Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Untitled

Untitled

Ratings: (0)|Views: 25|Likes:
Published by Taufik Hidayat

More info:

Published by: Taufik Hidayat on Oct 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2011

pdf

text

original

 
Kira-kira selama dua ribu tahun, para filosof membangunpondasi falsafahnya sehinggakembali kepercayaan masyarakatterhadap ilmu pengetahuan yangkala itu mengalami pendangkalandan mengguncang filsafat dunia barat. Para filosof klasik munculuntuk membangkitkanpendangkalan dan melemahnyatanggung jawab manusia karenapengaruh negatif dari parafilosof aliran sofisme. Kehadiran para filosof klasik sama dengankehadiran raksasa yangmengguncang bumi. Berbagaipandangan filosof yunanimerupakan motivasi kuat untukbangkit kembali ilmu pengetahuan yang telah semakinlemah dan dangkal oleh pengaruhfilsafat kaum sofis yangmerelativitaskan segala sesuatu. Socrates, Plato, dan Aristoteles adalah para filosofyang bangkit pada masa yunaniklasik. Zaman klasik berawal darisocrates, tetapi socrates belumsampai pada suatu sistem filosofi,yang memberikan nama klasik kepada filosofi itu. Ia barumembuka jalan dan baru mencarikebenaran dan ia belum sampaimenegakkan suatu sistempandangan. Tujuannya terbatashingga mencari dasar yang baru dan kuat bagi kebenaran danmoral. Sistem ajaran filsafat klasik baru dibangun oleh Plato danAristoteles, berdasarkan ajaranSocrates tentang pengetahuandan etika serta filosofi alam yangberkembang sebelum Socrates. B. Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalammakalah ini adalah :1. Bagaimana riwayat hidup socrates ? 2. Apa pemikiran dan ajaran filsafat socrates ? 3. Siapa pengikut atau murid murid socrates ? 4. Apa perbedaan filsafat pada masa pra-socrates dansocrates ? BAB II PEMBAHASAN A. Riwayat Hidup Socrates (470-399 SM) Socrates adalah filsuf dari Athena, Yunani danmerupakan salah satu figurpaling penting dalam tradisifilosofis Barat. Socrates lahir diAthena, dan merupakan generasipertama dari tiga ahli filsafat besar dari Yunani, yaituSocrates, plato dan aristoteles. Socrates adalah yang mengajar Plato, dan Platopadagilirannya juga mengajarAristoteles. Socratesdiperkirakan lahir dari ayah yangberprofesi sebagai seorangpemahat patung dari batu (stone mason) bernamaSophroniskos. Ibunya bernamaPhainarete berprofesi sebagaiseorang bidan, dari sinilahSocrates menamakan metodenyaberfilsafat dengan metode kebidanan nantinya. Socratesberistri seorang perempuanbernama Xantippe dan dikaruniai
 
tiga orang anak. Secara historis, filsafat Socrates mengandungpertanyaan karena Socratessediri tidak pernah diketahuimenuliskan buah pikirannya. Apayang dikenal sebagai pemikiranSocrates pada dasarnya adalah berasal dari catatan oleh Plato, Xenophone (430-357) SM, dan siswa-siswa lainnya. Yang palingterkenal diantaranya adalahSocrates dalam dialog Platodimana Plato selalu menggunakannama gurunya itu sebagai tokohutama karyanya sehingga sangat sulit memisahkan mana gagasanSocrates yang sesungguhnyadan mana gagasan Plato yangdisampaikan melalui mulutSorates. Nama Plato sendirihanya muncul tiga kali dalam karya-karyanya sendiri yaitudua kali dalam Apologi dan sekalidalam Phaedrus. Socrates dikenal sebagai seorang yang tidak tampan,berpakaian sederhana, tanpaalas kaki dan berkelilingimendatangi masyarakat Athena berdiskusi soal filsafat. Dia melakukan ini pada awalnyadidasari satu motif religius untuk membenarkan suara gaib yangdidengar seorang kawannya dariOracle Delphi yang mengatakanbahwa tidak ada orang yanglebih bijak dariSocrates. Merasa diri tidak bijak dia berkeliling membuktikankekeliruan suara tersebut, diadatangi satu demi satu orang-orang yang dianggap bijak oleh masyarakat pada saat itu dan dia ajak diskusi tentang berbagaimasalah kebijaksanaan. Metodeberfilsafatnya inilah yang diasebut sebagai metode kebidanan.Dia memakai analogi seorang bidan yang membantu kelahiran seorang bayi dengan caranya berfilsafat yang membantulahirnya pengetahuan melaluidiskusi panjang dan mendalam.Dia selalu mengejar definisiabsolut tentang satu masalahkepada orang-orang yang dianggapnya bijak tersebutmeskipun kerap kali orang yangdiberi pertanyaan gagalmelahirkan definisi tersebut.Pada akhirnya Socratesmembenarkan suara gaib tersebut berdasar satupengertian bahwa dirinya adalahyang paling bijak karena dirinyatahu bahwa dia tidak bijaksanasedangkan mereka yang merasabijak pada dasarnya adalah tidak bijak karena mereka tidak tahukalau mereka tidak bijaksana. Cara berfilsatnya inilah yang memunculkan rasa sakithati terhadap Sokrates karenasetelah penyelidikan itu makaakan tampak bahwa merekayang dianggap bijak olehmasyarakat ternyata tidak mengetahui apa yang
 
sesungguhnya mereka dugamereka ketahui. Rasa sakit hatiinilah yang nantinya akanberujung pada kematianSokrates melalui peradilan dengan tuduhan resmi merusakgenerasi muda, sebuah tuduhanyang sebenarnya dengangampang dipatahkan melaluipembelaannya sebagaimanatertulis dalam Apologi karya Plato. Socrates pada akhirnyawafat pada usia tujuh puluhtahun dengan cara meminum racun sebagaimana keputusan yang diterimanya dari pengadilandengan hasil voting 280mendukung hukuman mati dan 220 menolaknya. Socrates sebenarnya dapat lari dari penjara, sebagaimana ditulis oleh Krito,dengan bantuan parasahabatnya namun dia menolakatas dasar kepatuhannya padasatu "kontrak" yang telah diajalani dengan hukum di kota Athena. Keberaniannya dalammenghadapi maut digambarkandengan indah dalam Phaedokarya Plato. Kematian Socratesdalam ketidakadilan peradilanmenjadi salah satu peristiwa peradilan paling bersejarah dalammasyarakat Barat di samping peradilan Yesus Kristus.[1] B. Ajaran Socrates Socrates memilih manusia sebagai objek penyelidikannyadan ia memandang manusia lebihkurang dari segi yang samaseperti mereka yaitu sebagaimakhluk yang mengenal, yangharus mengatur tingkah lakunya sendiri dan yang hidup ke dalammasyarakat. Sebagaimana jugapara sofis, socrates pun mulaifilsafatnya dengan bertitik tolakdari pengalaman sehari-hari dandari kehidupan yang konkrit. Tetapi ada suatu perbedaanyang penting sekali antarasokrates dan para kaum sofis,yaitu sokrates tidak menyetujuirelativisme yang terdapat padakaum sofis, menurut sokrates ada kebenaran obyektif, yangtidak bergantung pada saya dankita.[2] a. Metode Metode yang dipakai socrates untuk menghadapikeahlian silat lidah kaum sofis itudikenal sebagai metode Dialektik– kritis. Proses dialektik di sinimengandung arti “dialog antaradua pendirian yang bertentangan ataupunmerupakan perkembanganpemikiran dengan memakaipertemuan antar ide”.Sedangkan sikap kritis ituberarti socrates tidak mau menerima begitu saja sesutaupengertian sebelum dilakukanpengujian untuk membuktikanbenar atu salahnya. Oleh karenaitu dalam melaksanakan metodedialektik – kritis ini, socrates selalu meminta penjelasan

Activity (2)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->