASA PERTAMBANGANMINERAL DAN BATUBARADENGAN RAHMAT TUHANYANG MAHA ESAMENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL,Menimbang:bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 127 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral danBatubara,perlu menetapkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral tentang Penyelenggaraan Usaha JasaPertambanganMineral dan Batubara;Mengingat:1.Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang LaranganPraktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat(Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 1999 Nomor 33,Tambahan Lembaran NegaraRepublik lndonesia Nomo3817);2.Undang-Undang Nomor 13Tahun 2000 tentangKetenagakerjaan (Lembaran Negara Republik lndonesiaTahun 2000 Nomor 39, Tambahan Lembaran NegaraRepublik lndonesia Nomor 4279);3.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik lndonesiaTahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran NegaraRepublik lndonesia Nomor4437);4.Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang PenanamanModal (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 2007Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara Republik lndonesiaNomor 4724);
 
254
Direktori Perusahaan Jasa Pertambangan MineraldanBatubara
5.Undang-Undang Nomar 40 Tahun 2007tentang PerseroanTerbatas (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun2007 Nomor 106, Tambahan Lembaran Negara Republiklndonesia Nomor 4756);6.Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UsahaMikro, Kecil, dan Menengah (Lembaran Negara Republiklndonesia Tahun 2008 Nomor 93, Tambahan LembaranNegara Republik lndonesia Nomor4866);7.Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentangPertambangan Mineral dan Batubara (Lembaran NegaraRepublik lndonesia Tahun 2009 Nomor 4, TambahanLembaran Negara Republik lndonesia Nomor 4959);8.Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentangPembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah,Pemerintahan Daerah Provinsi, Pemerintahan DaerahKabupatenIKota (Lembaran Negara Republik lndonesiaTahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran NegaraRepublik lndonesia Nomor 4737);9.KeputusanPresiden Nomor 187lM Tahun 2004 tanggal 20Oktober 2004 sebagaimana telah beberapa kali diubahterakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 77/P Tahun 2007tanggal 28 Agustus 2007;10.Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 0030 Tahun 2005 tanggal 20 Juli 2005 tentang Organisasidan Tata Kerja Departemen Energ]dan Sumber Daya Mineral;MEMUTUSKAN :Menetapkan:PERATURAN MENTERI ENERGI DAN SUMBER DAYAMINERAL TENTANG PENYELENGGARAAN USAHA JASAPERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA.
 
Direktori Perusahaan Jasa Pertambangan MineraldanBatubara
255
BAB lKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan :1.Jasa Pertambangan adalah jasa penunjang yang berkaitandengan kegiatan usaha pertambangan.2.Usaha JasaPertambangan adalah usahajasa yangkegiatannya berkaitan dengantahapan dan/atau bagiankegiatan usaha pertambangan.3.Usaha Jasa Pertambangan NonInti adalah usaha jasaselain usaha jasa pertambangan yang memberikanpelayanan jasa dalam mendukung kegiatan usahapertambangan.4.Usaha Pertambangan adalahkegiatan dalamrangkapengusahaan mineral atau batubara yang meliputi tahapankegiatan penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan,konstruksi, penambangan, pengolahandan pemurnian,pengangkutan dan penjualan serta pascatambang.5.Penyelidikan Umum adalah tahapan kegiatan pertambanganuntuk mengetahui kondisi geologi regional dan indikasi adanyamineralisasi.6.Eksplorasi adalah tahapan kegiatan usaha pertambanganuntuk memperoleh informasi secara terperinci dan teliti tentanglokasi, bentuk, dimensi, sebaran, kualitas dan sumber dayaterukur dari bahan galian, serta informasi mengenailingkungan sosial dan lingkungan hidup.7.Studi Kelayakan adalah tahapan kegiatan usahapertambangan untuk memperoleh informasi secara rinciseluruh aspek yang berkaitan untuk menentukankelayakan ekonomis dan teknis usaha pertambangan,termasuk analisis mengenai dampaklingkungansertaperencanaan pascatambang.8.Konstruksi Pertambangan adalah kegiatan usahapertambangan untuk melakukan pembangunan seluruhfasilitas operasi produksi,termasuk pengendalian dampaklingkungan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->