Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sosiologi

Sosiologi

Ratings: (0)|Views: 144 |Likes:

More info:

Published by: missicam_cute_new_08 on Oct 25, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2011

pdf

text

original

 
Sosiologi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sosiologi
adalah pengetahuan atau ilmu tentang sifatmasyarakat,perilaku masyarakat, dan perkembangan masyarakat. Sosiologimerupakan cabang Ilmu Sosial yang mempelajari masyarakat danpengaruhnya terhadap kehidupan manusia. Sebagai cabang Ilmu,Sosiologi dicetuskan pertama kali oleh ilmuwanPerancis,August Comte. Comte kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. Namun demikian,sejarah mencatat bahwaÉmile Durkheim— ilmuwan sosial Perancis —yang kemudian berhasil melembagakan Sosiologi sebagai disiplinakademis. Sebagai sebuahilmu, sosiologi merupakan pengetahuankemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapatdi kontrol secara kritis oleh orang lain atau
 
umum
Pengertian
Sosiologi merupakan sebuah istilah yang berasal dari kata latin sociusyang artinya teman, dan logos dari kata Yunani yang berarti cerita,diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul "''Cours DePhilosophie Positive''" karangan August Comte (1798-1857). Sosiologimuncul sejak ratusan, bahkan ribuan tahun yang lalu. Namun sosiologisebagai ilmu yang mempelajari masyarakat baru lahir kemudian di Eropa.Sejak awal masehi hingga abad 19, Eropa dapat dikatakan menjadi pusattumbuhnya peradaban dunia, para ilmuwan ketika itu mulai menyadariperlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Parailmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosialberdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradabanmanusia.
1
|
Page
 
Dalam buku itu, Comte menyebutkan ada tiga tahap perkembanganintelektual, yang masing-masing merupakan perkembangan dari tahapsebelumya. Tiga tahapan itu adalah :
 Tahap teologis; adalah tingkat pemikiran manusia bahwa semuabenda di dunia mempunyai jiwa dan itu disebabkan oleh suatukekuatan yang berada di atas manusia.
 Tahap metafisis; pada tahap ini manusia menganggap bahwadidalam setiap gejala terdapat kekuatan-kekuatan atau inti tertentuyang pada akhirnya akan dapat diungkapkan. Oleh karena adanyakepercayaan bahwa setiap cita-cita terkait pada suatu realitastertentu dan tidak ada usaha untuk menemukan hukum-hukumalam yang seragam.
 Tahap positif; adalah tahap dimana manusia mulai berpikir secarailmiah.Comte kemudian membedakan antara ''sosiologi statis'' dan ''sosiologidinamis''. Sosiologi statis memusatkan perhatian pada hukum-hukumstatis yang menjadi dasar adanya masyarakat. Sosiologi dinamismemusatkan perhatian tentang perkembangan masyarakat dalam artipembangunan.oeRintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas, tampakdari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. Mereka antaralain Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, Ferdinand nnies,Georg Simmel, Max Weber, dan Pitirim Sorokin (semuanya berasal dariEropa). Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragampendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untukperkembangan Sosiologi.
Herbert Spencer memperkenalkan pendekatan '''analogi organik''',yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia, sebagai suatu[[organisasi]] yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satusama lain.
Karl Marx memperkenalkan pendekatan '''materialisme''' dialektis,yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisariperubahan dan perkembangan masyarakat.
Emile Durkheim memperkenalkan pendekatan '''fungsionalisme'''yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen [[sosial]] sebagaipengikat sekaligus pemelihara keteraturan sosial.
2
|
Page
 
Max Weber memperkenalkan pendekatan '''verstehen'''(pemahaman), yang berupaya menelusuri nilai, [[kepercayaan]],tujuan, dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia.
Definisi Sosiologi
Berikut ini definisi-definisi sosiologi yang dikemukakan beberapa ahli.
Pitirim Sorokin ;
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbalbalik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejalakeluarga, dan gejala moral), sosiologi adalah ilmu yang mempelajarihubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejalanon-sosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
Roucek dan Warren ;
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalamkelompok-kelompok.
William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf ;
Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial danhasilnya, yaitu organisasi sosial.
 J.A.A Von Dorn dan C.J. Lammers ;
Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.
Max Weber ;
Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.
Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi ;
Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosialdan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.
Paul B. Horton ;
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupankelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.
Soejono Sukamto ;
3
|
Page

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->