Kepada
Yth Romo Kepala Paroki
Yth Bapak/Ibu Dewan Paroki
Nama saya Yohanes Bosco Hariyono. Saat ini saya aktif sebagai Manager Training People Development & Assessment
level Corporate di Sun Motor Group. Saya juga memberikan public training sebagai trainer freelance di luar jam kerja.
Sebelumnya belasan tahun saya berprofesi sebagai pendidik (Dosen di dua perguruan tinggi ternama) dan freelance
trainer selain menjadi aktivis-pendamping Organisasi dan Kelompok kategorial Gereja Katolik di wilayah Keuskupan
Malang dan keuskupan Surabaya (1988-1997).
Surat ini sekaligus sebagai bentuk nyata terimakasih kami yang telah dididik dan dipersiapkan secara khusus oleh gereja
untuk menjadi Pemimpin, Pembina, dan Pendidik umat selama pendidikan di Seminari Menengah dan Tinggi serta media
pelatihan lainnya (baik dari gereja maupun dari lembaga pendidikan/professional lainnya). Kami juga berusaha menjawab
keprihatinan gereja secara konkret melalui program ini (kami memilih hanya 2 program supaya focus) atau program-
program lain sesuai permintaan paroki dan gereja setempat.
Sebagai bahan pertimbangan bersama surat ini kami lampirkan proposal retret serial Cinta & Perkawinan yang
bermanfaat bagi umat dan kelompok binaan Bapak/Ibu/Romo/Suster. Retret kami memakai metode yang kami namakan
DIALOG TEMATIS dan telah kami terapkan di manapun kami memberikan layanan. Dan selama ini hasilnya sangatlah
mengejutkan. Karena dalam metode ini kami benar-benar memberdayakan peserta untuk membangun makna, hasil dan
kiat melalui diskusi dan sharing interaktif antar mereka sendiri dan dengan tim kami. Metode yang sama juga
memberdayakan para Tokoh dan \u2018Role Model\u2019, para Pembina dan kader setempat yang diproyeksikan untuk
mewujudkan program pengembangan gereja local yang berkelanjutan. Sebab yang kami layankan bukan hanya materi
melainkan terutama penguasan metode untuk menyelesaikan kasus ssrupa dan yang kasus lain yang temanya masih
bisa Romo/Suster/Bapak/Ibu pilih sesuai kebutuhan.
Silakan mencermati dan menguji proposal kami. Kami terbuka untuk menerima pertanyaan, masukan dan permintaan khusus agar program lebih sesuai dengan kebutuhan urgent dan actual di paroki/keuskupan/organisasi binaan Romo/ Suster/ Bapak/Ibu.
Fakta ini mencengangkan! Di Amerika, 40 % perkawinan pertama mengalami perceraian dan 80% yang yakin
perkawinannya tak terceraikan terbukti harus mengalaminya.
Fakta ini menunjukkan bahwa dewasa ini cinta dan kesetiaan perkawinan mendapatkan tantangan lebih berat
dibandingkan sebelumnya. Selain kehilangan pijakan dan orientasi nilai-nilai & keutamaan perkawinan kristiani
terkendala beberapa kondisi yang perlu dikaji bersama, termasuk hilangnya role model dan pembinaan cintakasih
berkelanjutan bagi dan dalam keluarga-keluarga kristiani.
Retret ini dimaksudkan untuk membahas semua itu, seraya menghidupkan kembali semangat awal perkawinan dan
pentingnya mewujud-nyatakkan cinta dan kesetiaan dalam dinamika hidup dan interaksi perkawinan.
1. Pilar dasar perkawinan Kristiani : bagaimana dipahami, dipraktekkan, dan terjadinya kesenjangan
i) Nilai-nilai mutlak perkawinan kristiani & intensi dasar
ii) Peranan bawah sadar dan bahasa tubuh
iii) Mengelola moment & komunikasi
2. Makna perkawinan yang selaras dan tidak selaras dalam praktek hidup kristiani
3. Harmonisasi dinamika intensi, tujuan dan komunikasi dalam perkawinan
4. Tips-tips praktis kesetiaan dalam perkawinan
Retret akan difasilitasi oleh Bapak Yohanes Bosco Hariyono & team. Beliau berpengalaman belasan tahun sebagai
trainer, pendidik, dan pendamping/konsultan di organisasi gereja, kampus dan perusahaan terkemuka. Beliau biasa
memfasilitasi diskusi-diskusi yang kreatif, fun, dan produktif dengan metode DIALOG TEMATIS.
Metode DIALOG TEMATIS memberdayakan peserta untuk terlibat aktif secara menyenangkan agar menghasilkan dan
membawa pulang tips-tips praktis siap pakai untuk diterapkan sebagai bukti pentingnya hasil DIALOG untuk kehidupan
nyata keseharian.
Retret ini perlu diikuti oleh : - pasangan yang harmonis (sekligus sebagai role model & pemberi kesaksian), pasangan yang mencari format perkawinan langgeng, pasangan yang di\u2019persimpangan jalan\u2019 dan terancam perceraian, dan para pemerhati/pendamping perkawinan dan keluarga kristiani