Memilih Perusahaan OutsourcingNo. 02 - April 2004
Pilih perusahaan outsourcing yang dapat berperan sebagai konsultan.
Perusahaan outsourcing yang profesional akan mampu memberikan opini dan alternatif solusi bagi masalah yang berkaitan dengan rekrutmen, seleksi, penentuan profilekaryawan, penerapan disiplin sampai dengan pemutusan hubungan kerja. Selainmematuhi hukum yang berlaku, perusahaan outsourcing yang baik juga harus bisaberperan sebagai advisor yang dapat memberikan pandangan bagi langkah dankebijakan yang diambil oleh perusahaan pengguna sehingga dapat terhindar dari potensikerugian di masa mendatang. Jangan memilih perusahaan outsourcing yang meluluskan apa saja keinginan perusahaanpengguna. Sebagai advisor, perusahaan outsourcing harus mampu memberikangambaran di muka mengenai peraturan yang berlaku, keamanan, kemampuanperusahaan, efektifitas, efesiensi kerja dan mana yang harus dilakukan oleh perusahaanpengguna dan mana yang harus dilakukan oleh perusahaan outsourcing.
Pilih perusahaan-perusahaan outsourcing yang dapat berperan sebagai "administrasiexpert".
Pilih penyedia jasa outsourcing yang dapat menjaga kualitas kerjanya dengan selalumemberikan jasa yang tepat waktu dan dapat diukur, serta mempunyai sistem kerjayang teratur. Proses administrasi meliputi bagian rekrutmen dan seleksi, pendataankaryawan, penggajian dan kelengkapan adminsitrasi yang tersimpan baik seperti datakaryawan misalnya. Jangan menjatuhkan pilihan pada perusahaan yang tidak mampumembantu dalam proses admisnistrasi, karena buat apa memilih mitra kerja yang tidakmampu meringankan beban perusahaan.
Adanya pembagian peran yang jelas.
Perusahaan pengguna adalah pihak yang paling mengetahui tentang pekerjaan apa yangakan dilimpahkan pada penyedia jasa outsourcing dan bagaimana hasil yang diharapkandapat dilakukan oleh perusahaan outsourcing tersebut. Untuk itu sebelum melimpahkanpekerjaan pada penyedia jasa outsourcing, perusahaan pengguna diharapkan dapatmemberikan penjelasan dengan lengkap tentang cakupan pekerjaan, karakteristikpekerjaan dan kompetensi teknik yang diharapkan dari calon karyawan outsourcebeserta perencanaan karir dan kompensasi yang diberikan.
Pilih Perusahaan yang dapat berperan sebagai "Culture Developer".
Perusahaan outsourcing harus mampu memahami kebutuhan perusahaan penggunadalam mendapatkan kandidat pekerja yang memiliki kesamaan cara pandang meskipunmasih bersifat potensial. Profile kandidat yang tepat dapat diberikan jika perusahaanoutsourcing diberi gambaran yang jelas profile karyawan seperti apa yang dianggapmampu bekerja sesuai dengan lingkungan perusahaan pengguna.Perusahaan outsourcing yang mempunyai pengalaman dapat memadukan keinginanklien dengan data kandidat yang ada agar kandidat yang dikirimkan nantinya tidak akanditolak oleh perusahaan pengguna. Untuk itu dibutuhkan keterbukaan dan diskusi yangdalam serta keterlibatan perusahaan pengguna dalam menentukan profile kandidat.
Buat Service Level Agreement yang lengkap
Di dalam service Level Agreement sebaiknya dituangkan bagaimana bentuk tanggung jawab kedua belah pihak, ekspektasi kedua belah pihak, alur kerja, cara kerja, peninjauanperforma dari perusahaan outsourcing, serta komitmen lainnya yang perlu dicantumkan.
Add a Comment