Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
3Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perda12 tahun2003

Perda12 tahun2003

Ratings: (0)|Views: 4,652|Likes:
Published by sriwidjadja
organisasi Angkot-KWK
organisasi Angkot-KWK

More info:

Published by: sriwidjadja on Oct 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

10/25/2012

pdf

text

original

 
PERATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTANOMOR 12 TAHUN 2003TENTANGLALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN, KERETA API, SUNGAI DAN DANAU SERTAPENYEBERANGAN DI PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAGUBERNUR PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,Menimbang:a. bahwa dengan perkembangan kegiatan lalu lintas dan angkutan yang semakinmeningkat, dan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dibidang lalu lintas dan angkutan sejalan dengan pelaksanaan otonomi Daerah, perlumengatur ketentuan mengenai lalu lintas dan angkutan jalan, kereta api, sungai dandanau serta penyeberangan di Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;b. bahwa sehubungan dengan hal sebagaimana dimaksud pada huruf a, perlu menetapkanpengaturan lalu lintas dan angkutan jalan, kereta api, sungai dan danau sertapenyeberangan dengan Peraturan Daerah.Mengingat:1. Undang-undang Nomor 13 Tahun 1980 tentang Jalan (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1980 Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Tahun 1980 Nomor3186);2. Undang-undang Nomor 13 Tahun 1992 tentang Perkeretaapian (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1992 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3479);3. Undang-undang Nomor 14 Tahun 1992 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1992 Nomor 49, Tambahan LembaranNegara Nomor 3480);4. Undang-undang Nomor 21 Tahun 1992 Tentang Pelayaran (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1992 Nomor 98, Tambahan Lembaran Nomor 3493);5. Undang-undang Nomor 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1996 Nomor 73, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3647);6. Undang-undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan LembaranNegara Nomor 3699);7. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor3839);8. Undang-undang Nomor 34 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Propinsi Daerah Khususibukota Negara Republik Indonesia Jakarta (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 1999 Nomor 146 Tambahan Lembaran Negara Nomor 3878);9. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1993 tentang Angkutan Jalan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1993 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3527);10. Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 1993 tentang Pemeriksaan Kendaraan Bermotordi Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1993 Nomor 60, TambahanLembaran Negara Nomor 3528);
 
11. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1993 Nomor 63, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3528);12. Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1993 tentang Kendaraan dan Pengemudi(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1993 Nomor 64, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3530);13. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1998 tentang Prasarana dan Sarana Kereta Api(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 133, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3777);14. Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 1998 tentang Lalu Lintas dan Angkutan KeretaApi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 189, TambahanLembaran Negara Nomor 3795);15. Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 1999 tentang Angkutan di Perairan (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 187, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3907);16. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000 tentang Kewenangan Pemerintah danKewenangan Propinsi sebagai Daerah Otonom (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2000 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3952);17. Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2000 tentang Kenavigasian (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2000 Nomor 160, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4001):18. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 2001 tentang Kepelabuhanan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2001 Nomor 127, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2145);19. Peraturan Pemerintah No. 51 Tahun 2002 tentang Perkapalan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2002 Nomor 95, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4227);20. Peraturan Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 6 Tahun 1999 tentang Rencana TataRuang Wilayah Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Lembaran Daerah Propinsi DaerahKhusus Ibukota Jakarta Tahun 1999 Nomor 23);21. Peraturan Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 3 Tahun 2001 tentangBentuk Susunan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Sekretariat DewanPerwakilan Rakyat Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (Lembaran DaerahPropinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Tahun 2001 Nomor 66);22. Peraturan Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 8 Tahun 2001 tentangPokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Propinsi DaerahKhusus Ibukota Jakarta Tahun 2001 Nomor 67).Dengan persetujuan:DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTAJAKARTAMEMUTUSKAN:Menetapkan:PERATURAN DAERAH PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TENTANG LALULINTAS DAN ANGKUTAN JALAN, KERETA API, SUNGAI DAN DANAU SERTAPENYEBERANGAN DI PROPINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
BAB IKETENTUAN UMUM
 
 Pasal 1
Dalam Peraturan Daerah ini, yang dimaksud dengan1. Daerah adalah Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.3. Gubernur adalah Gubernur Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.4. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang selanjutnya disingkat DPRD adalah DewanPerwakilan Rakyat Daerah Propinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.5. Dinas Perhubungan adalah Dinas Perhubungan Propinsi Daerah Khusus Ibukota JakartaJalan adalah jalan yang diperuntukkan bagi lalu lintas umum Trotoar adalah bagian dari jalan yang diperuntukkan bagi pejalan kaki.6. Jaringan Transportasi Kota adalah serangkaian simpul dan/atau ruang kegiatan yangdihubungkan oleh ruang lalu lintas sehingga membentuk satu kesatuan sistem jaringantransportasi kota untuk keperluan penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan.7. Terminal adalah prasarana transportasi jalan untuk keperluan memuat dan menurunkanorang dan/atau barang serta mengatur kedatangan dan pemberangkatan kendaraanumum, yang merupakan salah satu wujud simpul jaringan transportasi.8. Tempat Pemberhentian (Halte) adalah tempat pemberhentian kendaraan umum untukmenurunkan dan/atau menaikkan penumpang.9. Kendaraan adalah suatu alat yang dapat bergerak di jalan, terdiri dari kendaraanbermotor atau kendaraan tidak bermotor.10. Kendaraan Bermotor adalah kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yangberada pada kendaraan itu.11. Kendaraan Umum adalah setiap kendaraan bermotor yang disediakan untukdipergunakan oleh umum dengan dipungut bayaran.12. Sepeda Motor adalah kendaraan bermotor beroda dua atau tiga tanpa rumah¬rumahbaik dengan atau tanpa kereta samping.13. Mobil penumpang adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi sebanyak-banyaknya 8 (delapan) tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi, baikdengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi,14. Mobil Bus adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi lebih dari 8 (delapan)tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi, baik dengan maupun tanpaperlengkapan pengangkutan bagasi.15. Mobil Barang adalah setiap kendaraan bermotor selain dari yang termasuk dalam sepedamotor, mobil penumpang dan mobil bus.16. Taksi adalah kendaraan umum dengan jenis mobil penumpang yang diberi tanda khususdan dilengkapi dengan argometer17. Kendaraan Khusus adalah kendaraan bermotor selain daripada kendaraan bermotoruntuk penumpang dan kendaraan bermotor untuk barang, yang penggunaannya untukkeperluan khusus atau mengangkut barang-barang khusus.18. Kereta Gandengan adalah suatu alat yang dipergunakan untuk mengangkut barang yangseluruh bebannya ditumpu oleh alat itu sendiri dan dirancang untuk ditarik olehkendaraan bermotor.19. Kereta Tempelan adalah suatu alat yang dipergunakan untuk mengangkut barang yangdirancang untuk ditarik dan sebagian bebannya ditumpu oleh kendaraan bermotorpenariknya.20. Pengujian berkala kendaraan bermotor yang selanjutnya disebut uji berkala adalahpengujian kendaraan bermotor yang dilakukan secara berkala terhadap setiap kendaraanbermotor, kereta gandengan, kereta tempelan dan kendaraan khusus.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->