Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengertian Pendidikan Jasmani

Pengertian Pendidikan Jasmani

Ratings: (0)|Views: 685|Likes:
Published by RolandPnjsorkes

More info:

Published by: RolandPnjsorkes on Oct 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/21/2012

pdf

text

original

 
PENGERTIAN PENDIDIKAN JASMANI
 
Pendidikan Jasamani adalah suatu proses pendidikan seseorang sebagai perseorangan maupun angota masyarakat yangdilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani dalam rangka memperoleh peningkatankemampuan dan ketrampilan jasmani, pertumbuhan kecerdasan dan pembentukan watak.
 PENGERTIAN OLAHRAGA
 
Pengertian olahraga adalah suatu bentuk kegiatan jasmani yang terdapat di dalam permainan, perlombaan dan kegiatanintensif dalam rangka memperoleh relevansi kemenangan dan prestasi optimal.
 
 
Olahraga mencakup segala kegiatan manusia yang ditujukan untuk melaksanakan misi hidupnya dan cita-citahidupnya, cita-cita nasional politik, sosial, ekonomi, kultural dan sebagainya.
 
 
Olaharaga rekreasi adalah jenis kegiatan olahraga yang dilakukan pada waktu senggang atau waktu-waktu luang.
 
 
Tujuan dan Fungsi Pendidikan Jasmani.
 TUJUAN PENDIDIKAN JASMANI:
1.
 
Meletakkan landasan karakter yang kuat melalui internalisasi nilai dalam pendidikan jasmani2.
 
Membangun landasan kepribadian yang kuat, sikap cinta damai, sikap sosial dan toleransi dalam kontekskemajemukan budaya, etnis dan agama3.
 
Menumbuhkan kemampuan berfikir kritis melalui tugas-tugas pembelajaran Pendidikan Jasmani4.
 
Mengembangkan sikap sportif, jujur, disiplin, bertanggung jawab, kerjasama, percaya diri, dan demokratis melaluiaktivitas jasmani5.
 
Mengembangkan keterampilan gerak dan keterampilan teknik serta strategi berbagai permainan dan olahraga,aktivitas pengembangan, senam, aktivitas ritmik, akuatik (aktivitas air) dan pendidikan luar kelas (Outdooreducation)6.
 
Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmaniserta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani7.
 
Mengembangkan keterampilan untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain8.
 
Mengetahui dan memahami konsep aktivitas jasmani sebagai informasi untuk mencapai kesehatan, kebugaran danpola hidup sehat9.
 
Mampu mengisi waktu luang dengan aktivitas jasmani yang bersifat rekreatif.
FUNGSI PENDIDIKAN JASMANI ADALAH:
A.
 
Aspek organik 
 
menjadikan fungsi sistem tubuh menjadi lebih baik sehingga individu dapat memenuhi tuntutan lingkungannyasecara memadai serta memiliki landasan untuk pengembangan keterampilan
 
meningkatkan kekuatan yaitu jumlah tenaga maksimum yang dikeluarkan oleh otot atau kelompok otot
 
meningkatkan daya tahan yaitu kemampuan otot atau kelompok otot untuk menahan kerja dalam waktu yanglama
 
meningkatkan daya tahan kardiovaskuler, kapasitas individu untuk melakukan aktivitas yang berat secara terusmenerus dalam waktu relatif lama
 
meningkatkan fleksibelitas, yaitu; rentang gerak dalam persendian yang diperlukan untuk menghasilkangerakan yang efisien dan mengurangi cidera.B.
 
Aspek neuromuskuler
 
meningkatkan keharmonisan antara fungsi saraf dan otot
 
mengembangkan keterampilan lokomotor, seperti; berjalan, berlari, melompat, meloncat, meluncur, melangkah,mendorong, menderap/mencongklang, bergulir, dan menarik 
 
 
mengembangkan keterampilan non-lokomotor, seperti; mengayun, melengok, meliuk, bergoyang, meregang,menekuk, menggantung, membongkok 
 
mengembangkan keterampilan dasar manipulatif, seperti; memukul, menendang, menangkap, berhenti,melempar, mengubah arah, memantulkan, bergulir, memvoli
 
mengembangkan faktor-faktor gerak, seperti; ketepatan, irama, rasa gerak, power, waktu reaksi, kelincahan
 
mengembangkan keterampilan olahraga, seperti; sepak bola, soft ball, bola voli, bola basket, baseball, atletik,tennis, beladiri dan lain sebagainya
 
mengembangkan keterampilan rekreasi, seperti, menjelajah, mendaki, berkemah, berenang dan lainnya.C.
 
Aspek perceptual
 
mengembangkan kemampuan menerima dan membedakan isyarat
 
mengembangkan hubungan-hubungan yang berkaitan dengan tempat atau ruang, yaitu kemampuan mengenaliobjek yang berada di: depan, belakang, bawah, sebelah kanan atau sebelah kiri dari dirinya
 
mengembangkan koordinasi gerak visual, yaitu; kemampuan mengkoordinasikan pandangan denganketerampilan gerak yang melibatkan tangan, tubuh, dan atau kaki
 
mengembangkan keseimbangan tubuh (statis, dinamis), yaitu; kemampuan mempertahankan keseimbanganstatis dan dinamis
 
mengembangkan dominansi (dominancy), yaitu; konsistensi dalam menggunakan tangan atau kaki kanan/kiridalam melempar atau menendang
 
mengembangkan lateralitas (laterality), yaitu; kemampuan membedakan antara sisi kanan atau sisi kiri tubuhdan diantara bagian dalam kanan atau kiri tubuhnya sendiri
 
mengembangkan image tubuh (body image), yaitu kesadaran bagian tubuh atau seluruh tubuh dan hubungannyadengan tempat atau ruang.D.
 
Aspek kognitif 
 
mengembangkan kemampuan menggali, menemukan sesuatu, memahami, memperoleh pengetahuan danmembuat keputusan
 
meningkatkan pengetahuan peraturan permainan, keselamatan, dan etika
 
mengembangkan kemampuan penggunaan strategi dan teknik yang terlibat dalam aktivitas yang terorganisasi
 
meningkatkan pengetahuan bagaimana fungsi tubuh dan hubungannya dengan aktivitas jasmani
 
menghargai kinerja tubuh; penggunaan pertimbangan yang berhubungan dengan jarak, waktu, tempat, bentuk,kecepatan, dan arah yang digunakan dalam mengimplementasikan aktivitas dan dirinya
 
meningkatkan pemahaman tentang memecahkan problem-problem perkembangan melalui gerakan.E.
 
Aspek social
 
menyesuaikan diri dengan orang lain dan lingkungan dimana berada
 
mengembangkan kemampuan membuat pertimbangan dan keputusan dalam situasi kelompok 
 
belajar berkomunikasi dengan orang lain
 
mengembangkan kemampuan bertukar pikiran dan mengevaluasi ide dalam kelompok 
 
mengembangkan kepribadian, sikap, dan nilai agar dapat berfungsi sebagai anggota masyarakat
 
mengembangkan rasa memiliki dan rasa diterima di masyarakat
 
mengembangkan sifat-sifat kepribadian yang positif 
 
belajar menggunakan waktu luang yang konstruktif 
 
mengembangkan sikap yang mencerminkan karakter moral yang baik.F.
 
Aspek emosional
 
mengembangkan respon yang sehat terhadap aktivitas jasmani
 
mengembangkan reaksi yang positif sebagai penonton
 
 
melepas ketegangan melalui aktivitas fisik yang tepat
 
memberikan saluran untuk mengekspresikan diri dan kreativitas
 
menghargai pengalaman estetika dari berbagai aktivitas yang relevan.
PERBEDAAN ANTARA PENJASKES DAN OLAHRAGAPENJASKES
 
Tujuan
Pendidikan Jasmanidisesuaikan dengan tujuan pendidikan yang menyangkut pengembangan seluruh pribadi
 
Isi Pembelajaran
dalampendidikan jasmanidisesuaikan dengan tingkat kemampuan anak didik.
 
 
Orientasi Pembelajaran
padapendidikan jasmaniberpusat pada anak didik.Artinya anak didik yang belum mampu mencapai tujuan pada waktunya diberi kesempatan lagi.
 
 
Sifat kegiatan
pendidikan jasmanipadapemanduan bakatyang dipakai untuk mengetahui entry behavior.
 
 
Berpacu pada
satuan kurikulum.
 
 
Subyeknya pelajar.
 
Gerak kehidupan sehari-hari.
 
Tidak mesti bertanding.OLAHRAGA
 
Tujuan
Olahragaadalah mengacu pada prestasi unjuk laku motorik setinggi-tingginya untuk dapat memenangkandalam pertandingan.
 
 
.
isi pembelajaran
atau isi latihan merupakan target yang harus dipenuhi.
 
 
padaolahragaatlet yang tidak dapat mencapai tujuan sesuai dengan target waktu dianggap tidak berbakat danharus diganti dengan atlet lain.
 
 
sedangkan pada
olahraga bertujuan
 
 
Subyeknya atlet.
 
Subject centered.
 
Aturan baku.
 
Gerak fungsional cabang.KETERAMPILAN SOSIAL
 
Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan ketrampilan sosial adalah suatu proses pembelajaran perilaku,pemikiran, pemecahan masalah, interaksi, komunikasai dalam menghadapi lingkungan sosial di sekitarnya .
 ASPEK -ASPEK KETRAMPILAN SOSIAL
Goldstein ( 1981 ) mengungkap aspek - aspek ketrampilan sosial pada remaja meliputi;
 
 
Kemampuan dalam memecahkan masalah
 
Kemampuan dalam berbicara dengan orang lain
 
Kemampuan dalam menyampaikan pertanyaan
 
Kemampuan dalam menyampaikan permintaan pertolongan
 
Cara dalam memberi dan menerima pujian
 
Cara berinteraksi dengan teman - teman yang berbeda status.
 
Cara berempati

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->