Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hak Dan Kewajiban Asasi Negara Menurut Uud 1945

Hak Dan Kewajiban Asasi Negara Menurut Uud 1945

Ratings: (0)|Views: 302|Likes:
Published by William Tasidjawa

More info:

Published by: William Tasidjawa on Oct 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/28/2012

pdf

text

original

 
HAK DAN KEWAJIBAN ASASI NEGARA MENURUT UUD 1945
Hak Asasi Warga Negara RI Berdasarkan UUD 1945
Dasar-dasar HAM tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada pasal 27 ayat 1,pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1.
Pasal 27
 (1)
 
Segala warga negara bersamaan kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan dan wajibmenjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
Pasal 28
 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisandan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
Pasal 29
 (2)
 
Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasingdan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.
Pasal 30
 (1)
 
Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.
Pasal 31
 (1)
 
Hak dan Kewajiban Warga Negara dalam UUD 1945 Pasal 30
Pasal 30 menyatakan, bahwa “Tiap
-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha
pembelaan negara”. Arti pesannya : bahwa setiap warga negara berhak dan wajib dalam usaha
pembelaan negara. Pasal 30 ayat 1-5, Mengatur tentang Kewajiban membela negara , Usaha pertahanandan keamanan rakyat, Keanggotaan TNI dan Tugasnya , Kepolisian Indonesia dan tugasnya , Susunan dankedudukan TNI & kepolisian Indonesia.Undang-Undang Dasar 1945 dalam Pasal 30 : Hak dan kewajiban dalam bidang Hankam
 
Ayat (1) menyebutkan tentang hak dan kewajiban tiap warga negara ikut serta dalam usaha pertahanandan keamanan negara. Berdasarkan undang-
undang 1945 pada pasal 30 ayat 1 tertulis “tiap
-tiap warga
negara wajib dan berhak ikut serta dalam membela negara” dan “syarat
-syarat pembelaan negara diaturoleh undang-undang.Ayat (2) menyebutkan usaha pertahanan dan keamanan rakyat. Pasal 30 Ayat (2), yaitu membangunsistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta, perlu disiapkan UU tentang Pertahanan danKeamanan Negara yang lebih bermuatan semangat dan kinerja "sishankamrata".Pasal 30 UUD 1945 menerangkan bahwa, pertahanan negara tidak sekadar pengaturan tentang TNI danbahwa keamanan negara tidak sekadar pengaturan tentang Polri. Pertahanan negara dan keamanannegara perlu dijiwai semangat Ayat (2) tentang "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta".Ayat (3) menyebutkan tugas TNI sebagai "mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dankedaulatan negara".Ayat (4) menyebut tugas Polri sebagai "melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, dan menegakkanhukum".Ayat (5) menggariskan, susunan dan kedudukan, hubungan kewenangan TNI dan Polri dalammenjalankan tugas, serta hal-hal lain yang terkait dengan pertahanan dan keamanan, diatur denganundang-undang (UU).
Makna dari bunyi Ayat (5), “yang terkait pertahanan dan keamanan neg
ara, diatur dengan undang-undang" adalah bahwa RUU, UU, dan Peraturan Pemerintah lain seperti RUU Intelijen, UU tentangKeimigrasian, UU tentang Kebebasan Informasi, UU Hubungan Luar Negeri, RUU tentang RahasiaNegara, UU tentang Otonomi Daerah, dan hal-hal lain yang terkait pertahanan dan keamanan negaraperlu terjalin dalam semangat kebersamaan "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta".Dari pembacaan Pasal 30 secara utuh dapat disimpulkan, meski TNI dan Polri berbeda dalam strukturorganisasi, namun dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing keduanya bekerja sama dansaling mendukung dalam suatu "sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta". Pengaturan tentangsinkronisasi tugas pertahanan negara (hanneg) dan keamanan negara (kamneg) itulah yang seyogianyaditata ulang melalui undang-undang yang membangun adanya "ke-sistem-an" yang baik dan benar.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->