Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Greenpeace Indonesia

Greenpeace Indonesia

Ratings: (0)|Views: 4,127 |Likes:

More info:

Published by: Syeilendra Pramuditya on Oct 07, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/07/2011

pdf

text

original

 
Live StreamingAnchorJadwal Acara07 Oktober, 2011
HomePolhukamEkonomiNasionalInternasionalSosbudOlahragaEntertainmentLifestyleTechnoProgram
Nama:Email:Komentar:Kode Keamanan: 0
0
0
0
Kedok Greenpeace Mulai Terkuak
 
Sosbud / Selasa, 9 November 2010 23:14 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta:
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai penolakanGreenpeace terhadap ajakan debat terbuka dari peneliti IPB mengindikasikan mulai terbukanya kedok dari NGOitu."Sejak awal saya katakan, Greenpeace harus diaudit oleh pemerintah, karena memiliki standar ganda, yakniselain menyuarakan lingkungan juga membawa kepentingan lain," ujar Boni di Jakarta, Selasa (9/11).Jadi, lanjutnya, dengan tidak bersedianya Greenpeace berbicara bersama para peneliti dari IPB di depan publik,semakin memperjelas bahwa mereka memang membawa misi yang jauh lebih besar dibanding hanyamenyuarakan lingkungan.Padahal, lanjut Boni, penelitian kedua guru besar IPB itu jelas memiliki metode ilmiah yang dapatdipertanggungjawabkan kebenarannya. Sedangkan investigasi, unsur obyektivitasnya tidak bisadipertanggungjawabkan dan tidak bisa diterima secara luas oleh masyarakat. Sebab, investigasi itu tergantungdari investigatornya, kemana mau diarahkan."Kalau penelitian, tidak bisa diarahkan, karena metodologinya jelas dan jauh lebih obyektif. Karena itu, saya lebihpercaya hasil penelitian daripada investigasi," tandasnya.(MI/ICH)
Komentar Berita Terkait
Empat Gajah Jinak Jadi Penengah KonflikManusia-GajahStaf Khusus: CIFOR Kaburkan Pidato Presiden2.100 Pohon di Jakarta Rawan TumbangDispersant Disemprotkan ke Laut Timur Dianggap BerbahayaIde Anak Muda Dunia Atasi MasalahLingkungan Digelar 
Berita Terbaru
Barcelona Kena Denda dari UEFALedakan ATM di Yogyakarta dan Bandung MiripPolri Siap Bertanggungjawab Terkait PeluruNyasar Wapres Harap Kepala UP4B Segera AdaMenakertrans: Penerapan Kesehatan danKeselamatan Kerja Belum Memadai INDEX+ INDEX+
Recommend
XS4GREEN.COM
Makes green products visible Greennews, video news and events.
www.xs4green.com
All About Maggie
Covers today's biggest hit songs.Check them out now and subscribe
www.youtube.com/AllAboutMaggie
 
Recommend
 
HOMEBERITAVIDEOSPORTBOLAGAYA HIDUPKESEHATANTEKNOOTOMOTIFBUSERMUSIKSHOWBIZCITIZEN6EJURNALGAMEINDEKS
 
Search
Berita Terpopuler 
Sekilas Pemilihan Miss Universe 2011Briptu Norman Ajukan Surat Mundur dariGunung Tangkuban Parahu Masih Aktif Ini Dia Petai Terbesar di DuniaPemerintah Dituduh Bohong Soal RuyatiAda Apa dengan Tol Cipularang?Anak Indonesia Tidak Suka MatematikaRatusan Perempuan Cantik Ikuti Audisi diHyun Bin Tampil di Panggung HiburanDeliciousDiggredditFacebookStumbleUpon
Ada Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Anda
 Artikel Terkait 
Meneg LH Teken SKB dengan Kejaksaan dan PolriTerumbu Karang di Perairan NTT MemprihatinkanKonflik Warga vs Harimau, Tertinggi di RiauWarga Tangkap Seekor Harimau SumateraMeski Jadwal Padat, Iwan Fals Tanam Pohon 
Share
20
Email This To FriendPrint This Document
Kehadiran Greenpeace Dipertanyakan
Ulfan Rahmad
26/07/2011 14:56
Liputan6.com, Jakarta
: Kehadiran LSM Greenpeacedipertanyakan sejumlah pihak karena dinilaimengabaikan undang-undang di Indonesia. Bahkan,Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mendukung langkahtegas Komisi I DPR memanggil Greenpeace karenahingga kini belum mendaftarkan diri sebagai ormassebagaimana diatur UU Nomor 8/1995 tentangOrganisasi Massa.Dalam rilisnya yang dikirim ke media massa, Selasa(26/7), HMI menilai Greenpeace selalu melakukan aksiyang bersifat menekan dan memiliki standar gandadengan membawa agenda ekonomi terselubung. Hal ituterlihat karena Greenpeace tak pernah melakukantekanan atau aksi protes keras terhadap PT Freeport, PTNewmont, atau perusahaan asing lain yang disebut HMItelah merusak lingkungan dan mengeruk kekayaan alamIndonesia.HMI juga menganggap, Greenpeace yang bermarkas diBelanda juga terus merongrong kewibawaan Indonesia di luar negeri dengan tujuan menghancurkan perekonomiannegeri ini. HMI menyebut Greenpeace sebagai organisasi yang menerima aliran dana
Postcode Lottery 
, semacamSDSB zaman Soeharto di Indonesia.Greenpeace juga dinilai sudah tak lagi independen. LSM asing itu dianggap memiliki agenda terselubung dalamkampanye lingkungannya. Hal ini diungkapkan mantan pendiri dan Direktur Greenpeace Patrick Moore pada 2008dalam artikelnya berjudul
Why I Left Greenpeace
(Kenapa Saya Meninggalkan Greenpeace) yang dimuat di
The Wall Street Journal 
. Patrick Moore mengatakan, Greenpeace lebih mengedepankan agenda politis daripada obyektivitasilmiah.Pemerintah wajib mewaspadai keberadaan Greenpeace di Indonesia karena LSM asing itu menerapkan standar ganda dan data yang subyektif. Greenpeace terus melakukan provokasi kampanye lingkungan hidup di Indonesiadengan tema eksploitasi sumber daya alam seperti batubara, kelapa sawit, kakao, dan beberapa sumber daya alamlain. Namun, perlakukan yang sama tidak terjadi kepada ekplorasi asing di pertambangan emas Freeport, Exxon danNewmont.(ULF)adalah
citizen journalism,
ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasiperistiwa yang terjadi di sekitar.Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Singapore Exclusive Passport Discount
Save up to ¥1000 at Tokyo Disney Resort. Tickets available now.www.tokyodisneyresort.com.sg
Bookmark
PolitikHukum & KriminalSosial & BudayaEkonomi & BisnisIbu KotaDaerahProgram KhususLuar Negeri
 
HOMEBERITAVIDEOSPORTBOLAGAYA HIDUPKESEHATANTEKNOOTOMOTIFBUSERMUSIKSHOWBIZCITIZEN6EJURNALGAMEINDEKS
 
Search
Berita Terpopuler 
Sekilas Pemilihan Miss Universe 2011Briptu Norman Ajukan Surat Mundur dariGunung Tangkuban Parahu Masih Aktif Ini Dia Petai Terbesar di DuniaPemerintah Dituduh Bohong Soal RuyatiAda Apa dengan Tol Cipularang?Ratusan Perempuan Cantik Ikuti Audisi diAnak Indonesia Tidak Suka MatematikaHyun Bin Tampil di Panggung HiburanDeliciousDiggredditFacebookStumbleUpon
Nama
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini.
Posting komentar Anda
 Artikel Terkait 
Yuk, Berkebun di MalBIN Minta Dana LSM Asing DiauditMenkumham Pertanyakan Kehadiran GreenpeaceJakarta Siarkan 24 Jam Realitas Krisis PerubahanIklimPemerintah Didesak Evaluasi Greenpeace Indonesia 
Share13
10
Email This To FriendPrint This Document
PLN Dukung Pembubaran Greenpeace
Ulfan Rahmad
26/09/2011 20:17
Liputan6.com, Jakarta
: Direktur Utama PT PLN DahlanIskan mendukung langkah Pemerintah Indonesiamembubarkan Greenpeace Indonesia karena banyakmerugikan. Salah satunya soal penggunaan batubaradalam proyek pembangkit listrik PLN."
Nggak 
masalah dibubarkan. Ada atau tidaknyaGreenpeace tidak berpengaruh dengan Indonesia," kataDahlan Iskan seusai Rapat Dengar Pendapat (RDP)dengan Komisi VI DPR, di Jakarta, Senin (26/9).Dahlan mengatakan untuk mengatasi defisit listrik diIndonesia, PLN akan terus membangun proyekpembangkit listrik. Salah satunya denganmengoptimalkan PLTB (Pembangkit Listrik TenagaBatubara)."Jadi kita lakoni saja sumber daya alam yang kita punyauntuk mengatasi defisit listrik, ya salah satu denganpenggunaan batubara," katanya.Dia juga pernah mengkritik kampanye penghentian penggunaan batubara di Indonesia yang diserukan Greenpeace."Kalau Greenpeace masih menolak penggunaan batubara dalam proyek PLN biarkan saja.
Nggak 
masalah merekamenolak batubara, nanti kalau ditolak kita mau pakai apa? Listrik tenaga kompor," katanya.Greenpeace seharusnya meminta kepada seluruh dunia secara serentak menghentikan pembangunan PLTU. "Kalaumau harus serentak di seluruh dunia, jangan cuma berani kepada Pemerintah Indonesia," ujar Dahlan.Jika memang PLTU dinilai merusak lingkungan karena menggunakan bahan bakar batubara, maka pemusnahanPLTU harus dimulai dari negara-negara maju dengan pendapatan perkapita di atas US$ 20 ribu."Lalu lima tahun kemudian negara-negara yang pendapatan perkapita di atas US$ 15 ribu. Lima tahun kemudian diatas US$ 10 ribu, Lima tahun kemudian di atas US$ 5 ribu dan terakhir yang di bawah US$ 5 ribu," katanya.(Ant/ULF)adalah
citizen journalism,
ruang publik untuk menyampaikan berita dan informasiperistiwa yang terjadi di sekitar.Inilah tempat publik berperan aktif menjadi pewarta berita.
Klik di sini untuk selanjutnya...
Bookmark
stuxxx | stuxxx@yaxxx.com
| 2011-09-27 08:39:25
@indra, greenpeace mana peduli ama alam papua yang disedot ama freeport... emang pernah dengar greenpeace demofreeport... jangan asal bacotinxxx | indra_tauvxxx@yaxxx.com
| 2011-09-26 23:34:49
tampa green piace sapa lagi yang perduli terhadap alam...... pemerintah????????????????
POSTING KOMENTAR ANDA
PolitikHukum & KriminalSosial & BudayaEkonomi & BisnisIbu KotaDaerahProgram KhususLuar Negeri

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->