Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
84Activity
×

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak Di Rs

Buku Saku Pelayanan Kesehatan Anak Di Rs

Ratings: (0)|Views: 40,374|Likes:
Published by Lia Meiliyana

More info:

Published by: Lia Meiliyana on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/18/2013

pdf

text

original

 
BUKU SAKU
PELAYANANKESEHATAN ANAKDI RUMAH SAKIT
PEDOMAN BAGIRUMAH SAKIT RUJUKAN TINGKAT PERTAMADI KABUPATEN/KOTA
RESUSITASI BAYI BARU LAHIR
 
Cukup bulan ?
Cairan amnion jernih ?
Bernapas atau menangis ?
Tonus otot naik ?
Berikan kehangatan
Posisikan;
bersihkan jalan napas (bila perlu)
Keringkan, rangsang, reposisi30”
Nilai pernapasan, FJ, warna kulitBerikan Ventilasi Tekanan Positif *
30”
Berikan Oksigen
SianosisSianosis
Tidak
 ApnuatauFJ < 100 
Berikan Ventilasi Tekanan Positif *
Lakukan kompresi dada30”
FJ < 60FJ < 6
Berikan epinefrin *
FJ < 60 
Perawatan Rutin
q
Berikan kehangatan
q
Bersihkan jalan napas
q
Keringkan
q
Nilai warna
PerawatanObservasi
ernapasFJ > 100 &KemerahanKemerahan
PerawatanPascaResusitasi
Ventilasi efektif FJ > 100 &Kemerahan
*
g
IntubasiFJ = FrekuensiJantung
LAHIR
 Ya
Catatan :
PELAYANANKESEHATANANAKDI RUMAHSAKIT
WHO
Buku saku ini terutama ditujukan kepada para dokter, perawat, bidan danpetugas kesehatan lainnya yang bertanggung-jawab terhadap perawatan anak dirumah sakit rujukan tingkat pertama atau bahkan mungkin di puskesmas denganfasilitas rawat inap di negara berkembang.Di dalam buku ini terdapat pedoman klinis terkini yang didasarkan pada suatu kajianulang (
review 
) terhadap bukti-bukti yang sudah dipublikasikan oleh para pakar dantelah di adaptasi oleh para ahli terkait di Indonesia, baik untuk perawatan rawat inapmaupun rawat jalan di rumah sakit Kabupaten/Kota dengan fasilitas laboratoriumterbatas dengan ketersediaan obat-obat esensial dan tidak mahal.Rumah sakit yang menerapkan pedoman ini perlu mempunyai 1) kemampuanuntuk melaksanakan pemeriksaan esensial – seperti apusan darah untuk parasitmalaria, pemeriksaan darah standar dan mengukur kadar glukosa darah, menentukangolongan darah serta pemeriksaan mikroskopis dasar dari CSS dan urin – dan 2)ketersediaan obat-obat esensial untuk menangani kondisi anak yang sakit berat.Pedoman ini tidak mencakup seluruh penyakit yang ada pada anak, akan tetapidifokuskan pada tatalaksana kasus rawat inap yang merupakan penyebab utamakematian anak, seperti pneumonia, diare, demam berdarah, gizi buruk, malaria,meningitis, campak, dan kondisi yang menyertainya. Didalamnya terdapat jugamasalah neonatal dan masalah bedah pada anak, yang dapat ditangani di rumahsakit rujukan tingkat pertama.Penjelasan lebih rinci tentang prinsip dasar dari pedoman ini dapat ditemukanpada publikasi WHO tentang
technical review 
dan dokumen lainnya. Buku saku inimerupakan bagian dari suatu seri dokumen yang menunjang penerapan ManajemenTerpadu Balita Sakit (MTBS).Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:Department of Child and Adolescent Healthand Development (CAH)World Health Organization20 Avenue Appia, 1211 Geneva 27, SwitzerlandTel +41-22791 3281 . Fax +41-22 792 4853Email : cah@who.intWebsite http://www.who.int/child-adolescent-health
Triase dan Kondisi Gawat Darurat (PGD) 1Pendekatan Diagnosis pada anak sakit 43Masalah Bayi Baru Lahir & Bayi Muda 49
Resusitasi 50Infeksi Bakteri yang Berat 58Bayi Berat Lahir Rendah 63Ikterus 68
Batuk dan/atau Kesulitan Bernapas 83
Pneumonia 86Wheezing 95Stridor 103Pertusis 109Tuberkulosis 113Flu Burung 123
Diare 131
Diare akut 133Diare persisten 146Disenteri 152
Demam 157
Demam Berdarah Dengue 163Demam Tifoid 167Malaria 168Meningitis 175Sepsis 179Campak 180Infeksi Saluran Kemih 183Infeksi Telinga 184Demam Rematik Akut 189
Gizi Buruk 193Anak dengan HIV/AIDS 223
Pengobatan Anti Retroviral 231
Masalah Bedah yang sering dijumpai 251
Masalah pada bayi baru lahir 259Cedera 262Masalah pada abdomen 273
Perawatan Penunjang 281
Tatalaksana pemberian nutrisi 281Tatalaksana demamMengatasi nyeri/rasa sakit 295Tatalaksana anemia 296Terapi Oksigen 302Mainan anak dan terapi bermain 305
Memantau kemajuan anak 311Konseling dan pemulangan dari RS 315Prosedur praktis 329Dosis obat 351Ukuran peralatan 373Cairan infus 375Melakukan penilaian status gizi anak 377Alat bantu dan bagan 387Anemia 296Asma 99Aspirasi benda asing 119Batuk atau pilek 94Bayi Berat Lahir Rendah 63Bronkiolitis 96CederaCroup 104Demam 157Demam Berdarah Dengue 163Demam tifoid 167Diare akut 133Diare persisten 146Difteri 106Disenteri 152Enterokolitis nekrotikans 67Flu Burung 123Gagal jantung 121Gizi buruk 133HIV/AIDS 223Ikterus neonatal 68Infeksi Bakteri Berat pada Bayi BaruLahir 58Infeksi Saluran Kemih 183Infeksi telinga 184Keracunan 28Konseling dan pemulangan dari RS 315Malaria 168Masalah abdomen, bedah 273Masalah Bedah pada BBL & Neonatus 259Mastoiditis 188Memantau kemajuan anak 311Nyeri 295Penilaian dan diagnosis 43Pertusis 109Pneumonia ringan 87Pneumonia berat 88Resusitasi Bayi Baru Lahir 50Sepsis 179Tatalaksana nutrisi 281Terapi bermain 305Terapi oksigen 302Transfusi darah 298Triase 1Tuberkulosis 113
613.043 2Indp
Cover.indd 13/27/2009 9:48:43 AM
 
Triase untuk semua anak sakit
TANDA KEGAWATDARURATANBila terdapat tanda kegawatdaruratan berikan tindakan segera, panggil bantuan,ambil darah untuk pemeriksaan laboratorium kegawatdaruratan (hemoglobin,leukosit, hematokrit, hitung jenis, gula darah, malaria untuk daerah endemis).PENILAIAN TINDAKAN
 
Jangan menggerakkan leher bila adadugaan trauma leher dan tulang belakang
 
 Airway & breathing
(Jalan napas & Pernapasan)Obstruksi jalan napasatauSianosisatauSesak napas berat
Circulation
(Sirkulasi)Akral dingin dengan:
Capillary refll 
> 3 detikNadi cepat dan lemah
 YAYA
Bila terjadi aspirasi benda asing:
Tatalaksana anak yang tersedak (Bagan 3)
Bila tidak ada aspirasi benda asing:
Tatalaksana jalan napas dan pernapasan(Bagan 4)Berikan oksigen (Bagan 5)Jaga anak tetap hangatHentikan perdarahanBerikan oksigen (Bagan 5)Jaga anak tetap hangat
Bila tidak gizi buruk:
Pasang infus dan berikan cairan secepatnya(Bagan 7)Bila akses iv perifer tidak berhasil, pasangintraoseus atau jugularis eksterna (lihathalaman 336)
Bila gizi buruk:
Bila lemah atau tidak sadar 
Berikan glukosa iv (Bagan 10)Pasang infus dan berikan cairan (Bagan 8)
Bila tidak lemah atau tidak sadar (tidak yakinsyok):
Berikan glukosa oral atau per NGTLanjutkan segera untuk pemeriksaan danterapi selanjutnya
Periksa jugauntuk Gizi buruk 
Triase untuk semua anak sakit
TANDA KEGAWATDARURATANBila terdapat tanda kegawatdaruratan berikan tindakan segera, panggil bantuan,ambil darah untuk pemeriksaan laboratorium kegawatdaruratan (hemoglobin,leukosit, hematokrit, hitung jenis, gula darah, malaria untuk daerah endemis).PENILAIAN TINDAKAN
 
Jangan menggerakkan leher bila adadugaan trauma leher dan tulang belakang
 
Coma/Convulsion
(Koma/kejang)Koma (tidak sadar)atauKejang (saat ini)
Dehydration (severe)
[Dehidrasi berat](khusus untuk anak dengan diare)Diare + 2 dari tanda klinisdi bawah ini:LemahMata cekungTurgor sangat menurun
YA
Tatalaksana jalan napas (Bagan 4)Bilakejang,berikandiazepamrektal(Bagan9)Posisikananaktidaksadar(biladidugatraumakepala/leher,terlebihdahulustabilisasileher(Bagan6)Berikan glukosa iv (Bagan 10)
YA
Bila tidak gizi buruk:
Pasanginfusdanberikancairansecepatnya(Bagan11)danterapidiareRencanaTerapiCdirumahsakit(Bagan14,halaman137)
Bila gizi buruk:
Janganpasanginfus(bilatanpasyok/tidakyakinsyok)Lanjutkansegerauntukpemeriksaandan
terapidenitif(lihat1.3.halaman21)
Periksa jugauntuk Gizi buruk 
TANDA PRIORITASAnak ini perlu segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan
 
iny baby 
(bayi kecil < 2 bulan)
estless, irritable, or lethargic 
(gelisah, 
emperature
: sangat panas mudah marah, lemah) 
rauma
(trauma atau kondisi yang
eferral 
(rujukan segera)perlu tindakan bedah segera)
alnutrition
(gizi buruk) 
rismus
 
O
edema
(edema kedua punggung kaki/tungkai) 
allor 
(sangat pucat)
B
urns
(luka bakar luas) 
oisoning
(keracunan)
ain
(nyeri hebat) 
espiratory distress
TIDAK GAWAT (NON-URGENT)
Lanjutkan dengan pemeriksaan dan penatalaksanaan sesuai prioritas anak
Catatan: Jika anak mengalami trauma ataumasalah bedah lainnya, mintalah bantuan bedahatau ikuti pedoman bedah
PENGOBATAN ANTI-MIKROBIAL UNTUK KONDISI YANG SERINGDIJUMPAI
 Adaptasi Indonesia disesuaikan dengan hasil diskusi antara para pakar di lingkungan Ikatan Dokter Anak Indonesia, ahli THT maupun pengelola programdilingkungan Depkes R.I.
 
Kondisi Obat Dosis
Disenteri (hal 153) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................HIV, transmisi perinatal (hal 243) .................................. ..................................Tatalaksana HIV (hal 233) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Obat 3 .................................. ..................................Malaria, ringan (hal 169) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Malaria, berat (hal 172) .................................. ..................................Mastoiditis (hal 188) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Meningitis (hal 177) .................................. ..................................Otitis media akut (hal 185) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Pneumonia, ringan (hal 87) .................................. ..................................Pneumonia, berat (hal 88-89) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Sepsis, neonatal (hal 58-59) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Sepsis, anak yang lebih besar (hal 179-180) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Gizi buruk .................................. ..................................Tanpa komplikasi (hal 203) .................................. ..................................Dengan komplikasi (hal 203) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Tuberkulosis (hal 118) .................................. ..................................Obat 2 .................................. ..................................Obat 3 .................................. ..................................Obat 4 .................................. ..................................
OBAT (untuk keadaan) DARURAT
Glukosa:
5 ml/kg larutan glukosa 10% secara cepat melalui injeksi IV (halaman 18)
Oksigen:
½ - 4 l/menit melalui nasal prongs (halaman 13)
Diazepam (untuk kejang):
rektal: 0.4-0.5 mg/kg, IV: 0.25 mg/kg (halaman 17)
Epinephrine (Adrenalin):
0.01 ml/kg larutan 1:1 000 (0.1 ml/kg larutan 1:10 000:campur 1 ml dari ampul 1:1 000 dengan 9 ml NaCl 0,9% atau 5% larutan glukosa)subkutan dengan semprit 1 ml.
CAIRAN INFUS
 
KOMPOSISICAIRAN INFUS
Na+ K+ Cl- Ca++ Laktat Glukosa Kalorimmol/l mmol/l mmol/l mmol/l mmol/l g/l /lRingers laktat (Hartmann’s) 130 5.4 112 1.8 27 -- --Garam Normal (0.9% NaCl) 154 -- 154 -- -- -- --5% Glukosa -- -- -- -- -- 50 20010% Glukosa -- -- -- -- -- 100 4000.45 NaCl / 5% glukosa 77 -- 77 -- -- 50 2000.18% NaCl / 4% glukosa 31 -- 31 -- -- 40 160Larutan Darrow’s 121 35 103 -- 53 -- --
Half-strength Darrow’s
dengan5% glukosa* 61 17 52 -- 27 50 200
Half-strength Ringer 
laktat dengan5% glukosa 65 2.7 56 1 14 50 200* Perhatikan bahwa Larutan
half-strength Darrow’s
seringkali tidak mengandung glukosa,sehingga perlu ditambah glukosa.
Cover.indd 23/27/2009 9:48:43 AM
 
i
BUKU SAKU
PELAYANANKESEHATAN ANAKDI RUMAH SAKIT
PEDOMAN BAGIRUMAH SAKIT RUJUKAN TINGKAT PERTAMADI KABUPATEN/KOTA
 
DAFTAR ISI.indd 13/27/2009 9:48:00 AM

Activity (84)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
463721 liked this
psari_19 liked this
L Aulia Risma liked this
marthafitri liked this
Adhy Pally liked this
dzakwaan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->