Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab III Bag C Per 30-34

Bab III Bag C Per 30-34

Ratings: (0)|Views: 8|Likes:

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Erwin Paulian Sihombing on Oct 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/04/2011

pdf

text

original

 
 Bab III : Peralatan dan Tata Susunan Keselamatan Jiwa
Bagian C
 Persyaratan peralatan penjaga keselamatanSEKSI 1 - UMUM 
Peraturan 30
 Persyaratan umum untuk keselamatan jiwa
.1
Paragraf 2.7 berlaku untuk seluruh kapal. Khusus untuk kapalyang dibangun sebelum 1 Juli 1986, paragraf 2.7 harus diberlakukansejak 1 Juli 1997..
2
Kecuali dengan tegas dinyatakan lain atau kecuali jika menurut pertimbangan Badan Pemerintah untuk pelayaran khusus dimana kapalsenantiasa dioperasikan, persyaratan lain yang sesuai, semua peralatankeselamatan jiwa yang dicantumkan dalam bagian in harus;
.1
dibuat dengan materi dan pengerjaan yang baik;
.2
tidak rusak dalam penyimpanan terhadap akibat pengaruhsuhu udara antara -30 derajat C sampai dengan +65 derajatC.
.3
 bila nampak akan tenggelam dalam air laut saat dalam penggunaannya, dioperasikan pada air laut dengan suhuantara -1 derajat C sampai dengan +30 derajat C ;
.4
apabila memungkinkan, anti lapuk, anti karat, dan tidaterpengaruh oleh air laut , minyak atau serangan jamur;
.5
apabila terjemur cahaya matahari, tahan terhadap kerusakan;.
.6
mempunyai warna yang secara keseluruhan mencolok sehingga akan memudahkan dalam pencarian;
.7
dilengkapi material pemantul cahaya yang akanmemudahkan dalam pencarian dan sesuai denganrekomendasi dari Organisasi.
1
 
.8
 bila digunakan pada laut bebas, mampu dan memenuhisyarat pengoperasian di lingkungan tersebut.
1
 
Mengacu pada rekomendasi penggunaan dan pemasangan bahan yang memantulkancahaya pada alat keselamatan jiwa yang ditetapkan oleh organisasi sesuai resolusi A.658(16)
119
 
3
Badan Pemerintah harus menentukan periode pemakaian alatkeselamatan jiwa sehubungan dengan pemburukan karena faktor usia.Alat keselamatan jiwa tersebut harus ditandai dengan sarana untuk menentukan usianya atau tanggal yang menunjukkan waktu penggantian.
Bila memungkinkan, tanda permanen dengantanggal kadaluarsa adalah metode yang lebihdisukai untuk menentukan kurun waktu pemakaianBattere yang tidak diberi tanda kadaluwarsa bolehdigunakan bila diganti setiap tahun atau dalam haldipakai batere (akumulator) cadangan, jika kondisi cairan elektrolitsenantiasa diperiksa.
SEKSI II - ALAT KESELAMATAN JIWA
Peraturan 31
 Pelampung penolong 
.1Spesifikasi pelampung penolong
,
.1
mempunyai diameter luar tidak lebih dari 800 mm dandiameter dalam tidak kurang dari 400 mm;
.2
dibuat dari bahan yang bersifat mengapung; bahan tersebut bukan yang terpengaruh oleh pengkaratan, potongan- potongan gabus,butiran gabus, atau bahan butiran yang dapatrontok lainnya atau banyak memiliki rongga udara yangmempengaruhi daya apungnya.
.3
mampu menahan tidak kurang dari 14.5 kg besi dalam air tawar untuk kurun waktu 24 jam.
.4
mempunyai massa tidak kurang dari 2,5 kg.
.5
tidak mendukung pembakaran atau meleleh setelahdiselimuti oleh api selama periode 2 detik.
.6
dibuat untuk tahan benturan saat jatuh kedalam air dariketinggian tempat penempatannya diatas garis air padakondisi laut paling tenang atau 30 m, dipilih mana yanglebih besar, tanpa merusak kemampuan operasionalnya ,atau komponen yang terpasang padanya.
.7
direncanakan untuk dapat dioperasikan dengan tata susunan pelepasan cepat dilengkapi dengan pengaktifan sendiri tanda
Klarifikasi
120
 
 Bab III : Peralatan dan Tata Susunan Keselamatan Jiwa
asap dan lampu yang dapat menyala sendiri, yangmempunyai massa yang cukup untuk mengoperasikansusunan pelepasan cepat atau 4 kg dipilih mana yang lebih besar.
.8
dilengkapi dengan tali pengaman dengan diameter minimum9.5 mm dan panjangnya tidak kurang dari empat kalidiameter luar daripelampung. Tali pegangan harus diikatsecara erat dengan ampat simpul dengan jarak yang samadiseputar pelampung untuk membentuk empat jaringan.
2Lampu pelampung penolong yang dapat menyala sendiri
Lampu pelampung penolong yang dapat menyala nyala sendiri yangdibutuhkan sesuai peraturan 7.1.3 harus :
.1
tidak dapat padam oleh air.
.2
mampu salah satu menyala secara terus menerus denganintensitas penyalaan tidak kurang dari 2 cd (lilin) ke semuaarah dari lingkaran belahan atas atau berkedip(mengeluarkan kedipan) pada kecepatan yang tidak kurangdari 50 kedipan per menit dengan intensitas penyelaan yangminimal.
.3
dilengkapi dengan sumber energi yang memenuhi persyaratan paragraf 2.2 pada kurun waktu sedikitnya selama2 jam;
.4
mampu menahan uji jatuh yang disyaratkan oleh paragraf 1.6.
3Sinyal asap dari pelampung penolong yang dapat aktif dengansendirinya
Sinyal asap yang aktif dengan sendirinya yang diminta dalam peraturan7.1.3 harus :
.1
memancarkan sinyal asap dengan warna yang mencolok dengan kecepatan yang seragam waktu paling tidak 15 menitsaat mengapung dalam air tenang;
.2
tidak meledak atau memancarkan kobaran api selama waktu pemancaran sinyal asap;
.3
tidak mati ditelan ombak di laut lepas;
.4
terus memancarkan asap saat terbenam seluruhnya dalam air 121

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->