Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Koran Gamais Siap Edisi 2

Koran Gamais Siap Edisi 2

Ratings: (0)|Views: 128 |Likes:
Published by piuART115

More info:

Published by: piuART115 on Oct 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2011

pdf

text

original

 
yang intinya memarjinalkan pemeluk agama islam. SemogaAllah memberikan kesabaran bagi mereka dan kita semua.Dalam skala nasional, darisekian banyak fenomena
„terorisme‟ yang terjadi,
kejadian paling hangat adalahledakan bom di solo. Pada hariselasa, 27 sepetember 2011lalu, Mabes Polri akhirnyamemastikan siapa pelaku BomGBIS Kepunton Solo. Iaadalah Ahmad Yosepa aliasHayat, ia termasuk satu darilima orang DPO peristiwa pengeboman masjid AzdDzikra Mapolresta Cirebon pada 15 April 2011.
(lanjut ke hal
-
10)
 
Jika
kita perhatikan, umat islamdewasa ini selalu menjadi bulan
-
 bulanan pemberitaan yang sangatmendiskreditkan agama mulia ini.Bukan hanya di negara kita,Indonesia, tetapi terjadi jugadibelahan dunia yang lain. Titik tolak yang paling terlihat adalah ketikaterjadi serangan 11 september 2001yang melanda Amerika Serikat,negara adikuasa saat ini. Konon,serangan tersebut dilancarkan oleh alqaidah yang dipimpin oleh usamah bin laden yang berhasil dibunuh oleh pasukan khusus amerika beberapa bulan yang lalu. kejadian inimenandai suatu babak baru dalamkehidupan global dengan adanyaajakan War on terorism atau bisa kitasebut
 
 juga war on islam, karenamemang subjek yang selalutersudutkan adalah umat islam.Dibelahan dunia yang lain, misalnyasaja di eropa, kita bisa lihat bagaimana kebebasan yang diagung
-
agungkan disana harus ditelan pahit
-
 pahit oleh penguasa danmasyarakatnya yang tidak relaislam berkembang. Kita mungkintahu, bahwasanya menara masjiddilarang dibangun di salah satunegara di eropa.Belum lagi pelarangan jilbab bagimuslimah, serta yang paling kejamadalah penghinaan terhadap nabimuhammad SAW yang seringdilakukan, baik melalui gambar,karikatur maupun tulisan
-
tulisanyang tidak bertanggung jawab.Serta masih banyak hal lainnya
Kampus Museum
 
Lebih
banyak membicarakan
sejarah masa lalu bagaimanaSoekarno dan golonganmahasiswa ITB 70anmenggoyang Indonesia. Lebih banyak menyalahkan masalampau bagaimana mahasiswa2000an awal kebingunganmencari jati diri gerakkanmahasiswa. Lebih banyak menyimpan karya penemuan dilaboratorium dan perpustakaandan membuatnya berdebu.Inilah ITB diawal dekade2011.
 
Tak heran jika, mantanwakil presiden RI Jusuf Kallamengkritik pedas ITB sebagai
kampus museum
.
 
Kampus seharusnya mampu berkarya futuristik danaplikatif. Futuristik membicarakan danmabyangkan apa ayang oranglain belum bisa bicarakan.Aplikatif menolong persoalan yang orang lain belum bisa tolong.
 
Sudah terlalu lama ITB berlindung dibalik gerbangganesha. Dengan nama besar dan arogansi semu. Sering kalikita mengklaim bahwa rantaiinovasi sudah ada di kampusini. Tak pelak bahwa yangternyata ada hanyalah berbagaiinvensi (penemuan) yang tak  berkolaborasi
.
 Namun tak  jarang pula ada segelintir 
Terorisme
Specialpointsof inter-est:
# PKM : Peran Kitasebagai Muslim# Denyut Jantung Mahasiswa#RamadhankanHidupmu#Kehalalan HalalBihalal#Ambon 110911#Alasanku Tak Berjilbab#Jilbab Bukan Masa-lah Khilafiyah#Dragon Ball
Memutar Titik Balik Inovasi
Gamais ITB
KORAN
 
Edisi 2, Sepetember 2011
 Wake Me Up When September Ends
Lebih Dari Sekedar Bacaan
mahasiswa ITB yang berusahamemutar titik balik inovasi diITB.Begitu sulit untuk membawaide baru di kampus ini. Unsur tradisi dirasa lebih kuatketimbang inovasi.Jika adatradisi yang diusik, makamahasiswa akan berisik.Berbagai ide hebat danvisioner dilemparkan ke berbagai forum mahasiswa.
(bersambung ke hal
-
2)
 
-
  )
 
dari Gedung Kembar New York sampai Gereja GBIS Solo
 
(lanjutan hal
-
1)
 
 Namun mungkin akandiapresiasi dengan riuh tepuk tangan, lalu tenggelam olehwaktu. Tak jarang pula adaide hebat dan visioner yangmemerlukan waktu lamauntuk direalisasi karenaenergi justru tertumpah padakonflik antar retorika.Mahasiswa ITB lebih mudahdipersatukan oleh emosi,ketimbang ide.
 
Terlambat sadar
 
Mahasiswa muda berkutatdengan persaingan seleksi jurusan di masa TahapPersiapan Bersama (TPB).Tidak semua tersentuh olehhimpunan mahasiswa jurusanataupun unit kegiatan. Esensi berpendidikan di kampus inihanyalah berujung pada tigahuruf, IPK. Ketika memasukiawaltahun kedua, kebanyakanmahasiswa junior disentuholeh kegiatan kaderisasihimpunan. Beruntung jikakegiatan kaderisasi tersebutmampu memicu semangat berkarya, namunkenyataannya kegiatankaderisasi banyak juga yanghanya berbicara kebersamaandan kekeluargaan.
 
Semakin muda mahasiswaITB, maka energinya akansemakin tersita. Beruntung jika dapat dialihkan kepadahal positif. Namun faktanya,kultur berkonsultasi dengandosen dan membaca ke perpustakaan baru terciptasaat mengerjakan TugasAkhir. Akibatnya sebagian besar mahasiswa ITBmengalami fase terlambatuntuk sadar berkarya.
 
Diam dieram
 
Banyak sebenarnyamahasiswa yang hebat dikampus ini. Banyak pulasebenarnya potensi keilmuanyang hebat di negeri ini berkumpul di kampus ini. Namun entah kenapa,
kampus gajah ini hanya bisa terusduduk mengerami telur  gajah
.
Sebenarnya kesadaran berkarya mahasiswa ITBsudah cukup besar. Namunseharusnya kita tidak hanya bisa menciptakan karya yang bagus untuk dipajang dilaboratorium ataudiperpustakaan, tetapi jugauntuk dikenalkan pada dunia.Karya yang ada harus mampudikolaborasikan sehingga pada akhirnya matangmenjadi karya yang aplikatif.Karya yang aplikatif harusdilanjutkan sehingga mampudigunakan dan bermanfaat bagi masyarakat. Tapi entahkenapa, rasanya sampai detik ini mahasiswa kampus inimasih belum mampumenunjukkan supremasisebagai kampus penciptakarya yang bermanfaat
.
 
Banyak ide bermunculan. Namun lebih banyak lagiyang mengendap. Banyak yang ingin berkarya, namun beralasan belum siap karenailmu kita belum cukup.Banyak yang ingin berkolaborasi, namunterhalang arogansi. Padahalsampai kapanpun kita tidak akan pernah cukupmengetahui ilmu pengetahuan. Bahkan sampaikita lulus dari kampus ini.Maka mari kita jadikan ilmusebagai sumber kahausanyang terus kita cari dan kitananti lewat berkarya, bukansekedar menunggu kurikulumdari dosen. Ilmu seharusnya bukan membuat kita semakincerdas dan semakin sok tahu.Ilmu seharusnya membuatkita semakin menunduk karena semakin sadar, masih banyak yang kita tidak ketahui. Maka mari kita berkolaborasi danmerendahkan arogansi, agar kita bisa menutupi sisi ideyang belum kita tahu.
 
PKM sebagai media
 
Program Kreatifitas
Memutar titik Balik Inovasi
Halaman 2
kampus gajahini hanya bisaterus duduk mengerami telur gajah
.
KORAN
Mahasiswa adalah suatumedia yang baik dalammemfasilitasi mahasiswa berkarya. Tak hanya berbicara tentang penelitiandan terapan teknologi, progam ini juga memfasilitasiwahana berkarya di bidangkewirausahaan dan pengabdian masyarakat, sertakarya cipta. Selama 30 tahun penyelenggaraannya ITB belum pernah keluar sebagai juara umum. Tahun ini ITBhanya menduduki peringkat 9dari 212 proposal yangterikirim. Saat ini
,
terindikasiadanya penurunan jumlah proposal yang akan dikirimmenurut hasil pelacakkanPROINOV KM ITB.Memang kompetisi ini bukanlah suatu program yang bisa menghasilkan banyak uang ketika
dimenangkan.
 Namun kompetisi ini adalahwadah yang baik untuk membuka kacamatamahahasiswa ITB tentang persaingan mahasiswanasional dalam berkarya. So,sekarang tinggal kita yangmemilih.
(Achmad Faris
Saffan Sunarya, MenkoPengembangan InovasiKabinet KM ITB
2011/2012)
 
 
 bedanya kalo KC butuh miniaturekecilnya. Nah, kalo PKM
-
AL ituuntuk artikel ilmiah. Jadi buat kal-ian yang suka ngebahas tentangsesuatu yang berbau sains danteknologi, ikutan ini deh ^^
 
PKM itu sebenernya nggak susahkok, cuma ribet. Nah lho apa be-danya coba? Hehe. Maksudnya,ribet ngurus ke LKnya. :D Nggak  juga sih sebenernya. Yang pentingkita mau serius dan sungguh
-
sungguh ngerjainnya, pasti Allahmudahkan .
 
Oiya, klo PKM kita keterima nih,alias lolos berbagai rangakaianseleksi, nanti kita bakal didanaindari pemerintah. Range
-
nya itudari 8
-
10 juta. Asik kaaan? Apala-gi klo kita bisa maju sampaiPIMNAS (pekan ilmiah maha-siswa nasional), nggak cuma bo-rong hadiah lho, tapi kita bakalketemu mahasiswa
-
mahasiswahebat se
-
Indonesia. :D
 
 Nah, nggak sabar kan buat berkar-ya? Buat temen2 yang lagi mem- perjuagkan PKMnya, semangatyaaaaa, pasti bisa kok. Buat yangngerasa udah telat, jangan sedih,tahun depan masih ada kok. Yang penting ide
-
ide kalian di
-
list ajadari sekarang. Biar bisa di-wujudkan tahun depan .
 
Sekedar info tambahan aja,PIMNAS tahun depan bakal dia-dain di jogja lhoo. Kalau tahunkemarin kan di Makassar tuh, tapisayangnya dari ITB belum adayang bisa dapet medali emas .
 
Oiya, jadi inget kata
-
katanya Kak Ubay, kimia 2007, Peraih medaliemas PKM
-
M 2 tahun lalu. Beliau bilang gini, ―Namanya juga PekanKreativitas Mahasiswa, ya berartikita bebas berkreasi melaluikegiatan ini. Jangan takut deh buatgagal, lah wong saya aja barunyusun proposal H
-
1 batas pengumpulan. Eh pas ke LK nggak taunya batas akhir pengum- pulannya diundur. Padahal mahudah bela
-
 belain nggak kuliah hariitu. Hehe‖
 
Soooo, jangan ragu buat ikut kom- petisi
-
kompetisi seperti ini. Ini bisamenjadi sarana dalam merealisasi-kan Peran Kita sebagai Muslimlho. Dengan berkarya, kelak kitaakan bangga menunjukkan identi-tas kita sebagai seorang muslim.
 
Keep your struggle and be the best! ^^
 
Pernah denger issue
-
issue tentangPKM kan? Kalau jawabannya nggak 
 pernah, berarti nggak gaul tuuh :p
 
Hehe, bercandaaa ^^v
 
 Nggak usah pake basa
-
 basi dehyaaaa. PKM ituu, sarana untuk merealisasikan
P
eran
ita se- bagai seorang
M
uslim. Eittts,ngawur nih. Maksudnya, Pro-gram Kreativitas Mahasiswa .
 
Acara tahunan Kementrian Pen-didikan Nasional ini bertujuanuntuk mewadahi mahasiswa da-lam berkarya untuk dunia.Kegiatan ini pada dasarnya tak  jauh berbeda dengan lomba
-
lomba karya ilmiah maupun kar-ya tulis lainnya. Perbedaannyahanya terletak di sifat karya yangaplikatif dan memasyarakat.
 
PKM itu banyak cabangnya lho.Ada PKM
-
P yang paling banyak diminati mahasiswa dan dosen.PKM
-
P ini lebih mengarah ke penelitian. Biasanya yang ikutanPKM
-
P itu kolaborasi SITH,FMIPA sama SF nih. Soalnyakan mereka bangeet. Hehe ada juga PKM
-
K yang mengarah pada kewirausahaan. Buat kamu
-
kamu yang berjiwa entrepreneur harusnya ikutan ini nih. Dijamin bisa nampung ide
-
ide bisnismu J.Selain itu ada juga PKM
-
M yangsangat
-
sangat meninggikan pengabdian terhadap masyarakat.Biasanya kalo ikutan yang inidapet dananya gede lho, soalnyakan memakmurkan masyarakaat,hehe.
 
 Nah, selain tiga cabang yang pal-ing banyak diminati tersebut, ada juga PKM
-
T, PKM
-
GT, PKM
-
KC dan PKM
-
AL. PKM
-
T itumengarah ke penerapan teknologiyang sudah ada pada sekelompok masyarakat tertentu. PKM
-
GT itukalo kamu punya ide tapi kamu bingun nerapinnya gimana.Kamu bisa jadiin itu karya tulistanpa harus diterapkan. PKM
-
KCnggak jauh beda sama PKM
-
GT,
Halaman 3
 Wake me up when September ends
PKM :
P
eran
K
ita sebagai
M
uslim ^^
Oleh : Shabrina Nida Al Husna
Sebaik-baik manusia di antaramu adalah  yang paling bermanfaat bagi orang lain.
” (HR. Bukhari)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->