Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB I Tesis Anasg

BAB I Tesis Anasg

Ratings: (0)|Views: 73|Likes:
Published by sfm86

More info:

Published by: sfm86 on Oct 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2011

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Konteks Penelitian
Dalam perkembangannya di Indonesia, madrasah merupakan fenomenamodern yang muncul pada awal abad-20. Buku-buku sejarah Pendidikan Islam diIndonesia sejauh ini agaknya belum pernah menginformasikan adanya lembaga pendidikan yang disebut madrasah pada masa-masa awal penyebaran dan perkembangan Islam di Nusantara. Memang pada abad ke-19 ke bawah belumditemukan sebuah madrasah pun yang memiliki ciri khusus sebagai suatulembaga pendidikan. Lembaga yang ada pada waktu itu adalah pesantren (diJawa) dan surau (di Sumatra Barat khususnya Minangkabau)
 
(Asrori, 2009:1) .
 
Hal itu menunjukkan bahwa perjalanan madrasah di Indonesia mencapaikurang lebih satu abad jika diukur hingga sekarang. Dalam rentang waktutersebut madrasah telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai lembagayang sudah cukup lama berkembang, madrasah merupakan lembaga yang bersifatkompleks dan unik. Bersifat kompleks karena madrasah sebagai organisasi yangdi dalamnya terdapat berbagai dimensi yang satu dengan yang lain saling berkaitan dan saling menentukan. Sedangkan unik bahwa madrasah sebagailembaga memiliki ciri-ciri tertentu yang tidak dimiliki organisasi-organisasi lain.Sebagai lembaga pendidikan yang mempunyai ciri khas Islam, madrasahmemegang peran penting dalam proses pembentukan kepribadian anak didik.Melalui pendidikan madrasah diharapkan agar mereka memiliki dua kemampuansekaligus, yaitu tidak hanya memiliki pengetahuan umum (IPTEK) saja tetapi1
 
 juga memiliki kepribadian dan komitmen yang tinggi terhadap agamanya(IMTAQ).Dari madrasah pula akan dapat diciptakan sumber daya manusia yang siapdan mampu berkompetisi dengan situasi lokal maupun global yaitu melalui pendidikan di dalamnya. Sebab pendidikan mempunyai peran yang sangat upayasebagai agen dalam perubahan sosial (
agent of social change
). Melalui pendidikan akan diperoleh konservasi nilai-nilai dan kultur yang dijunjung tinggioleh masyarakat.Dengan peran dan sifatnya yang kompleks dan unik tersebut, madrasahsebagai suatu organisasi memerlukan tingkat koordinasi yang tinggi.Keberhasilan madrasah adalah keberhasilan kepala madrasah. Kepala madrasahyang berhasil adalah apabila ia mampu memahami keberadaan madrasah sebagaiorganisasi yang kompleks dan unik serta mampu melaksanakan peranan kepalamadrasah sebagai seorang yang diberi tanggung jawab untuk memimpinmadrasah. Sehingga kepala madrasah memiliki peran yang sangat penting dalammenentukan kemajuan dan keberhasilan madrasah.Studi keberhasilan kepala madrasah dalam memimpin lembaga sekolahmenunjukkan bahwa kepala madrasah adalah seorang yang menentukan titik  pusat dan irama suatu madrasah. Kepala madrasah selaku
top leader 
mempunyaiwewenang dan kekuasaan serta strategi kepemimpinan yang efektif untuk mengatur dan mengembangkan bawahannya secara profesional. Lebih jauh studitersebut menyimpulkan bahwa keberhasilan madrasah adalah keberhasilan kepalamadrasah. Dalam hal ini kepala madrasah merupakan salah satu komponen2
 
 pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan pemasaran jasa pendidikan.Kepemimpinan yang diterjemahkan ke dalam istilah sifat-sifat, perilaku pribadi, pengaruh terhadap orang lain, pola-pola interaksi, hubungan kerjasamaantar peran, kedudukan dari satu jabatan administratif, dan persepsi dari lain-laintentang legitimasi pengaruh menentukan arah dan tujuan, memberikan bimbingandan menciptakan iklim kerja yang mendukung pelaksanaan proses administrasidan proses belajar mengajar. Kepala madrasah dikatakan sebagai pemimpin yangefektif bilamana kepala madrasah mampu menjalankan proses kepemimpinannyauntuk mendorong, mempengaruhi dan mengarahkan kegiatan dan tingkah lakukelompoknya.Madrasah sebagai organisasi, di dalamnya terhimpun unsur-unsur yangmasing-masing baik secara perseorangan maupun kelompok melakukanhubungan keja sama untuk mencapai tujuan. Unsur-unsur yang dimaksud, tidak lain adalah sumber daya manusia yang terdiri dari kepala madrasah, guru-guru,staf, peserta didik atau siswa, dan orang tua siswa.Menurut Wahjosumidjo (2002:349) keberhasilan suatu madrasah padahakikatnya terletak pada efisiensi dan efektivitas penampilan seorang kepalamadrasah. Sedangkan madrasah sebagai lembaga pendidikan bertugasmenyelenggarakan proses pendidikan dan proses belajar mengajar dalam usahauntuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam hal ini kepala madrasah sebagaiseseorang yang diberi tugas untuk memimpin madrasah, kepala madrasah bertanggung jawab atas tercapainya tujuan madrasah. Kepala madrasah3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->