Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
40Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANGGA

ANGGA

Ratings: (0)|Views: 1,567 |Likes:
Published by pamulang

More info:

Published by: pamulang on Oct 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
 A.Latar Belakang
Stroke adalah gangguan pembuluh darah di otak dengan seranganakut yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat.Strokesebagai penyebab utama kecacatan fisik maupun mental pada usialanjut dan usia produktif, dengan sifatnya tersebut stroke merupakansalah satu masalah kesehatan yang serius yang ditandai dengan tingginyamorbiditas dan mortalitas. (2)Dari 3 penyebab utama kematian menurut WHO
(Woi
hl HealthOrganization)
tahun 2003 di negara maju stroke menernpati urutan ke 2dalam urutan penyebab kematian setelah pcnyakit jantung dan penyebabkecacatan nomor I pada orang dewasa dan membutuhkan biaya yang besar untuk pengobatan, serta mengakibatkan kehilangan produktifitas akibatkecacatan tersebut.Kejadian stroke didunia sekitar 5,5 juta pertahun.
 
Di negara maju kasusstroke berangsur-angsur menurun, di negara berkembang termasuIndonesia justru sebaliknva, jumlah pendereta teres meningkat, teristimewa pada usia diatas 40 tahun. Menurut penelitian bahwa perbandingan angka dinegara berkembang dan negara maju 5 : 1, bahkan pada tahun 2020diperkirakan 7.6 juta orang meninggal karena stroke dalam waktu 5tahun, 1 dari 5 orang dengan riwayat stroke akan cacat.
 
Di Amerika Serikat pada tahun 2003 kejadian stroke setiaptahunnya sekitar 750.000 penderita pertahun dengan jumlah kematian150.000 penderita pertahun dan lebih 100.000 penderita stroke butahanhidup dengan berbagai derajat kecacatan. Kejadian stroke meningkatsesuai dcngan peningkatan umur, laki-laki lebih sering terserang stroke dari pada wanita.
 
Pada tahun 2000
 Public Health Service
di Amerika Serikatmerencanakan dan mempromosikan pencegahan stroke untumcngurangi kematian stroke hingga tidak melebihi 20 pendcrita per 100.000 penduduk .(2)Di Indonesia stroke penyebab utama kematian, walaupun belumadanya penelitian epidemiologi yang sempurna dan valid tentang prevalensistroke, tetapi menunjukan proporsi stroke di Rumah Sakit-rumah sakit daritahun ke tahun meningkat. Diperkirakan setiap tahun terjadi 500.000 penduduk terkena serangan stroke, sckitar 25 % atau 125.000 penduduk orangmeninggal dan sisanya cacat ringan dan berat. Di Rumah SakitElizabeth Jakarta tahun 2001 jumlah penderita stroke 152 orangmeningkat 2 kali lipat pada tahun 2002 mcnjadi 339 penderita stroke. (3)Kecendrungan peningkatan penyakit stroke tampak sejalandengan peningkatan gizi berbagai makanan cepat saji, pola makananyang sangat berlemak dan berkolesterol tinggi. Sedangkan kandunganseratnya sangat rendah. Sehingga efek Konsumsi lemak yang tinggi padamakanan akan meningkatkan kolesterol dan profit lipid dalam tubuh,yang dalam jaringan dan pembuluh darah akan menumpuk membentuk  plak-plak sehingga terjadilah
at-terosklerosis
yang merupakan faktor 
 
risiko stroke. (2,7)Di Sumatera Barat dari data yang ada pada PusatPengembangan Penanggulangan Stroke Nasional (PPPSN) Bukittinggisebanyak 25% - 30% penderita stroke yang dirawat adalah masyarakatusia produktif yaitu usia 30-50 tahun.Jumlah penderita yang dirawat inaptahun 2002 adalah 306 orang dengan angka kematian 40%, pada tahun 2003 jumlah penderita stroke rawat inap adalah 526 orang dengan angkakematian 41%, sedangkan pada tahun 2004 jumlah penderita stroke yangdirawat inap 561 orang dengan angka kematian 42%.Berdasarkan prevalensi masyarakat Sumatra Barat untuk menderitastroke sangat tinggi di Indonesia. Hal ini diperkirakan dengan pola makanandan asupan makanan tinggi lemak yaitu 30,1% dari energi total denganasarn lemak jenuh 35,3% (1-{alma 2001) scdangkan persentase konsumsilemak orang minang yang dikatakan dalam tingkat aman yakni 24% untumenghindari penyakit stroke dan kardlovashler. WI-10
(World HealthOrganization)
menganjurkan konsumsi lemak < 30%.(8)Dengan timbulnya Hiperkolesterolemia (dislipidemia) merupakanfaktor yang penting dalam Fatofisiologi aterosklerosis dan stroke. Faktor risiko yang paling penting adalah LDL Kolesterol, Dimana kadar LDL.Kolesterol amat bcrperati dalam proses arteroskerosis. Terutama RasioKolesterol terhadap HDL Kolesterol yang tinggi kemungkinan stroke lebih besar.

Activity (40)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Isna Skellington liked this
nick_md liked this
naim157 liked this
naim157 liked this
Meisya Fitri liked this
sianne_hyun liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->