Pengertian bangsa menurut 9 ahliBangsa (nation) atau nasional, nasionalitas atau kebangsaan, nasionalisme atau paham kebangsaan, semua istilah tersebut dalam kajian sejarah terbukti mengandungkonsep-konsep yang sulit dirumuskan, sehingga para pakar di bidang Politik, Sosiologi, dan Antropologi pun sering tidak sependapat mengenai makna istilah-istilah tersebut. Selain istilah bangsa, dalam bahasa Indonesia, kita juga menggunakan istilah nasional, nasionalisme yang diturunkan dari kata asing “nation” yang bersinonim dengan kata bangsa. Tidak ada rumusan ilmiah yang bisa dirancang untuk mendefinisikan istilah bangsa secara objektif, tetapi fenomena kebangsaan tetap aktual hingga saat ini.Dalam kamus ilmu Politik dijumpai istilah bangsa, yaitu “natie” dan “nation”, artinya masyarakat yang bentuknya diwujudkan oleh sejarah yang memiliki unsur sebagai berikut : 1. Satu kesatuan bahasa ;2. Satu kesatuan daerah ;3. Satu kesatuan ekonomi ;4. Satu Kesatuan hubungan ekonomi ;5. Satu kesatuan jiwa yang terlukis dalam kesatuan budaya. Istilah natie (nation) mulai populer sekitar tahun 1835 dan sering diperdebatkan, dipertanyakan apakah yang dimaksud dengan bangsa?, sehingga melahirkan berbagai teori tentang bangsa sebagai berikut :1. Ernest renan (perancis)Pembahasan mengenai pengertian bangsa dikemukakan pertama kali oleh Ernest Renantanggal 11 Maret 1882, yang dimaksud dengan bangsa adalah jiwa, suatu asas kerohanian yang timbul dari : (1). Kemuliaan bersama di waktu lampau, yang merupakanaspek historis. (2). Keinginan untuk hidup bersama diwaktu sekarang yang merupakan aspek solidaritas, dalam bentuk dan besarnya tetap mempergunakan warisan masa lampau, baik untuk kini dan yang akan datang.2. Otto bauer (jerman)Persoalan : was ist eine nation, dijawab oleh Otto Bauer adalah eine nation istaus schicksalameinschaft erwachsene charaktergemeinschaft (suatu bangsa ialah suatu masyarakat ketertiban yang muncul dari masyarakat yang senasib) atau bangsaadalah suatu kesamaan perangai yang timbul karena senasib3. F ratzel (jerman)Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat itu timbul karena adanya rasa kesatuan antara manusia dan tempat tinggalnya (paham geopolitik).4. Hans kohn (jerman) bangsa adalah hasil tenaga hidup manusia dlm sejarah. Suatu bangsa merupakan golongan yg beraneka ragam dan tidak dapat dirumuskan secarapasti.5. Teori Rudolf KjellenRudolf Kjellen membuat suatu analogi/membandingkan bangsa dengan suatu organismebiotis dan menyamakan jiwa bangsa dengan nafsu hidup dari organisme termaksud.