Jika keluarga dan masyarakat menyatakan terganggu dengan perbuatan Darsem, makaDarsem terancam hukuman 6 atau 10 tahun penjara. Saat ini Darsem sedangmemasuki sidang umum.
[sunting] Pungutan Liar di KBRI/KJRI Malaysia
Para warga negara Indonesia yang ingin memperoleh pelayanan keimigrasian dimanakebanyakan dari mereka adalah TKI yang bekerja di Malaysia, dibebani tarif
pungutan liar. Modusnya adalah terbitnya SK/Surat Keputusanganda, untuk SK pungutan tinggi ditunjukan sewaktu memungut biaya, sedangkan SK pungutan rendahdigunakan sewaktu menyetor uang pungutan kepada negara. Pungli ini berawal dariPPATK yang mencium aliran dana tidak wajar dari para pegawai negeri di KonjenPenang pada Oktober 2005, dikemudian hari terungkap, pungutan serupa juga terjadidiKBRIKuala Lumpur. Pungli ini menyeret para pejabat ke meja hijau, termasuk mantanDuta Besar Indonesia untuk MalaysiaHadi A Wayarabi,Erick Hikmat
Setiawan(kepala KJRI Penang) dan M Khusnul Yakin Payapo (Kepala SubbidangImigrasi Konjen RIPenang).[3]Erick Hikmat Setiawan divonis 20 bulan penjara.[4]
Hampir semua TKI atau buruh migran Indonesia mengalami potongan gaji secarailegal. Potongan ini disebutkan sebagai biaya penempatan dan "bea jasa" yang diklaimoleh PJTKI dari para TKI yang dikirimkannya. Besarnya potongan bervariasi, mulaidari tiga bulan sampai tujuh, bahkan ada yang sampai sembilan bulan gaji. Tidak sedikit TKI yang terpaksa menyerahkan seluruh gajinya dan harus bekerja tanpa gajiselama berbulan-bulan. Praktik ini memunculkan kesan bahwa TKI adalah bentuk perbudakan yang paling aktual di Indonesia.HEADING TOP START
Selamatkan TKI, SBY Harus BertemuRaja Arab Saudi
Tri Kurniawan - Okezone
HEADING TOP CLOSED TOP READ
Minggu, 16 Oktober 2011 08:03 wib
SHARE START1 56 Email0SHARE CLOSEDTOP READ CLOSE READ