Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Mekanika Fluida

Sejarah Mekanika Fluida

Ratings: (0)|Views: 1,712 |Likes:
Published by Rizky Hadijah Fahmi
ini sepintas sejarah beserta tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam MEKANIKA FLUIDA
ini sepintas sejarah beserta tokoh-tokoh yang memiliki peran dalam MEKANIKA FLUIDA

More info:

Published by: Rizky Hadijah Fahmi on Oct 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2013

pdf

text

original

 
 MEKANIKA FLUIDA
 
Rizky Hadijah Fahmi / D111 09 254 
 Page 1
Sejarah Mekanika Fluida
 Mekanika fluida adalah suatu ilmu yang memelajari perilaku fluida baik dalamkeadaan diam (static) maupun bergerak (dynamic) serta akibat interaksi dengan mediabatasnya (zat pad
at atau fluida dengan γang lain
) . Seperti kebanyakan disipilin ilmu lainnya,mekanika fluida mempunyai sejarah panjang dalam pencapaian hasil-hasil pokok hinggamenuju ke era modern seperti sekarang ini. Mekanika fluida berkembang sejalan denganperjalanan perkembangan peradaban manusia. Banyak aspek kehidupan manusia yangterkait dengan mekanika fluida, seperti transportasi, industri, aerodinamik bangunan,mesin-mesin fluida, dan kesehatan.Ilmu mekanika fluida sudah terfikirkan sejak zaman pra sejarah. Hal tersebutdibuktikan dengan adanya beberapa hal yang berkaitan dengan permasalahan fluida.Seperti adanya kapal layar yang dilengkapi dengan dayung dan system pengairan. Adapunpara nama-nama yang dapat kita sebut diantaranya adalah.Yang pertama mempelajari hidrolika adalah LEONARDO DA VINCI (pertengahanabad XV) dengan karya tulisnya : ON THE FLOW OF WATER AND RIVER STRUCTURES. Setelahitu ia melakukan observasi dan memperoleh pengalaman membangun instalasi hidrolika diMILAN ( ITALIA ) dan juga di FLORENCE dsb.Berikutnya muncul GALILEO dengan studi sistematik mengenai dasardasarhidrostatika. Pada 1643 seorang murid GALILEO bernama TORRICELLI memperkenalkanhukum tentang aliran-bebas zat cair melewati lobang (celah).Pada 1650 diperkenalkan hukum distribusi tekanan dalam zat cair yang dikenaldengan hukum PASCAL. Hukum tentang gesekan dalam fluida yang mengalir; yang sangatterkenal sampai saat ini dirumuskan oleh ISAAC NEWTON. Selain itu ia juga dikenal sebagaipenemu teori viskositas, dan pula dasar teori mengenai similaritas hidrodinamik. Salah satuilmu berharga dari Newton adalah Hukun Newton Akan tetapi hukum -hukum tersebutsampai dengan pertengahan abad XVIII statusnya masih ngambang karena tak ada ilmu yangbetul-betul mendalam tentang sifat fluida. Dasar teori mekanika fluida dan hidrolikakemudian menjadi baku setelah DANIEL BERNOULLI dan LEONHARD EULER
 
 MEKANIKA FLUIDA
 
Rizky Hadijah Fahmi / D111 09 254 
 Page 2
memperkenalkan ilmunya dalam abad XVIII. DANIEL BERNOULLI seorang pakar kelahiranSWISS (1700
 –
1780)Pada masa prasejarah, kebudayaan-kebudayaan kuno sudah memiliki pengetahuanyang cukup untuk memecahkan persoalan-persoalan aliran tertentu. Sebagai contoh perahulayar yang sudah dilengkapi dengan dayung dan sistem pengairan untuk pertanian sudahdikenal pada masa itu. Pada abad ketiga sebelum Masehi, Archimedes dan Hero dariIskandariah, memperkenalkan hukum jajaran genjang untuk penjumlahan vektor.Selanjutnya Archimedes (285-212 SM) merumuskan hukum apung dan menerapkannyapada benda-benda terapung atau melayang, dan juga memperkenalkan bentuk kalkulusdifferensial sebagai dasar dari model analisisnya.Sejak awal Masehi sampai zaman Renaissance telah terjadi perbaikan dalamrancangan sistem-sistem aliran seperti: kapal, saluran, dan talang air. Akan tetapi tidak adabukti-bukti adanya perbaikan yang mendasar dalam analisis alirannya. Akhirnya kemudianLeonardo da Vinci (1452-1519) menjabarkan persamaan kekekalan massa dalam alirantunak satu-dimensi. Leonardo da Vinci adalah ahli ekspremen yang ulung, dan catatan-catatannya berisi deskripsi mengenai gelombang, jet atau semburan, loncatan hidraulik,pembentukan pusaran dan rancangan-rancangan seretan-rendah (bergaris-alir) sertaseretan-tinggi (parasut). Galileo (1564-1642) memperkenalkan beberapa hukum tentangilmu mekanika. Seorang Perancis Edme Moriotte (1642-1684) membangun terowonganangin yang pertama dan menguji model-model di dalam eksperimenya.Soal-soal mengenai permasalahan momentum fluida akhirnya dapat dianalisis olehIsaac Newton (1642-1727) setelah memperkenalkan hukum-hukum gerak dan hukumkekentalan untuk fluida linear yang sekarang dinamakan fluida Newton. Teori itu mula-muladidasarkan pada asumsi fluida ideal (sempurna) dan tanpa gesekan dan para ahlimatematikawan abad kedelapan belas seperti: Daniel Bernoulli dan Leonhard Euler (Swiss),
Clairaut dan D’Alembert
? (Perancis), Joseph-Louis? Lagrange (1736-1813), Pierre-Simon?  Laplace (1749-1827), dan Gerstner (1756-1832), mengembangkan ilmu matematika untukmekanika fluida (Hidrodinamika) dan banyak menghasilkan penyelesaian-penyelesaian darisoal-soal aliran tanpa gesekan. Sedangkan Euler mengembangkan persamaan gerakdiferensial dan bentuk integralnya yang sekarang disebut persamaan Bernoulli.
 
 MEKANIKA FLUIDA
 
Rizky Hadijah Fahmi / D111 09 254 
 Page 3
D’Alembert
?.memakai persamaan ini untuk menampilkan paradoksnya bahwa suatu bendayang terbenam di dalam fluida tanpa gesekan mempunyai seretan nol, sedangkan Gerstnermemakai persamaan Bernoulli untuk menganalisis gelombang permukaan.Para ahli teknik mulai menolak teori yang sama sekali tidak realistik dan mulaimengembangkan hidraulika yang bertumpu pada ekperimen. Ahli-ahli eksperimen sepertiPitot, Chezy, Borda, Bossut, Coulomb (1736-1806), Weber (1804-1891), Francis (1815-1892),Russel (1808-1882), Hagen (1797-1889), Frenchman Poiseuille (1799-1869), FrenchmanDarcy (1803-1858), Manning (1816-1897), Bazin (1829-1917) dan Saxon Weisbach (1806-1871) banyak menghasilkan data tentang beraneka ragam aliran seperti saluran terbuka,hambatan kapal, aliran melalui pipa, gelombang, dan turbin.Pada akhir abad kesembilan belas hidraulika eksperimental dan hidrodinamikateoritis mulai dipadukan. William Froude (1810-1879) dan putranya, Robert (1842-1924)mengembangkan hukum-hukum pengujian model, Lord Rayleigh (1842-1919) mengusulkanmetode analisis dimensional, N.P. Petrov (1836-1920) yang menyelidiki aplikasi teoriNewton tentang gesekan dalam fluida ; sehingga dianggap sebagai penemu teori PelumasMesin (lubrication), dan Osborne Reynolds (1842-1912) memperkenalkan bilangan Reynoldstakberdimensi yang diambil dari namanya sendiri. Sementara itu, sejak Navier (1785-1836)dan Stokes (1819-1903) menambahkan suku-suku kental newton pada persamaan gerak dandikenal dengan persamaan Navier-Stokes? yang belum dapat digunakan untuk aliran sembarang. Selanjutnya pada tahun 1904 setelah seorang insinyur Jerman Ludwig Prandtl(1875-1953) menerbitkan makalah yang paling penting yang pernah ditulis orang di bidangmekanika fluida yaitu bahwa aliran fluida yang kekentalannya rendah seperti aliran air ataualiran udara dapat dipilah menjadi suatu lapisan kental (lapisan batas) di dekat permukaanzat padat dan antar muka dan lapisan luar yang hampir encer yang memenuhi persamaanEuler dan Bernoulli. Teori lapis batas ternyata merupakan salah satu alat yang paling pentingdalam analisis-analisis aliran modern disamping teori yang dikembangkan oleh Theodorevon Karman (1881-1963) dan Sir Geofrey I. Taylor (1886-1975).Perkembangan ilmu mekanika fluida dewasa ini sangat dipercepat denganperkembangan metode pengukuran / instrumentasi yang dldukung dengan erkembangankomputer, baik dalam hal perangkat keras maupun perangkat lunak (software). Selain ilu,

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
andre_aaja liked this
azimuthpoetra liked this
Ridwan Amali liked this
Dwi Fadhiliani liked this
Rahmini Minhy liked this
Alfian Mulyanto liked this
Kusdi Ziyan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->