Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 5 - Mengelola Keragaman

Bab 5 - Mengelola Keragaman

Ratings: (0)|Views: 2,377 |Likes:
Published by Arifin Ali Kaswandi

More info:

Published by: Arifin Ali Kaswandi on Oct 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

 
1
BAB 4MENGELOLA KARYAWAN YANG BERAGAMDALAM SEBUAH LINGKUNGAN YANG MULTIKULTURAL
Diringkas oleh : Arifin, S.Ag
Setelah mempelajari bab ini, anda diharapkan mampu :
1.
 
Mendiskusikan keragaman tenaga kerja dan keberagaman lingkungan organisasi yangterus meningkat.2.
 
Menjelaskan peran pokok para manager dalam pengelolaan keberagaman yang efektif.3.
 
Menjelaskan mengapa managemen keberagaman yang efektif merupakan kewajibanetik dan bisnis.4.
 
Menjelaskan bagaimana persepsi dan penggunaan Skema dapat menghasilkanpenanganan yang tidak adil.5.
 
Menyebutkan langkah-langkah yang bias dilakukan oleh manager untuk mengelolakeberagaman secara efektif.6.
 
Mengidentifikasi dua bentuk pelecehan seksual dan bagaimana cara mengeliminasinya.
Bagaimana para manager dapat memperoleh keuntungan dari tenaga kerja yang beragam ?
Dilihat dari berbagai aspek, keberagaman tenaga kerja semakin bertambah. Ketikakeberagaman ini dikelola secara efektif, organisasi akan mendapatkan keuntungan dariberagam perspektif, pendapat, pengalaman, dan pengetahuan yang berbeda dari paraanggotanya untuk menghasilkan barang dan jasa yang lebih baik dan lebih responsif terhadapkonsumennya yang semakin beragam pula.
Keberagaman Tenaga Kerja dan LingkunganKeberagaman (
diversity 
)
adalah ketidaksamaan
 –
perbedaan- diantara orang yangdisebabkan oleh usia, jenis kelamin, ras, etnisitas, agama, orientasi seksual, latar belakangsocial ekonomi, pendidikan, pengalaman, penampilan fisik, kemampuan/ketidakmampuan, dancirri-ciri lainnya yang digunakan untuk membedakan antara orang satu dengan lainnya.Keberagaman memunculkan isu etik dan tanggungjawab sosial. Demikian juga dalamsebuah organisasi. Jika isu keberagaman ini tidak dikelola dengan baik organisasi bisamengalami keruntuhan, khususnya di lingkungan global. Ada beberapa alasan mengapakeberagaman menjadi isu penting bagi para manager dan perusahaan :1.
 
Ada kewajiban etis yang kuat dalam masyarakat untuk memperlakukan orang secarapantas dan adil.
 
2
2.
 
Mengelola keberagaman secara efektif dapat memperbaiki efektifitas organisasi.Ketika para manager mengelola keberagaman secara efektif, mereka tidak hanyamendorong manager lainnya untuk memperlakukan anggota organisasi secara pantasdan adil namun juga menyadari bahwa keberagaman merupakan sumber dayaorganisasi yang penting yang dapat membantu sebuah organisasi meraih keuntungankompetitif (
competitive advantage
).3.
 
Ada bukti kuat bahwa individu yang berbeda terus mengalami perlakuan tidak adil ditempat kerja sebagai akibat adanya prasangka, stereotip, dan diskriminasi buruk.Misalnya, perempuan sering dirugikan di tempat kerja karena dinomorduakandaripada pria. Pria menerima gaji lebih baik dari perempuan walaupun memiliki posisiyang sama.Di Amerika muncul istilah
Glass Ceiling
untuk menggambarkan sebuah metapora yangmenyinggung hambatan-hambatan tak tampak yang menghambat kelompok minoritas danperempuan dari promosi menuju posisi puncak di perusahaan. Ada beberapa sumberkeberagaman yang sering menjadi hambatan dalam perlakuan di tempat kerja, yaitu :1.
 
Usia (
age
).Usia para pekerja atau karyawan sering menjadi sumber perlakuan diskriminatif. Paramanager mestinya menjamin bahwa kebijakan dan prosedur di tempat kerja berlakuuntuk semua pekerja dengan adil, tanpa memperhatikan usia mereka. Mengelolakeberagaman secara efektif, dengan demikian, berarti bahwa semua karyawan dariusia yang berbeda-beda mampu saling belajar , bekerja bersama-sama dengan baik,dan saling mengambil keuntungan dari perspektif berbeda yang mereka miliki.2.
 
Jenis Kelamin (
gender 
).Sumber diskriminasi lainnya adalah jenis kelamin, laki-laki atau perempuan.Perempuan sering memperoleh perlakuan diskriminatif di tempat kerja, baik dariaspek penggajian yang lebih rendah atau potensi untuk memasuki jabatan yang lebihtinggi. Padahal mestinya mereka memperoleh hak yang sama jika mereka melakukanpekerjaan yang sama.3.
 
Ras dan Kesukuan (
race and ethnicity 
)Ras terkait dengan bangsa seseorang misalnya, ras Asia, Afrika, atau Amerika.Sedangkan Kesukuan atau etnisitas sering merujuk pada kelompok orang berdasarkanbahasa atau budaya. Semakin meningkatnya keberagaman ras dan etnis di tempatkerja atau dalam organisasi membutuhkan pengelolaan yang efektif sehingga bisadimanfaatkan sebagai sumber kekuatan organisasi bukan sebagai kelemahan.4.
 
Agama (
religion
)Agama bisa menjadi sumber perlakuan tidak adil dan diskriminasi di tempat kerja.Oleh karena itu para manager atau perusahaan harus mengenali, menyadari, dan
 
3
memahami perbedaan agama dan keyakinan ini untuk dijadikan sebagai sumberpeningkatan loyalitas karyawan. Hal-hal yang bisa dilakukan para manager misalnya ,menjadwal pertemuan berdasarkan hari libur agama dan memberi kesempatankaryawan untuk beribadah pada jam-jam ibadah. Ketika para manager memahamidan menghormati perbedaan agama ini maka loyalitas karyawan terhadapperusahaan akan meningkat .5.
 
Kemampuan/ ketidakmampuan (
capabilities / disabilities
)Ketidakmampuan fisik (cacat) sering menjadi sumber diskriminasi. Perusahaan ataupara manager harus akomodatif terhadap karyawan yang menyandangketidakmampuan semacam ini. Hal yang bisa dilakukan para manager terkait denganketidakmampuan karyawan ini diantaranya memberikan bantuan yang layak terhadapmereka, mengembangkan lingkungan kerja yang non diskriminatif, dan mendidikorganisasi tentang masalah
disability 
dan bentuk ketidakmampuan lainnya, misalnyacacat fisik atau penyakit tertentu seperti HIV/AIDS.6.
 
Latar Belakang Sosial Ekonomi (
socioeconomic background 
)Istilah
socioeconomic background 
berhubungan dengan kombinasi antara faktor kelassocial dan faktor pendapatan. Dari perspektif managemen, manager harus sensitif danresponsif terhadap keragaman tingkat sosial ekonomi karyawannya, terutama kepadamereka yang kurang beruntung atau mereka yang berpenghasilan rendah. Bentuksensitifitas manager itu bisa berbentuk perhatian terhadap kebutuhan karyawanberpenghasilan rendah dalam hal perumahan, pendidikan anaknya, dan kesempatanuntuk meningkatkan keterampilan kerja serta pelatihan-pelatihan yang mendukungkontribusi mereka terhadap perusahaan.7.
 
Orientasi Seksual
( sexual orientation
)Di Amerika Serikat 2% dari 10 % penduduknya adalah kelompok guy dan lesbian.Kelompok guy dan lesbian ini sering memperoleh perlakuan diskriminatif terkaitdengan kesempatan kerja dan di dalam lingkungan pekerjaan mereka, termasuk diIndonesia.8.
 
Jenis keberagaman lainnyaJenis keberagaman lain yang sering menjadi sumber perlakuan diskriminatif adalahaspek pendidikan, pengalaman, dan penampilan fisik seseorang (kurus atau gemuk,cantik , tampan, dll).
Manager dan Managemen Keragaman yang Efektif 
Ada beberapa peran yang dapat dilakukan oleh para manager dalam mengelolakeberagaman di tempat kerja. Peran managerial dan pengelolaan keberagaman yang efektif dapat digambarkan dalam table di bawah ini :

Activity (0)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Uddy Riztandi liked this
Serly Cullen liked this
Faiz Albahrain liked this
Viva Amanta liked this
Jenti Imucth liked this
Chriztadini Ria liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->