Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pancasila

Pancasila

Ratings: (0)|Views: 828|Likes:
Published by Fitri Apriyani

More info:

categoriesTypes, School Work
Published by: Fitri Apriyani on Oct 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/09/2011

pdf

text

original

 
KETERKAITAN ANTARA NILAI, MORAL DAN NORMA DIDALAM KEHIDUPAN PANCASILA
A.DEFINISI
1.Nilai adalah sifat-sifat atau hal-hal yang penting atau berguna bagi kemanusiaan.2.Moral adalah istilah manusia menyebut ke manusia atau orang lainnya dalamtindakan yang memiliki nilai positif.
3.
 Norma adalah patokan perilaku dalam suatu masyarakat tertentu. Secara umumnorma dibedakan menjadi 2 macam, yaitu norma khusus dan norma umum. Norma Khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan atau kehidupankhusus, misalnya olahraga, aturan pendidikan, aturab disekolah, dan sebagainya. Norma Umum lebih bersifat umumdan sampai tingkat tertentu boleh dikatakan bersifat universal. Norma umum dibedakan menjadi 3, yaitu :
a.
 Norma Agama, yaitu petunjuk hidup yang berasal dariTuhanyang disampaikanmelalui utusan-Nya yang berisi perintah, larangan dan anjuran-anjuran. b.Norma Sopan Santun, yaitu norma yang mengatur pola perilaku dan sikap lahiriahmanusia.c.Norma Hukum, yaitu norma yang dituntut keberlakuannya secara tegas olehmasyarakat karena dianggap perlu dan niscaya demi keselamatan dankesejahteraan manusia dalam kehidupan bermasyarakat.
4.
Pancasila adalah suatu pandangan hidup atau ideologi yang mengatur hubunganmanusia dengan Tuhan, antarmanusia, manusia dengan masyarakat atau bangsanyadan manusia dengan alam lingkungannya.
B.PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
 
Pengertian Pancasila sebagai dasar Negara diperoleh dari alinea keempatPembukaan UUD 1945. Dalam pembukaan UUD tersebut kita temukan
dasar Negara“Pancasila”
. Oleh karena itu, secara yuridis pancasila sah menjadi Dasar NegaraRepublik Indonesia. Akibat hukum dari disahkanya
Pancasila sebagai dasar Negara
,maka seluruh kehidupan bernegara dan bermasyarakat haruslah didasari oleh Pancasila.Landasan hukum Pancasila sebagai dasar Negara dapat memberi akibat hukum danfilosofis; yakni kehidupan bernegara bangsa ini haruslah berpedoman pada pancasila.
C.ARTI PENTING KEBERADAAN PANCASILA
Pancasila sebagai dasar negara memang sudah final. Menggugat Pancasila hanyaakan membawa ketidakpastian baru. Bukan tidak mungkin akan timbul kesalahan yangmemecah-belah eksistensi negara kesatuan. Akhirnya Indonesia akan tercecer menjadinegara-negara kecil yang berbasis agama dan suku. Untuk menghindarinya maka penerapan hukum-hukum agama (juga hukum-hukum adat) dalam sistem hukum negaramenjadi urgen untuk diterapkan. Sejarah Indonesia yang awalnya merupakan kumpulanKerajaan yang berbasis agama dan suku memperkuat kebutuhan akan hal ini. Pancasilayang diperjuangkan untuk mengikat agama-agama dan suku-suku itu harus tetapmengakui jati diri dan ciri khas yang dimiliki setiap agama dan suku.
D.PENGARUH PANCASILA DALAM TERBENTUKNYA MORAL DAN NORMABANGSA
 Nilai-nilai Pancasila yang telah tertanam dalam pribadi bangsa Indonesia berperan penting dalam terbentuknya moral dan norma dalam masyarakat. Pancasila dijadikansebagai acuan dalam penentuan terhadap moral seseorang dan norma-norma dalamkehidupan. Nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia perludiselidiki untuk memperkuat dan memperkaya nilai-nilai Pancasila, dengan ketentuansebagai berikut :
 
a.Nilai-nilai yang menunjang dan memperkuat kehidupan masyarakat dan bernegaradapat kita terima asal tidak bertentangan dengan kepribadian bangsa dan nilai-nilaiyang terkandung dalam Pancasila. b.Nilai-nilai yang melemahkan dan bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandungdalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945 tidak dimasukka sebagai nilai-nilaiPancasila.c.Nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan dan Batang Tubuh UUD 1945dipergunakan sebagai batu ujian dari nilai-nilai yang lain agar dapat diterima sebagainilai-nilai Pancasila.
Faktor Prinsipil Pancasila sebagai pedoman hidup bernegara :
1.Mengakui adanya kekuatan gaib yang ada di luar diri manusia menjadi pencipta sertamengatur serta penguasa alam semesta.2.Keseimbangan dalam hubungan, keserasian-keserasian dan untuk menciptakannya perlu pengendalian diri.3.Dalam mengatur hubungan, peranan dan kedudukan bangsa sangat penting. Persatuandan kesatuan sebagai bangsa merupakan nilai sentral.4.Kekeluargaan, gotong royong, kebersamaan, serta musyawarah untuk mufakatdijadikan sendi kehidupan bersama.5.Kesejahteraan bersama menjadi tujuan hidup bersama.
E.PENERAPAN NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN
Setelah diakui sebagai dasar Negara selanjutnya kita sebagai bangsa Indonesiadiharapkan untuk tetap menjaga nilai Pancasila dengan cara menerapkannya dalamkehidupan. Pancasila bukan saja sebagai sebuah ideologi tetapi juga sebagai pedoman

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->