Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Filsafat Barat Kontemporer

Makalah Filsafat Barat Kontemporer

Ratings: (0)|Views: 1,923|Likes:
Published by Rizqi Ahmad

More info:

Published by: Rizqi Ahmad on Oct 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/08/2012

pdf

text

original

 
Makalah Filsafat Barat Kontemporer
“Filsafat Atonomis Logis, Wittgenstein”
Disusun Oleh:
DEDE SUPRIYATNA104033101048
JURUSAN AQIDAH FILSAFATFAKULTAS USHULUDDINUIN SYARIF HIDAYATULLAHJAKARTA2011
 
A.Riwayat Hidup Wittgenstein
Ludwing Wittgenstein dilahirkan di Wina (Austria) pada tanggal 26 April 1889. Iadilahirkan dari seorang ayah yang merupakan keturunan Yahudi lalu memeluk agama KristenProtestan, dan juga merupakan seorang insiyur yang dalam jangka sepuluh tahun berhasilmenjadi pemimpin suatu industri baja yang besar.Sedangkan ibunya, adalah pemeluk agama Katolik. Kedua orang tua mempunyai agama yang berbeda, namun keduanya orang tuanya sama-sama memiliki bakat tentang tentang musik, danatas bakat kedua orang tuanya menjadikan rumahnya sebagai semacam pusat musik, dan pernahdikunjungi oleh Johannes Brahms, seorang ahli dalam musik, dan ikut memberikan pengaruhdalam kehidupan Wittgenstein.Tentang Wittgenstein sendiri, merupakan seorang anak bungsu dari delapan saudara yang bersekolah di Sekolah Tinggi Teknik di Berlin pada tahun 1906. Dan sesudah dua tahunWittgenstein mengenyam pendidikan Teknik, ia pun melanjutkan studi di Manchester (Inggris)tepatnya pada tahun 1908. Di sekolahan itu, ia melakukan riset dalam bidang teknik pesawatterbang, khususnya mesin jet dan baling-baling.Dalam melakukan riset baling-baling diperlukan pemahaman tentang matematika, maka perhatiannya terhadap matematikan semakin membuat dia tertarik. Dan tak hanya matematikasaja, ia pun mulai tertarik pada filsafat matematika.Atas ketertarikannya kepada bidang matematika, ia berupaya untuk melakukan konsultasi perihal tersebut. Dan hal itu terjadi pada tahun 1911, dengan seorang ahli matematika yang berasal dari Jerman dengan nama G. Frege.Tak hanya terjadi konsultasi antara Wittgenstein dengan G. Frege, G. Frege menyarankanagar Wittgenstein belajar kepada Bertrand Rusel di Cambridge. Akhirnya Wittgensteinmemasuki Universitas Cambridge pada tahun 1912. Dan di sana, ia mulai belajar filsafat di bawah bimbingan Russell.
1
 Dan Russell tak hanya berperan sebagai guru Wittgenstein yang mengenalkan tentang konsepAtonomis Logis, ia juga berperan sebagai sahabat. Namun, meskipun demikian terkadang sosok muridnya dapat memberikan pengaruh bahkan bertolak belakang terhadap gurunya. Salah satu bentuk dari persahabatan, dan pertentangan terhadapa gagasan dapat terlihat dalam ungkapan
1 K. Bartens,
 Filsafat barat kontempore Inggris-Jerman
(Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 2002), h. 41.
 
Russel pada kata pengantar buku Wittgenstein. Karyanya yang terbit dalam majalah ‘
 Annalender Naturphilosphie
’ pada tahun 1912 dengan judul ‘
 Logisch Philosophische Abhandlungen’ 
(ulasan-ulasan dan filosofis). Dan pada tahun berkutnya Bertand Russel kembali menulis kata pengantar dalam karya Wittegenstein. Namun, dalam karya tersebut, Russel kurangmenyetujuinya.
2
Pada tahun 1912, ia mendapatkan warisan kekayaan besar dari ayahnya yang meninggal.Tetapi ia memberikan semua kekayaan itu kepada orang lain (antara lain seniman-seniman). Dania sendiri hidup dalam kesepian dalam sebuah pondok yang dibangun dengan tangannya sendiridi Norwegia.Dan saat Perang Dunia 1 pecah, Wittgenstein pulang ke tanah airnya, lalu ia masuk tentaraAutria. Selama ia menjadi tentara banyak tugas yang diemban olehnya, adapun tugas tersebutantara lain, ia ditugaskan untuk mendatangi di front timur dan front selatan. Selama iamenjalankan tugas, ia juga menulis buku tentang filsafat yang selesai pada tahun 1918.Pada tahun itu juga, ia menjadi tawanan perang oleh tentara Italia. dan tatkala ia berada di penjara, ia telah berhasil mengirimkan sebuah kopi naskahnya ke sahabatnya, yakni Russell danFrege. Dan pada tahun 1919, Wittgeinsten berhasil dibebaskan dari penjara melalui perantaraRussell.Dan masih pada tahun yang sama, Wittgeinsten berjumpa dengan Russel di Den Haag(Negeri Belanda). Dalam pertemuan mereka, mereka membahas tentang karya Wittgeinstein. danakhirnya karya tersebut berhasil diterbitkan pada tahun 1921. Sebuah karya yang terbit dalamsebuah manjalah
 Annalen der Naturphilosophie
dengan judul
 Logischphilophische Abhandlungen
” (Ulasan-ulasan logis dan filosofis).setahun kemudian terbitan tersebut diterbitkan kembali bahkan diterjemahkan ke dalam bahas Inggris di samping bahasa Jerman yang asli. Pada edisi ini disettai kata pengantar olehRussell dengan judul
Tractatus logico philosophicus
.Dan akhirnya pada tahun 1979, Wettgeinsten berhasil menerbit sebuah buku dengan judul
Tractatus
. Atas terbit buku tersebut, Wittgeinsten mengagap karirnya sebagai filsuf telah usai.Iapun melanjutkan kegiatan dengan mengikuti kursus untuk memperoleh ijazah guru. Dan tahun1926 ia berhenti menjadi guru dan melanjutkan sebagai tukang kebun di biara Hutteldorf dekatWina.
2 Kaelan, Filsafat bahasa masalah dan perkembanganya (Yogyakarta: Paradigma, 1998), h. 106
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Putra liked this
Umarsaid Wijaya liked this
Iin Ningsi liked this
Indra Hompimpunk liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->