HOMEBERITAVIDEOSPORTBOLAGAYA HIDUPKESEHATANTEKNOOTOMOTIFBUSERMUSIKSHOWBIZCITIZEN6EJURNALGAMEINDEKS
Search
Berita Terpopuler
Sekilas Pemilihan Miss Universe 2011Briptu Norman Ajukan Surat Mundur dariGunung Tangkuban Parahu Masih Aktif Ini Dia Petai Terbesar di DuniaPemerintah Dituduh Bohong Soal RuyatiAda Apa dengan Tol Cipularang?Ratusan Perempuan Cantik Ikuti Audisi diAnak Indonesia Tidak Suka MatematikaHyun Bin Tampil di Panggung HiburanDeliciousDiggredditFacebookStumbleUpon
Nama
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Anda
Artikel Terkait
Yuk, Berkebun di MalBIN Minta Dana LSM Asing DiauditMenkumham Pertanyakan Kehadiran GreenpeaceJakarta Siarkan 24 Jam Realitas Krisis PerubahanIklimPemerintah Didesak Evaluasi Greenpeace Indonesia
Share13
10
Email This To FriendPrint This Document
PLN Dukung Pembubaran Greenpeace
Ulfan Rahmad
26/09/2011 20:17
Liputan6.com, Jakarta
: Direktur Utama PT PLN DahlanIskan mendukung langkah Pemerintah Indonesiamembubarkan Greenpeace Indonesia karena banyakmerugikan. Salah satunya soal penggunaan batubaradalam proyek pembangkit listrik PLN."
Nggak
masalah dibubarkan. Ada atau tidaknyaGreenpeace tidak berpengaruh dengan Indonesia," kataDahlan Iskan seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP)dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Senin (26/9).Dahlan mengatakan untuk mengatasi defisit listrik diIndonesia, PLN akan terus membangun proyekpembangkit listrik. Salah satunya denganmengoptimalkan PLTB (Pembangkit Listrik TenagaBatubara)."Jadi kita lakoni saja sumber daya alam yang kita punyauntuk mengatasi defisit listrik, ya salah satu denganpenggunaan batubara," katanya.Dia juga pernah mengkritik kampanye penghentian penggunaan batubara di Indonesia yang diserukan Greenpeace."Kalau Greenpeace masih menolak penggunaan batubara dalam proyek PLN biarkan saja.
Nggak
masalah merekamenolak batubara, nanti kalau ditolak kita mau pakai apa? Listrik tenaga kompor," katanya.Greenpeace seharusnya meminta kepada seluruh dunia secara serentak menghentikan pembangunan PLTU. "Kalaumau harus serentak di seluruh dunia, jangan cuma berani kepada Pemerintah Indonesia," ujar Dahlan.Jika memang PLTU dinilai merusak lingkungan karena menggunakan bahan bakar batubara, maka pemusnahanPLTU harus dimulai dari negara-negara maju dengan pendapatan perkapita di atas US$ 20 ribu."Lalu lima tahun kemudian negara-negara yang pendapatan perkapita di atas US$ 15 ribu. Lima tahun kemudian diatas US$ 10 ribu, Lima tahun kemudian di atas US$ 5 ribu dan terakhir yang di bawah US$ 5 ribu," katanya.(Ant/ULF)adalah
citizen journalism,
ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasiperistiwa yang terjadi di sekitar.Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
stuxxx | stuxxx@yaxxx.com
| 2011-09-27 08:39:25
@indra, greenpeace mana peduli ama alam papua yang disedot ama freeport... emang pernah dengar greenpeace demofreeport... jangan asal bacotinxxx | indra_tauvxxx@yaxxx.com
| 2011-09-26 23:34:49
tampa green piace sapa lagi yang perduli terhadap alam...... pemerintah????????????????
POSTING KOMENTAR ANDA
PolitikHukum & KriminalSosial & BudayaEkonomi & BisnisIbu KotaDaerahProgram KhususLuar Negeri
Add a Comment