Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU No 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

UU No 29 tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

Ratings: (0)|Views: 106 |Likes:

More info:

Published by: Andy Febrico Bintoro on Oct 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2014

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2004TENTANGPRAKTIK KEDOKTERANDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a.
 
bahwa pembangunan kesehatan ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidupsehat bagi setiap orang dalam rangka mewujudkan derajatkesehatan yang optimal sebagai salah satu unsurkesejahteraan umum sebagaimana dimaksud dalamPembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;b.
 
bahwa kesehatan sebagai hak asasi manusia harusdiwujudkan dalam bentuk pemberian berbagai upayakesehatan kepada seluruh masyarakat melaluipenyelenggaraan pembangunan kesehatan yang berkualitasdan terjangkau oleh masyarakat;c.
 
bahwa penyelenggaraan praktik kedokteran yangmerupakan inti dari berbagai kegiatan dalampenyelenggaraan upaya kesehatan harus dilakukan olehdokter dan dokter gigi yang memiliki etik dan moral yangtinggi, keahlian dan kewenangan yang secara terus-menerus harus ditingkatkan mutunya melalui pendidikandan pelatihan berkelanjutan, sertifikasi, registrasi, lisensi,serta pembinaan, pengawasan, dan pemantauan agarpenyelenggaraan praktik kedokteran sesuai denganperkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;d.
 
bahwa untuk memberikan perlindungan dan kepastianhukum kepada penerima pelayanan kesehatan, dokter, dandokter gigi, diperlukan pengaturan
 
mengenaipenyelenggaraan praktik kedokteran;e.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a, huruf b,huruf c, dan huruf d perlu membentuk Undang-Undangtentang Praktik Kedokteran;
 
2
Mengingat: Pasal 20 dan Pasal 21 ayat (1) Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945;
Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA danPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA M E M U T U S K A N :
Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PRAKTIK KEDOKTERAN.
BAB IKETENTUAN UMUM
Pasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan :1.
 
Praktik kedokteran adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dandokter gigi terhadap pasien dalam melaksanakan upaya kesehatan.2.
 
Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi, dan doktergigi spesialis lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalammaupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuaidengan peraturan perundang-undangan.3.
 
Konsil Kedokteran Indonesia adalah suatu badan otonom, mandiri,nonstruktural, dan bersifat independen, yang terdiri atas Konsil Kedokterandan Konsil Kedokteran Gigi.4.
 
Sertifikat kompetensi adalah surat tanda pengakuan terhadap kemampuanseorang dokter atau
 
dokter gigi untuk menjalankan praktik kedokteran diseluruh Indonesia setelah lulus uji kompetensi.5.
 
Registrasi adalah pencatatan resmi terhadap dokter dan dokter gigi yang telahmemiliki sertifikat kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi tertentulainnya serta diakui secara hukum untuk melakukan tindakan profesinya.6.
 
Registrasi ulang adalah pencatatan ulang terhadap dokter dan dokter gigiyang telah diregistrasi setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.7.
 
Surat izin praktik adalah bukti tertulis yang diberikan pemerintah kepadadokter dan dokter gigi yang akan menjalankan praktik kedokteran setelahmemenuhi persyaratan.
 
3
8.
 
Surat tanda registrasi dokter dan dokter gigi adalah bukti tertulis yangdiberikan oleh Konsil Kedokteran Indonesia kepada dokter dan dokter gigiyang telah diregistrasi.9.
 
Sarana pelayanan kesehatan adalah tempat penyelenggaraan upayapelayanan kesehatan yang dapat digunakan untuk praktik kedokteran ataukedokteran gigi.10.
 
Pasien adalah setiap orang yang melakukan konsultasi masalah kesehatannyauntuk memperoleh pelayanan kesehatan yang diperlukan baik secaralangsung maupun tidak langsung kepada dokter atau dokter gigi.11.
 
Profesi kedokteran atau kedokteran gigi adalah suatu pekerjaan kedokteranatau kedokteran gigi yang dilaksanakan berdasarkan suatu keilmuan,kompetensi yang diperoleh melalui pendidikan yang berjenjang, dan kode etik yang bersifat melayani masyarakat.12.
 
Organisasi profesi adalah Ikatan Dokter Indonesia untuk dokter dan PersatuanDokter Gigi Indonesia untuk dokter gigi.13.
 
Kolegium kedokteran Indonesia dan kolegium kedokteran gigi Indonesiaadalah badan yang dibentuk oleh organisasi profesi untuk masing-masingcabang disiplin ilmu yang bertugas mengampu cabang disiplin ilmu tersebut.14.
 
Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia adalah lembaga yangberwenang untuk menentukan ada tidaknya kesalahan yang dilakukan dokterdan dokter gigi dalam penerapan disiplin ilmu kedokteran dan kedokteran gigi,dan menetapkan sanksi.15.
 
Menteri adalah menteri yang tugas dan tanggung jawabnya di bidangkesehatan.
BAB II ASAS DAN TUJUAN
Pasal 2Praktik kedokteran dilaksanakan berasaskan Pancasila dan didasarkan pada nilaiilmiah, manfaat, keadilan, kemanusiaan, keseimbangan, serta perlindungan dankeselamatan pasien.Pasal 3Pengaturan praktik kedokteran bertujuan untuk :a.
 
memberikan perlindungan kepada pasien;b.
 
mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yang diberikanoleh dokter dan dokter gigi; danc.
 
memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter dan dokter gigi.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Frans Sinatra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->