Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TANGGAPAN ATAS KRITIK TERHADAP PENYALIBAN YESUS

TANGGAPAN ATAS KRITIK TERHADAP PENYALIBAN YESUS

Ratings: (0)|Views: 98 |Likes:
Published by Gilbert Hanz
TANGGAPAN ATAS KRITIK TERHADAP PENYALIBAN YESUS Penyaliban, kematian, dan kebangkitan dari Yesus Kristus adalah inti dari keimanan Kristen. Penyaliban adalah penebusan dosa– dosa manusia yang mau percaya, sementara kebangkitan adalah tanda bahwa Yesus Kristus mempunyai kuasa untuk mengalahkan maut. Sementara Islam, di lain pihak menyatakan bahwa Yesus tidak disalibkan, yang berarti tidak bangkit dari antara orang mati dan tidak ada kuasa penebusan dosa. Menurut Al–Qur’an, Yesus diselamatkan deng
TANGGAPAN ATAS KRITIK TERHADAP PENYALIBAN YESUS Penyaliban, kematian, dan kebangkitan dari Yesus Kristus adalah inti dari keimanan Kristen. Penyaliban adalah penebusan dosa– dosa manusia yang mau percaya, sementara kebangkitan adalah tanda bahwa Yesus Kristus mempunyai kuasa untuk mengalahkan maut. Sementara Islam, di lain pihak menyatakan bahwa Yesus tidak disalibkan, yang berarti tidak bangkit dari antara orang mati dan tidak ada kuasa penebusan dosa. Menurut Al–Qur’an, Yesus diselamatkan deng

More info:

Published by: Gilbert Hanz on Oct 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

10/23/2011

pdf

 
www.sarapanpagi.org
 
TANGGAPAN ATAS KRITIK TERHADAP PENYALIBAN YESUS
Penyaliban, kematian, dan kebangkitan dari Yesus Kristus adalah inti dari keimanan Kristen. Penyaliban adalah penebusan dosa–dosa manusia yang mau percaya, sementara kebangkitan adalah tanda bahwa Yesus Kristus mempunyai kuasa untukmengalahkan maut.Sementara Islam, di lain pihak menyatakan bahwa Yesus tidak disalibkan, yang berarti tidak bangkit dari antara orang mati dantidak ada kuasa penebusan dosa.Menurut Al–Qur’an, Yesus diselamatkan dengan cara ajaib yang hingga kini tidak jelas dan kemudian diangkat ke surga. NamunAl–Qur’an sama sekali tidak menjelaskan tentang proses penyaliban dilakukan dan bagaimana pengangkatan Yesus ke surga.Tulisan ini akan membahas tentang kontroversi penyaliban dengan membagi menjadi 4 topik bahasan, yaitu:1.
 
Bagian Pertama: laporan dari ke 4 injil kanonik2.
 
Bagian Kedua: laporan dari sumber sejarawan sekuler3.
 
Bagian Ketiga: laporan dari kitab–kitab apokrif 4.
 
Bagian Keempat: laporan dari Islam
I. PENYALIBAN YESUS MENURUT KE 4 INJIL
Ke 4 Injil menyatakan jelas bahwa Yesus disalibkan dan mati di kayu salib:
Matius 27:50
Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa–Nya.
Markus 15:37
Lalu berserulah Yesus dengan suara nyaring dan menyerahkan nyawa–Nya.
Lukas 23:46
Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: “Ya Bapa, ke dalam tangan–Mu Kuserahkan nyawa–Ku.” Dan sesudah berkata demikianIa menyerahkan nyawa–Nya.
Yohanes 19:30
Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala–Nya dan menyerahkannyawa–Nya.
Ke 4 Injil menyatakan jelas bahwa Yesus disalibkan dan mati di kayu salib:
Seorang kristolog muslim menolak laporan ke 4 Injil dengan menyatakan tidak ada saksi yang menyaksikan peristiwa tersebut:Sumber:
The ChoiceAhmad DeedatBAGIAN 4: Crucifixion (Penyaliban) atau Cruci–Fiction (Kisah Penyaliban) BAB III:MENDIRIKAN KERAJAAN TUHAN
Hal yang mengherankan dalam bukti–bukti yang dimiliki orang Kristen (yang ditulis oleh Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes)adalah bahwa tak ada satu pun yang bisa dibuktikan keasliannya … Saya dengan rendah hati berani menegaskan bahwadokumen–dokumen yang tidak ada pembuktiannya tersebut tidak akan diterima di semua pengadilan di peradaban mana–pun,hanya dalam tempo 2 menit. Selain itu, Markus, salah seorang yang dinyatakan sebagai saksi mengatakan bahwa di saat Yesusdalam keadaan kritis, “Lalu semua murid itu meninggalkan dia dan melarikan diri.” (Injil– 
Markus 14: 50
).Jadi orang yang disebut ‘saksi mata’ di sini tidak benar–benar menjadi saksi mata terhadap kejadian tersebut.
Pendapat Ahmad Deedat jelas salah dengan memperhatikan hal–hal berikut:
1. Tentang keabsahan 4 Injil kanonik
Laporan–laporan kuno jelas menyatakan bahwa ke 4 Injil adalah otentik.Sumber:
Memahami Perjanjian BaruPengantar Historis dan TeologisJohn DranePT BPK Gunung Mulia, 2001, Bab D 10, 11, dan 12
Komentar–komentar bapa gerejawi yang paling awal
 
www.sarapanpagi.org
 
A. Injil Matius:
Komentar tertua dari
Papias murid rasul Yohanes (lahir 40 M–130 M)
“Matius menulis Logia dalam bahasa Ibrani dan masing– masing menafsirkan menurut kesanggupannya.”
B. Injil Markus:
Komentar tertua dari
Papias murid rasul Yohanes (lahir 40 M–wafat 130 M)
dalam buku History bab III subab 39 sbb: “Markusadalah penterjemah Petrus, ia menulis secara teliti, tetapi tidak secara berurutan, sebanyak mungkin dari apa yang dapatdiingatnya tentang hal–hal yang dikatakan dan dilakukan oleh Kristus.”
C. Injil Lukas:
Komentar tertua berasal dari
Clement dari Alexandria (murid rasul Petrus dan rasul Paulus) yang menjadi Uskup di Romatahun 92 M–101 M
menyebutkan Lukas sebagai penulisnya. Lukas sendiri adalah teman seperjalanan rasul Paulus (
Kolose 4: 14
,
Filemon 24: 2
, dan
2 Tim 4:11
)
D. Injil Yohanes:
Komentar dari
Ireneus (115 M–180 M)
sbb: “Yohanes, murid Tuhan, yang duduk dekat Dia waktu makan bersama menerbitkan Injilitu waktu ia ada di Efesus di Asia.”
Justru keotentikan Al–Qur’an yang sekarang inilah yang sangat meragukan karena adalah
HASIL PENULISAN ULANG OLEHULAMA MESIR DI TAHUN 1923/24
. Al–Qur’an yang sekarang digunakan adalah mendasarkan dari
versi standard Mesirtahun 1923
mendasarkan pada versi an Ashim. Satu catatan yang unik adalah mushaf ini tidak disusun dari naskah kuno yangmanapun, melainkan mendasarkan pada murni
“HAFALAN”
.
 
Sumber:
The writing of the Qur’an and the timing of the mathematical miracle
http://www.submission.org/miracle/writing.html 
It was not until the year 1918 when the Muslim scholars, gathered in Cairo, Egypt, and decided to write a standardized edition ofthe Qur’an that avoids all the obvious scribes’ errors in different editions of the Qur’an floating in the world and to standardize thenumbering f the suras and verses of the Qur’an. In 1924, they produced the edition of the Qur’an that later became the standardedition around the world. They depended mainly on the oral transmission of the Qur’an to correct all the contradiction seen in thedifferent Rasm (Orthography) and numbering of different Qur’ans.Terjemahan:Hingga di tahun 1918 ketika pakar–pakar muslim, berkumpul di Kairo, Mesir, dan memutuskan untuk
MENULISKAN EDISISTANDARD AL–QUR’AN UNTUK MENGHINDARKAN SEMUA KESALAHAN TULISAN DALAM EDISI AL–QUR’AN YANG SAATITU BEREDAR
di seluruh dunia dan untuk menstandarkan penomoran surah dan ayat–ayat al–Qur’an. Di tahun 1924 merekamenerbitkan edisi Al–Qur’an yang kemudian menjadi standar edisi di seluruh dunia.
MEREKA SEPENUHNYA MENDASARKAN PADA TRADISI LISAN AL–QUR’AN UNTUK MENGOREKSI SEMUA PERBEDAANTULISAN DAN PENOMORAN DARI AL–QUR’AN YANG BERBEDA–BEDA
.Al–Qur’an edisi Mesir 1923/24 inilah yang kemudian disebarluaskan dengan bantuan dari pemerintah Arab Saudi. Tujuannyaadalah untuk
secara perlahan mengeliminir Al–Qur’an yang berbeda
yang saat itu masih digunakan oleh umat muslim.Sumber:http://islamlib.com/id/page.php?page=article&id=447 
Tapi pencetakan tahun 1924 itu adalah ikhtiyar yang luar biasa, karena upaya ini merupakan yang paling berhasil dalam sejarahkodifikasi dan pembakuan Al–Qur’an sepanjang masa. Terbukti kemudian,
AL–QUR’AN EDISI MESIR ITU MERUPAKAN VERSI AL– QUR’AN YANG PALING BANYAK BEREDAR DAN DIGUNAKAN OLEH KAUM MUSLIM
. Apa yang telah dilakukan olehpemerintah
SAUDI ARABIA MENCETAK RATUSAN RIBU KOPI AL–QUR’AN SEJAK TAHUN 1970–AN
merupakan bagian dariproyek amal yang sekaligus juga merupakan upaya
PENYUKSESAN STANDARISASI ALQUR’AN
… tindakan penguasa Saudimembanjiri pasar Al–Qur’an hanya dengan satu edisi, menutupi, dan perlahan–lahan menyisihkan edisi lain yang diam–diam masihberedar (khususnya di wilayah Maroko dan sekitarnya).
2. Tentang Saksi Penyaliban
Ahmad Deedat jelas hanya mengambil 1 ayat saja yaitu
Markus 14:50
untuk menyokong pendapatnya. Namun di ayat–ayatlainnya dalam Injil jelas mencatat apa yang kemudian terjadi.Rasul Petrus mengikuti dari jauh.
Lukas 22: 54:
Lalu Yesus ditangkap dan dibawa dari tempat itu. Ia digiring ke rumah Imam Besar. Dan Petrus MENGIKUT DARI JAUH.
Banyak pengikut Yesus melihat penyaliban tersebut.
 
www.sarapanpagi.org
 
Matius 27: 55–56:27:55
Dan ada di situ banyak perempuan yang melihat dari jauh, yaitu perempuan–perempuan yang mengikuti Yesus dari Galileauntuk melayani Dia.
27:56
Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak–anak Zebedeus.
Yohanes sempat mendekat bersama–sama dengan Maria.
Yohanes 19: 26–27:
Ketika Yesus melihat ibu–Nya dan murid yang dikasihi–Nya DISAMPINGNYA, berkatalah Ia kepada ibu–Nya: “Ibu, inilah,anakmu!”Kemudian kata–Nya kepada murid–murid–Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.
Jadi ada banyak saksi dari pengikut Yesus yang melihat peristiwa tersebut. Sebaliknya
Muhammad SAW yang lahir 600 tahunkemudian jelas TIDAK MENYAKSIKAN APA YANG TERJADI MELAINKAN HANYA MENGETAHUI SEPOTONG–SEPOTONG,KEMUNGKINAN DARI HASIL DENGAR–DENGARAN
.
 I. KEBANGKITAN YESUS MENURUT KE 4 INJIL
Matius 28:5–1028:5
Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan–perempuan itu: “Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencariYesus yang disalibkan itu.
28:6
Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan–Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
28:7
Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid–murid–Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Iamendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu.”
28:8
Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat–cepat untukmemberitahukannya kepada murid–murid Yesus. 28:9 Tiba–tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.”Mereka mendekati–Nya dan memeluk kaki–Nya serta menyembah–Nya.
28:10
Maka kata Yesus kepada mereka: “Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara–saudara–Ku, supaya merekapergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.”
Markus 16:2–1416:2
Dan pagi–pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur.
16:3
Mereka berkata seorang kepada yang lain: “Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?”
16:4
Tetapi ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, batu yang memang sangat besar itu sudah terguling.
16:5
Lalu mereka masuk ke dalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan.Mereka pun sangat terkejut,
16:6
tetapi orang muda itu berkata kepada mereka: “Jangan takut! Kamu mencari Yesus orang Nazaret, yang disalibkan itu. Iatelah bangkit. Ia tidak ada di sini. Lihat! Inilah tempat mereka membaringkan Dia.
16:7
Tetapi sekarang pergilah, katakanlah kepada murid–murid–Nya dan kepada Petrus: Ia mendahului kamu ke Galilea; di sanakamu akan melihat Dia, seperti yang sudah dikatakan–Nya kepada kamu.”
16:8
Lalu mereka keluar dan lari meninggalkan kubur itu, sebab gentar dan dahsyat menimpa mereka. Mereka tidak mengatakanapa–apa kepada siapa pun juga karena takut. Dengan singkat mereka sampaikan semua pesan itu kepada Petrus dan teman– temannya. Sesudah itu Yesus sendiri dengan perantaraan murid–murid–Nya memberitakan dari Timur ke Barat berita yang kudusdan tak terbinasakan tentang keselamatan yang kekal itu.
16:9
Setelah Yesus bangkit pagi–pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula–mula menampakkan diri–Nya kepada MariaMagdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.
16:10
Lalu perempuan itu pergi memberitahukannya kepada mereka yang selalu mengiringi Yesus, dan yang pada waktu itusedang berkabung dan menangis.
16:11
Tetapi ketika mereka mendengar, bahwa Yesus hidup dan telah dilihat olehnya, mereka tidak percaya.
16:12
Sesudah itu Ia menampakkan diri dalam rupa yang lain kepada dua orang dari mereka, ketika keduanya dalam perjalananke luar kota.
16:13
Lalu kembalilah mereka dan memberitahukannya kepada teman–teman yang lain, tetapi kepada mereka pun teman–temanitu tidak percaya.
16:14
Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaandan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang–orang yang telah melihat Dia sesudahkebangkitan–Nya.
Lukas 14:1–4824:1
tetapi pagi–pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah–rempah yang telahdisediakan mereka.
24:2
Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu,
24:3
dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus.
24:4
Sementara mereka berdiri termangu–mangu karena hal itu, tiba–tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaianyang berkilau–kilauan.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->