Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sumber Dana Jangka Menengah Dan Jangka Panjang

Sumber Dana Jangka Menengah Dan Jangka Panjang

Ratings: (0)|Views: 3,885 |Likes:
Published by Valdhe Karundeng

More info:

Published by: Valdhe Karundeng on Oct 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/11/2013

pdf

text

original

 
 
MANAJEMEN KEUANGAN 
SUMBER DANA JANGKA MENENGAHDAN JANGKA PANJANG
KELOMPOK 4 :
 
VALDHE KARUNDENG (Koord) ARCULES EZRA, RISKY ROMPASERNY SOFYAN, KRISTIN RONDONUWU
AKUNTANSI PUBLIK DAN PERPAJAKAN
UNIVERSITAS NEGERI MANADOFAKULTAS EKONOMI
 
2011
 
 
SUMBER DANA JANGKA MENENGAH DAN JANGKA PANJANG 
 
ampir sebagian besar perusahaan tidak bisa memperoleh sumber dana tanpapenggunaan jaminan. Untuk itu mereka harus memberikan berbagai jaminankepada pihak pemberi dana. Kredit jangka menengah dan panjang merupakankredit yang menggunakan jaminan. Istilah jangka menengah menunjukkanbahwa kredit tersebutberjangka waktu satu tahun atau lebih, tetapi umumnyakurang dari 10 tahun. Sedangkredit jangka panjang adalah kredit yang berjangka waktulebih dari 10 tahun. Pembagianwaktu ini memang tidak ada dasarnya, sehinggamungkin saja pembaca menjumpaipembagian jangka waktu yang berbeda.A.
 
Sumber Dana Jangka MenengahBentuk-bentuk kredit jangka menengah dan panjang diantaranya adalah: termloan, equipment financing, leasing, saham, obligasi dan kredit modal kerja permanen.1.
 
LeasingPerusahaan sewa guna usaha di Indonesia sering disebut perusahaan leasing.Kegaitan usaha leasing bergerak dibidang pembiayaan untuk keperluan barang-barangmodal yang diinginkan oleh nasabah. Pembiayaan disini artinya jika perusahaan (klien)membutuhkan barang-barang modal seperti peralatan kantor atau mobil dengan caradisewa atau dibeli secara kredit, maka pihak leasing dapat membiayai keinginanperusahaan (klien) tersebut sesuai perjanjian kedua belah pihak. Pihak-pihak yangterlibat dalam proses pemberian fasilitas leasing adalah:a)
 
Lessor (merupakan perusahaan lesing yang membiayai keinginan paranasabahnya untuk memperoleh barang-barang modal)b)
 
Lessee (adalah perusahaan yang mengajukan permohonan leasing kepada lessoruntuk memperoleh barang modal yang diinginkan)c)
 
Supplier (yaitu pedagang yang meyediakan barang yang akan di-leasing sesuaiperjanjian antara lessor dengan lessee dan dalam hal ini suplier juga dapatbertindak sebagai lessor.d)
 
Asuransi merupakan perusahaan yang akan menanggung risiko terhadapperjanjian antara lessor dengan lessee, dimana dalam hal ini lessee dikenakanbiaya asuransi dan apabila terjadi sesuatu, maka perusahaan akan menanggungrisiko sebesar jumlah yang sesuai dengan perjanjian terhadap barang yangdileasingkan.
H
 
Sewa (
 Lease
), adalah suatu perjanjian dimana lessor memberikan hak kepadalesse untuk menggunakan suatu aset selama periode waktu yang disepakati. Sebagaiimbalannya, lesse melakukan pembayaran atau serangkaian pembayaran kepada lessor.Secara resmi lembaga Leasing ini beroperasi di Indonesia pada tahun 1974 yangditandai dengan adanya SKB 3 Menteri, yaitu Menteri Republik Indonesia No. KEP122/MK/IV/2/1974, No. 32/M/SK/2/1974 No. 30/Kpb/I/74 Tanggal 7 Februari 1974beserta berbagai surat-surat edaran menteri. Munculnya lembaga leasing ini merupakansuatu alternatif yang menarik bagi para pihak yang sulit mendapatkan dana untuk memenuhi kebutuhannya, baik dalam jangka waktu menengah maupun dalam jangkawaktu yang panjang, sedangkan melalui leasing mereka bisa memperoleh dana untuk membiayai pembelian barang-barang yang menjadi kebutuhan mereka dengan angkapengembalian antara tiga hingga lima tahun atau lebih.Pengertian sewa guna usaha secara umum adalah perjanjian antara lessordengan lessea dimana pihak lessor menyediakan barang dengan hak penggunaan olehlessea dengan imbalan pembayaran sewa untuk jangka waktu tertentu.Sedangkan pengertian sewa guna usaha sesuai dengan KMK No.1169/KMK.01/1991 adalah :
Kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik secarasewa guna usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun sewa guna usahatanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh lessea selama jangkawaktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala
.”
 
Selanjutnya yang dimaksud dengan finance lease adalah kegiatan sewa gunausaha dimana lessea pada akhir masa kontrak mempunyai hak opsi untuk membeliobyek sewa guna usaha berdasarkan nilai sisa yang disepakati. Sebaliknya operatinglease tidak mempunyai hak opsi untuk membeli obyek sewa guna usaha.Adapun barang-barang yang dapat di-leasing beragam, antara lain seperti kapal laut,pesawat, otomotif, komputer, alat-alat berat atau barang produksi lain termasuk jugasebuah mesin injection.Seiring dengan berkembangnya leasing saat ini, maka semakin banyak pulaperusahaan-perusahaan leasing di Indonesia. Hal ini dikarenakan kebutuhan akanbarang modal yang semakin meningkat seiring dengan diperlukan juga lembagapembiayaannya dan leasing ini telah banyak berperan dalam pengadaan barang modal.Dalam kegiatan leasing, untuk menghindari risiko kerugian yang besar, makadilibatkan juga asuransi. Oleh karenanya, dalam perjanjian leasing ditegaskan adanya

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->