2
Partisipatif maksudnya adalah melibatkan semua pihak yang berkepentingan terhadappembangunan. Pendekatan politik adalah penjabaran dari agenda-agenda pembangunanyang ditawarkan Kepala Daerah pada saat kampanye ke dalam Rencana PembangunanJangka Menengah Daerah (RPJMD). Pendekatan Atas-bawah
(Top-down)
dan Bawah-atas
(Bottom-up)
yaitu menurut jenjang pemerintah dan rencana hasil proses atas bawahserta bawah atas diselaraskan melalui musyawarah yang dilaksanakan baik di tingkatnasional, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan dan desa.Perencanaan SKPD harus selaras dengan perencanaan pembangunan nasionalmaupun perencanaan pembangunan daerah. Pada dasarnya perencanaan SKPD iniadalah Rencana Srategis (Renstra) sebagai alat manajemen yang bertujuan membantuorganisasi / SKPD membuat rencana untuk masa yang akan datang serta merupakansuatu usaha yang menghasilkan keputusan-keputusan dan aksi-aksi fundamental yangmengarahkan dan memandu pencapaian tujuan dan sasaran, bagaimana mengerjakan,siapa yang mengerjakan dan bagaimana menghadapi perubahan. Renstra SKPDmerupakan dokumen perencanaan SKPD jangka menengah atau untuk periode 5 tahunyang memuat visi, misi, tujuan, strategi, kebijakan, program, dan kegiatan pembangunansesuai dengan tugas dan fungsi SKPD. Dalam penyusunannya, Renstra SKPDberpedoman pada RPJMD, sehingga tiap SKPD harus mampu untuk menterjemahkan visi,misi, serta agenda RPJMD berikut strategi, kebijakan, dan capaian program dalamRPJMD. Renstra SKPD selanjutnya dijabarkan menjadi dokumen perencanaan tahunanSKPD berupa Rencana Kerja SKPDPeraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 yang merupakanpenjabaran Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 telah mengatur secara rincimekanisme, proses dan prosedur penyusunan penganggaran tahunan daerah, termasuk didalamnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum Anggaran (KUA),Penetapan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)SKPD, Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) dan AnggaranPendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Mengingat RPJMD dan Renstra SKPD akandijadikan sebagai dasar bagi penyusunan Rencana Kerja (Renja) dan RAPBD, makadokumen Renstra perlu dibuat sedemikian rupa sehingga mudah diterjemahkan ke dalamrencana dan penganggaran tahunan daerah yang diatur dalam Peraturan Menteri DalamNegeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2006. Ini bermakna bahwa Renstra KantorPengendalian Dampak Lingkungan (KAPEDAL) perlu mencerminkan kerangkapenganggaran yang diatur dalam Permendagri tersebut. Untuk itu, Renstra KAPEDALperlu menggunakan kerangka fungsi urusan wajib pemerintah daerah dan SPM bidanglingkungan dalam menganalisis isu strategis, merumuskan strategi, kebijakan danmenetapkan prioritas programnya, setiap program perlu mempunyai tolak ukur dan targetkinerja capaian program yang jelas.
Add a Comment