Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
28Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RDTR BAB 3 Draft (A3) Barat (5)

RDTR BAB 3 Draft (A3) Barat (5)

Ratings: (0)|Views: 21,865|Likes:
Published by Elisa Sutanudjaja

More info:

Published by: Elisa Sutanudjaja on Oct 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/26/2013

pdf

text

original

 
Laporan Akhir 
Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR
)
B.7 Materi Pengaturan Kotamadya Jakarta BaratB.7.1 Tujuan, Kebijakan dan Strategi Kecamatan Grogol PetamburanB.7.1.1 Tujuan
Rencana rinci tata ruang Kecamatan Kecamatan Grogol Petamburan merupakan wujudpemanfaatan ruang yang menggambarkan susunan lokasi pusat perdagangan jasa dan ikatanfungsi antar sub-sub pusat kegiatan dalam kurun waktu yang telah ditentukan. Sesuai denganhasil identifikasi serta kecenderungan struktur tata ruang masa depan yang akan terbentukmaka tujuan rencana rinci tata ruang Kecamatan Grogol Petamburan yaitu :-Menyiapkan dan mengarahkan Kecamatan Grogol Petamburan sebagai PusatPendidikan provinsi DKI Jakarta dan sebagai pusat perdagangan dan jasa KotamadyaJakarta Barat dengan membangun sarana dan prasarana untuk menunjang kegiatanpendidikan dan perdagangan dan jasa.-Memenuhi kebutuhan perumahan dengan membangun rumah susun sederhana sewatingkat tinggi di Kelurahan Wijaya Kusuma dan Jelambar Baru yang mengacu padaPeraturan Menteri PU No. 5 tahun 2007.-Meningkatkan kondisi dan kapasitas jaringan jalan regional yang berguna memantapkanfungsi Kecamatan Grogol Petamburan sebagai salah satu pusat pergerakan Kota madyaJakarta Barat dan Tangerang.-Mewujudkan Kecamatan Grogol Petamburan sebagai kawasan pendukung kelengkapanfasilitas dan utilitas di Jakarta Barat.-Peningkatan layanan sarana jalan dengan pelebaran jalan-jalan utama.-Mewujudkan pembangunan dan pengembangan Kecamatan Grogol Petamburan yangberpihak pada kepentingan masyarakat, dengan memposisikan peran masyarakat sebagaipemrakarsa pembangunan,-Memanfaatkan peluang dan mampu menempatkan kendala pengembangan sebagaikomponen modal dasar pengembangan dan pembangunan Kecamatan Grogol Petamburanguna mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
B.7.1.2 KebijakanB.7.1.2.1 Kawasan Budidaya
Kawasan budidaya merupakan kawasan yang dikembangkan secara intensif dengan pusatpengembangan yang ada di Kecamatan Grogol Petamburan, secara umum pengembangantersebut berorientasi pada optimalisasi sumber daya dan tetap mempertahankan kelestarianlingkungan guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Strategi rencana kawasanbudidaya berdasarkan ciri kegiatan perkotaan adalah Kawasan perkotaan merupakankawasan yang mempunyai arahan kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsikawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasapemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi. Karena keterbatasan daya dukunglahan maka pada kawasan perkotaan diupayakan adanya intensifikasi lahan pada lahandengan kepadatan penduduk atau kegiatan tinggi, dilakukan ekstensifikasi pada kawasancadangan pengembangan kawasan perkotaan. Pengembangan tersebut diupayakansemaksimal mungkin sesuai dengan potensi yang ada. Namun perlu dijaga agapengembangan kawasan perkotaan tidak meluas dan mengganggu kawasan dengan fungsilindung. Pengembangan di kawasan perkotaan terutama di pusat kota tetap memperthatikanagar kekompakan penggunaan lahan terjaga dan tidak menjadi homogen.Kebijakan kawasan budidaya dibagi menjadi beberapa sektor, diantaranya yaitu :
1)
Sektor Perumahan-Penerapan penggunaan campuran dalam rangka mengintesifkan penggunaanlahan dan bangunan, baik secara vertikal maupun horisontal-Program perbaikan lingkungan dan permajaan lingkungan pada kawasan kumuh-Pembangunan rumah susun sederhana untuk memenuhi kebutuhan perumahan
2)
Sektor Perdagangan dan Jasa
-
Pengembangan sistem
ribbon
sedikit dibatasi, kecuali pada sisi – sisi jalan yangmengalami peningkatan fungsi dan kualitas dengan memperhatikan kelancaran aruslalu lintas dengan pemenuhan penyediaan tempat parkir -Pengembangan pada sentra – sentra lokal diprioritaskan untuk mengurangikemacetan lalu lintas-Program perbaikan lingkungan dan peremajaan lingkungan pada wilayah yangcukup padat serta pembangunan baru pada lahan yang relatif kosong
3)
Sektor Industri-Membatasi kegiatan industri dengan hanya memperbolehkan pada kegiatanindustri rumahan dan merelokasi kegiatan industri yang tidak sesuai dengankegiatan industri tersebut
4)
Sektor Ruang Terbuka Hijau-Melaksanakan dan mencadangkan serta mengamankan ruang terbuka hijausepanjang kali dan memanfaatkannya untuk taman dan hortikultura yang dapatdinikmati masyarakat.-Mengadakan penghijauan maksimum pada pekarangan-pekarangan individumelalui program penyuluhan pembinaan.-Mengadakan penghijauan maksimum pada ROW (lebar badan jalan) arteri dankolektor.
III-36
 
Laporan Akhir 
Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR
)
5)
Sektor Transportasi-Peningkatan dan pembangunan jalan arteri dan kolektor arah timur – baratataupun utara – selatan-Pengembangan jaringan jalan kolektor pada setiap kelurahan denganmemperhatikan kualitas dan kapasitas
6)
Sektor Fasilitas Umum-Pengembangan dan peningkatan fasilitas umum, baik kuantitas maupun kualitas-Guna mengatasi keterbatasan lahan, masih dimungkinkan untuk pengembangansecara vertikal dan penggabungan kegiatan lainnya yang sejenis dalam satubangunan
7)
Sektor Utilitas Umum-Penambahan gardu-gardu listrik dan penambahan/peningkatan jaringanpelayanan listrik serta lampu-lampu penerangan jalan-Penambahan telepon umum pada lokasi-lokasi strategis-Koordinasi terpadu antara PLN, Telkom dan Pemda DKI Jakarta dalamperencanaan dan pelaksanaan pengadaan instalasi listrik, telepon dan gas
8)
Sektor Air Minum dan Sumber Air Bersih-Menambah/memperluas jaringan air bersih dan meningkatkan kualitas jaringanpipa – pipa induk dan distribusi-Penganjuran pengurangan penggunaan air tanah guna mengatasi penurunanmuka air tanah dan intruisi air laut
-
Penambahan
hydrant 
umum
9)
Sektor Drainase dan Pengendalian Banjir -Melaksanakan normalisasi sungai dan saluran drainase serta mengamankantepian sungai dari kegiatan yang dapat menganggu fungsi sungai (pengamananterhadap bangunan liar dan pembuangan sampah)-Melaksanakan pembangunan/peremajaan drainase makro dan mikro ke dalamsistem pengendalian banjir makro
10)
Sektor Sanitasi dan Sampah-Pengadaan septick tank kelompok pada lokasi-lokasi permukiman yang dihunioleh penduduk yang berpenghasilan rendah. Sistem perencanaan yang dipakai yaituperencanaan yang diintegrasikan terhadap sistem
sewerage
.-Meningkatkan kondisi MCK yang ada serta pengadaan baru sesuai kebutuhanlingkungan permukiman padat.-Pengelolaan sampah dengan menyediakan container dan dipo-dipo sampahsesuai kebutuhan.
B.7.1.2.2 Kawasan Strategis
Pengembangan kawasan diprioritaskan karena keberadaannya dapat mendukungpengembangan sekktor strategis di atasnya dengan berdasar atas pertimbangan-pertimbangan. Pengembangan kawasan tersebut mempunyai dampak regional maupunnasional karena memiliki kontribusi tinggi. Pengembangan sektor sosial ekonomi di atasnyamembutuhkan lahan dalam skala besar. Sektor yang akan dikembangkan mempunyaiprioritas tinggi dalam lingkup regional dan nasional. Kawasan memliki prospek ekonomi yangcerah untuk menarik investasi dan memacu pengembangan wilayah sekitar.Pengembangan secara intensif potensi sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan.Pengembangan prasarana perhubungan yang lebih dapat diandalkan. Peningkatanhubungan sosial ekonomi dengan pusat kegiatan terdekat.
B.7.1.2.3 Penanganan Lingkungan
Strategi penanganan kawasan ini dititik beratkan pada pemeliharaan lingkungan gunamempertahankan ekosistem setempat dan kelestarian lingkungan alam. Hal ini termasuk juga pengendalian dan pengelolaan lingkungan hidup serta peraturan tentang adanyapenetapan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).
B.7.1.3 Strategi
Strategi rencana rinci tata ruang Kecamatan Grogol Petamburan adalah :-Meningkatkan peran dan fungsi serta menata pusat-pusat kegiatan yang sudahberkembang.-Memperbaiki dan merencanakan kawasan-kawasan yang cenderung kumuh denganmembangun rumah susun beserta fasilitas-fasilitasnya.-Mempertahankan RTH yang sudah ada dan mengembalikan fungsi RTH khususnya dibantaran sungai, pinggiran Jalan Rel kereta api yang dijadikan permukiman kumuh.-Merealisasikan pembangunan sarana dan prasarana yang mampumeningkatkankapasitas perdagangan dan jasa .-Merealisasikan pembangunan jalan lingkungan di dalam lingkungan yang telahberkembang guna menyediakan ruang perumahan kota yang dapat menampungperkembangan penduduk.
B.7.2 Rencana Pengelolaan Kependudukan Kecamatan Grogol Petamburan
Berdasarkan perkembangan wilayah yang semakin pesat di Kecamatan Grogol Petamburanmaka diperlukan rencana pengelolaan kependudukan yang tepat dengan menggunakanperhitungan berdasarkan daya tampung penduduk pada tahun 2030. Sesuai hasil perhitungan
III-37
 
Laporan Akhir 
Penyusunan Naskah Akademis dan Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR
)
analisis kependudukan dengan metode daya tampung menunjukkan bahwa denganmenggunakan KDB, KLB, serta standar luas kavling ideal, maka jumlah daya tampungpenduduk ideal Grogol Petamburan direncanakan sebesar 286.462 jiwa dengan jumlahkepadatan penduduk sebesar 254 jiwa/ha, dengan kepadatan tertinggi terdapat di KelurahanJelambar Baru sebesar 382 jiwa/ha, maka untuk mengatasi keterbatasan lahan KecamatanGrogol Petamburan direncanakan dengan membangun perumahan secara vertikal. Sedangkanrumah rumah kumuh yang masih terdapat di Kecamatan Grogol Petamburan akandihilangkan. Pembangunan wisma kecil akan dibatasi di Grogol Petamburan. Kepadatanpermukiman direncanakan tidak terlalu padat/sedang untuk menjaga kelayakan sebagaikawasan tempat tinggal.Untuk lebih jelasnya mengenai daya tampung penduduk tahun 2030 di Kecamatan GrogolPetamburan dapat dilihat pada Tabel 7.1
 Tabel 7.1Rencana Jumlah dan Kepadatan PendudukKecamatan Grogol Petamburan Tahun 2030
NoKelurahanPenduduk2006DayaTampungPenduduk2030KepadatanPenduduk20062030
1Tanjung Duren Utara27,20936,5422042742Tanjung Duren Selatan18,10524,3151331783Tomang35,87448,1801912574Grogol27,61937,0932253035Jelambar41,09255,1872843826Wijaya Kusuma26,68335,8361021377Jelambar baru36,71549,309255343
 
Jumlah213,297286,462189254
Sumber : Hasil Rencana
B.7.3 Rencana Struktur Ruang Kecamatan Grogol PetamburanB.7.3.1 Pusat Kegiatan Primer 
Pusat Kegiatan Primer di Kecamatan Grogol Petamburan antara lain adalah :a.Universitas Tarumanegara dan Trisakti dengan kegiatan pelayanan pendidikanb.Mall Ciputra, Mall Taman Anggrek dan Podomoro City dengan kegiatan pelayananperdagangan dan Jasac.Terminal bus Grogol dengan kegiatan jasa pelayanan transportasid.RS.Jiwa Grogol dan RS.Royal Taruma dengan kegiatan Pelayanan Kesehatan
B.7.3.2
Pusat Kegiatan Sekunder 
Pusat Kegiatan Sekunder di Kecamatan Grogol Petamburan antara lain adalah :a.RS.Sumber Waras dengan kegiatan pelayanan kesehatanb.Roxy Square dengan kegiatan pelayanan perdagangan dan jasac.Univ.Trisakti (Fakultas Kedokteran Gigi) dengan kegiatan pelayanan pendidikan
B.7.3.3 Pusat Kegiatan Tersier 
Pusat Kegiatan Tersier di Kecamatan Grogol Petamburan antara lain adalah :a.Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat dengan kegiatan pelayanankebencanaanb.Ukrida dan BPK Penabur dengan kegiatan pelayanan pendidikanc.Pusat Perkantoran Sentra Latumenten dengan kegiatan pelayanan perdagangan dan jasa
B.7.3.4 Pusat Kegiatan Sub Tersier 
Pusat Kegiatan Sub Tersier di Kecamatan Grogol Petamburan antara lain adalah :a.Pasar Tomang Barat, Pasar Grogol dan Pasar Wijaya Kusuma dengan kegiatanpelayanan perdagangan dan jasab.Kantor Kecamatan Grogol Petamburan dengan kegiatan pelayanan pemerintahanc.YP Pendidikan Yadika, SMPN 89, Madrasah Aliyah Al Isra dengan kegiatan pelayananpendidikanUntuk lebih jelasnya mengenai rencana struktur ruang Kecamatan Grogol Petamburan tahun2030 dapat dilihat pada
 
Tabel 7.2
III-38

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->