Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Taklukkan Si a Kerja

Taklukkan Si a Kerja

Ratings: (0)|Views: 63|Likes:
Published by api-3801069

More info:

Published by: api-3801069 on Oct 17, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2014

pdf

text

original

Taklukkan si
Pewawancara Kerja !

Wawancara kerja merupakan saat yang cukup menentukan seseorang
untuk diterima atau tidak di suatu perusahaan. Karena itu wajar jika
anda "nervous" dan grogi menghadapi wawancara. Apalagi pertanyaan
dalam wawancara seringkali menjebak calon karyawan. Sadarkah anda,
bahwa sebenarnya pertanyaan dalam wawancara banyak yang
mengacu pada perusahaan, tidak selalu mengacu pada diri anda?

Menurut ahli karir di Amerika Shirley Floan Fadder, pada intinya nyaris
semua pertanyaan selama wawancara bertujuan untuk mengetahui apa
yang dapat anda berikan bagi perusahaan, bukan pada apa yang
perusahaan dapat berikan pada anda. So bagi anda yang ingin
menghadapi wawancara, taklukkanlah si pewawancara dengan
memberikan jawaban yang sesuai dengan keinginannya. Nah di bawah
ini adalah beberapa contoh pertanyaan "menjebak" yang biasa diajukan
oleh si pewawancara beserta petunjuk jawaban yang salah dan jawaban
yang tepat.

- Pertanyaan: "Tolong berikan gambaran tentang diri anda!"

Jawaban yang salah: "Saya anak kelima dari enam bersaudara, saya
masih single dan punya rencana untuk berkeluarga dalam waktu dekat
ini...."
Jawaban yang tepat: "Saya pekerja keras yang dapat bekerja secara
mandiri maupun tim. Saya juga tidak takut terhadap kritik karena kritik
merupakan masukan bagi saya untuk menjadi lebih baik...."

- Pertanyaan: "Mengapa anda berhenti dari pekerjaan
terdahulu..?"

Jawaban salah: "Karena bos saya terlalu otoriter, teman-teman saya
juga egois. Lagipula gaji saya terlalu kecil dibanding beban kerja
saya..."
Jawaban tepat: "Saya ingin mencari tantangan yang lebih besar dan
mengoptimalkan kemampuan saya untuk perusahaan. Dan saya rasa
perusahaan ini tepat untuk saya.."

- Pertanyaan: "Apa saja kelemahan anda..?"

Jawaban salah: "Saya sering terlambat bangun pagi dan kalau lagi tidak
"mood" saya tidak bisa bekerja dengan baik.."
Jawaban tepat: "Kalau bekerja kadang saya suka lupa waktu. Bahkan
kalau lagi asyik bekerja saya suka melewatkan jadwal makan siang."
(Walau jawaban ini terkesan berlebihan tetapi jika anda dapat
memformulasikan kalimat dengan tepat, si pewawancara dapat
mendeteksi arah pembicaraan anda)

- Pertanyaan: "Apa kegiatan anda di waktu luang..?"

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->