Analisis Butir Soal Pekan Ulangan Akhir Semester Ganjil 2009/2010Mata Diklat PASP kelas X KM2Hilman Burhanudin, S.Pd1
PENDAHULUAN
Untuk mengetahui tingkat pencapaian kompetensi, guru dapatmelakukan penilaian melalui tes dan non tes. Tes meliputi teslisan, tertulis (bentuk uraian, pilihan ganda, jawaban singkat,isian, menjodohkan, benar-salah), dan tes perbuatan yang meliputi:kinerja (performance), penugasan (projek) dan hasil karya (produk).Penilaian non-tes contohnya seperti penilaian sikap, minat,motivasi, penilaian diri, portfolio, life skill. Tes perbuatan danpenilaian non tes dilakukan melalui pengamatan (observasi).Langkah-langkah pengembangan tes meliputi (1) menentukan tujuanpenilaian, (2) menentukan kompetensi yang diujikan (3) menentukanmateri penting pendukung kompetensi (urgensi, kontinuitas,relevansi, keterpakaian), (4) menentukan jenis tes yang tepat(tertulis, lisan, perbuatan), (5) menyusun kisi-kisi, butir soal,dan pedoman penskoran, (6) melakukan telaah butir soal. Penilaiannon tes dilakukan melalui pengamatan dengan langkah-langkah (1)menentukan tujuan penilaian, (2) menentukan kompetensi yangdiujikan, (3) menentukan aspek yang diukur, (4) menyusun tabelpengamatan dan pedoman penskorannya, (5) melakukan penelaahan.Bahan ujian atau soal yang bermutu dapat membantu pendidikmeningkatkan pembelajaran dan memberikan informasi dengan tepattentang peserta didik mana yang belum atau sudah mencapaikompetensi. Salah satu ciri soal yang bermutu adalah bahwa soal itudapat membedakan setiap kemampuan peserta didik. Semakin tinggikemampuan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran, semakintinggi pula peluang menjawab benar soal atau mencapai kompetensiyang ditetapkan. Makin rendah kemampuan peserta didik dalammemahami materi pembelajaran, makin kecil pula peluang menjawabbenar soal untuk mengukur pencapaian kompetensi yang ditetapkan.Syarat soal yang bermutu adalah bahwa soal harus sahih (valid), danhandal. Sahih maksudnya bahwa setiap alat ukur hanya mengukur satudimensi/aspek saja. Mistar hanya mengukur panjang, timbangan hanyamengukur berat, bahan ujian atau soal PKn hanya mengukur materipembelajaran PKn bukan mengukur keterampilan/kemampuan materi yanglain. Handal maksudnya bahwa setiap alat ukur harus dapatmemberikan hasil pengukuran yang tepat, cermat, dan ajeg. Untukdapat menghasilkan soal yang sahih dan handal, penulis soal harusmerumuskan kisi-kisi dan menulis soal berdasarkan kaidah penulisansoal yang baik (kaidah penulisan soal bentuk objektif/pilihanganda, uraian, atau praktik).
Teknik Penilaian
Ada beberapa teknik dan alat penilaian yang dapat digunakanpendidik sebagai sarana untuk memperoleh informasi tentang keadaanbelajar peserta didik. Penggunaan berbagai teknik dan alat ituharus disesuaikan dengan tujuan penilaian, waktu yang tersedia,sifat tugas yang dilakukan peserta didik, dan banyaknya/jumlahmateri pembelajaran yang sudah disampaikan.Teknik penilaian adalah metode atau cara penilaian yang dapat