Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
55Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengawasan dalam Manajemen

Pengawasan dalam Manajemen

Ratings: (0)|Views: 3,622 |Likes:
Published by Rizkia Dara Febrina

More info:

Published by: Rizkia Dara Febrina on Oct 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

 
 MAKALAH MANAJEMEN DASAR
“PENGAWASAN”
 
DISUSUN OLEH :
HAWAHELMIYATIRISNA ANGGRAINIRIZKIA DARA FEBRINASISCA ANGGREINIKELAS 2BPOLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAKARTA II
 
 BAB IPENDAHULUAN
Pengawasan merupakan salah satu cara untuk membangun dan menjaga legitimasi warga
 
masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dengan menciptakan suatu sistem pengawasan yangefektif, baik pengawasan intern (
internal control
) maupun pengawasan ekstern (
externalcontrol
). Di samping mendorong adanya pengawasan masyarakat (
social control
).
 
Pengawasan pada dasarnya diarahkan sepenuhnya untuk menghindari adanyakemungkinan penyelewengan atau penyimpangan atas tujuan yang akan dicapai. melaluipengawasan diharapkan dapat membantu melaksanakan kebijakan yang telah ditetapkan untuk 
 
mencapai tujuan yang telah direncanakan secara efektif dan efisien. Bahkan, melalui pengawasantercipta suatu aktivitas yang berkaitan erat dengan penentuan atau evaluasi mengenai sejauhmanapelaksanaan kerja sudah dilaksanakan. Pengawasan juga dapat mendeteksi sejauhmana kebijakan
 
pimpinan dijalankan dan sampai sejauhmana penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaankerja tersebut.Konsep pengawasan demikian sebenarnya menunjukkan pengawasan merupakan bagian
 
dari fungsi manajemen, di mana pengawasan dianggap sebagai bentuk pemeriksaan atau
 pengontrolan dari pihak yang lebih atas kepada pihak di bawahnya.” Dalam ilmu manajemen,
pengawasan ditempatkan sebagai tahapan terakhir dari fungsi manajemen. Dari segi manajerial,
 
pengawasan mengandung makna pula sebagai:
 pengamatan atas pelaksanaan seluruh kegiatan unit organisasi yang diperiksa untuk menjamin agar seluruh pekerjaan yang sedang dilaksanakan sesuai dengan rencana dan peraturan
.”
 atau
suatu usaha agar suatu pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana yangtelah ditentukan, dan dengan adanya pengawasan dapat memperkecil timbulnyahambatan, sedangkan hambatan yang telah terjadi dapat segera diketahui yangkemudian dapat dilakukan tindakan perbaikannya
.”
 Sementara itu, dari segi hukum administrasi negara, pengawasan dimaknai sebagai
 proses kegiatan yang membandingkan apa yang dijalankan, dilaksanakan, ataudiselenggarakan itu dengan apa yang dikehendaki, direncanakan, atau diperintahkan
.”
 Hasil pengawasan ini harus dapat menunjukkan sampai di mana terdapat kecocokan danketidakcocokan dan menemukan penyebab ketidakcocokan yang muncul. Dalam konteks
 
membangun manajemen pemerintahan publik yang bercirikan good governance (tata kelolapemerintahan yang baik), pengawasan merupakan aspek penting untuk menjaga fungsipemerintahan berjalan sebagaimana mestinya. Dalam konteks ini, pengawasan menjadi sama
 
pentingnya dengan penerapan
good governance
itu sendiri.
 
 BAB IIA.
 
Pengertian
Pengawasan adalah suatu upaya yang sistematik untuk menetapkan kinerja standar pada
 
perencanaan untuk merancang sistem umpan balik informasi, untuk membandingkan kinerja
 
aktual dengan standar yang telah ditentukan, untuk menetapkan apakah telah terjadi suatupenyimpangan tersebut, serta untuk mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk 
 
menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan atau pemerintahan telah digunakan seefektif 
 
dan seefisien mungkin guna mencapai tujuan perusahaan atau pemerintahan.Dari beberapapendapat tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengawasan merupakan hal penting
 
dalam menjalankan suatu perencanaan. Dengan adanya pengawasan maka perencanaan yang
 
diharapkan oleh manajemen dapat terpenuhi dan berjalan dengan baik.Menuru
t Winardi “Pengawasan adalah semua aktivitas yang dilaksanakan oleh pihak manajer dalam upaya memastikan bahwa hasil aktual sesuai dengan hasil yang direncanakan”.
Sedangkanmenurut Basu Swasta
“Pengawasan merupakan fungsi yang menjamin bahwa kegiatan
-kegiatan
dapat memberikan hasil seperti yang diinginkan”. Sedangkan menurut Komaruddin “Pengawasan
adalah berhubungan dengan perbandingan antara pelaksana aktual rencana, dan awal Unk 
 
langkah perbaikan terhadap penyimpangan dan rencana yang berarti”.
 Menurut Robert J. Mockler pengawasan yaitu usaha sistematik menetapkan standar pelaksanaan
 
dengan tujuan perencanaan, merancang sistem informasi umpan balik, membandingkan kegiatan
 
nyata dengan standar, menentukan dan mengukur deviasi-deviasai dan mengambil tindakankoreksi yang menjamin bahwa semua sumber daya yang dimiliki telah dipergunakan dengan
 
efektif dan efisien.Pengendalian / Pengawasan adalah proses mengarahkan seperangkat variable / unsure ( manusia,peralatan, mesin, organisasi ) kearah tercapainya suatu tujuan atau sasaran manajemen.
 
Pengendalian dan pengawasan diperlukan untuk mengetahui apakah pelaksanaan suatu kegiatan
 
dalam organisasi sesuai dengan rencana dan tujuan yang telah digariskan atau ditetapkan.Pengawasan (controlling) merupakan fungsi manajemen yang tidak kalah pentingnya dalam suatu
 
organisasi. Semua fungsi terdahulu, tidak akan efektif tanpa disertai fungsi pengawasan. Dalamhal ini, Louis E. Boone dan David L. Kurtz (1984) memberikan rumusan tentang pengawasan
sebagai : “… the proce
ss by which manager determine wether actual operation are consistent with
 plans”.
 Dengan demikian, pengawasan merupakan suatu kegiatan yang berusaha untuk mengendalikan
 
agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan apakah tujuan organisasi
 
tercapai. Apabila terjadi penyimpangan di mana letak penyimpangan itu dan bagaimana pulatindakan yang diperlukan untuk mengatasinya. Selanjutnya dikemukakan pula oleh T. Hani
 
Handoko bahwa proses pengawasan memiliki lima tahapan, yaitu :
 
(a) penetapan standar pelaksanaan(b) penentuan pengukuran pelaksanaan kegiatan;
 
(c) pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata;(d)pembandingan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-penyimpangan
 
(e) pengambilan tindakan koreksi, bila diperlukan.

Activity (55)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Siti Munifah liked this
YoGa SmArt liked this
Wirat Moko liked this
Ermi Eliza liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->